Cinta Diam-diam

Cinta Diam-diam
Season 2 Part 4: Apakah kamu masih menyukaiku?


__ADS_3

Aula Pesta ramai dengan pasangan-pasangan yang mulai berdansa ketika musik mulai diputar.


Alunan musik yang indah seakan menghanyutkan beberapa pasangan ini.


Suasana yang cerai dan terlihat romantis.


Namun disisi lainnya, terlihat ada seorang pemuda dan gadis tertentu terlihat ragu-ragu.


Mereka saling menatap dalam diam ketika mendengar anjuran dari Walikota barusan.


Binggung harus bertindak seperti apa.


Apakah menurutinya?


Ataukah.....


Namun jika dipikirkan lagi....


Reno juga sangat bimbang harus seperti apa.


Saat ini gadis pujaan hatinya ada didepannya.....


Kenapa dirinya harus begitu ragu-ragu?


Apakah takut untuk ditolak?


Benar, ini adalah ketakutan yang Reno alami saat ini.


Namun kalau dipikir-pikir lagi, bukankah tadi barusan Walikota bilang, Serra tidak membawa pasangan?


Bukankah itu artinya masih ada kesempatan?


Jadi kalau bukan sekarang, kapan lagi?


Setelah tujuh tahun, akhirnya bisa bertemu gadis ini lagi....


Tidak ada yang harus dipikirkan lagi.


Lalu Renopun mulai mengulurkan tangannya pada Serra.


Tatapan mereka sekali lagi bertemu....


Waktu seolah-olah berhenti....


Dan disini, tanpa sedikitpun keraguan Serra langsung menerima uluran tangan Reno.


Seolah-olah gadis itu siap, akan dibawa kemanapun oleh pemuda yang ada dihadapannya.


Perasaan rindu, kesedihan, keputusasaan, sakit hati, kekecewaan pada dirinya sendiri.....


Seolah itu baru saja lenyap saat Serra menerima uluran tangan Reno.


Tangan yang begitu hangat...


Masih tangan yang sama yang memeluknya dulu.....


Masih tangan yang sama yang kadang mengandeng tangannya....


Tangan yang sama yang kadang membelai rambut atau pipinya....


Tangan yang begitu hangat....


Kehangatan yang sangat Serra rindukan sampai dirinya hampir saja menagis terbawa emosi.


Dirinya yang begitu jahat meninggalkan Reno seperti itu.....


Apakah dirinya layak dimaafkan?


Ataukah Reno memaafkannya?


Perasaan yang campur aduk dalam sekejap.


Parasaan yang selama ini Serra pendam dalam-dalam kedalam lubuk hatinya, perasaan yang dia sembunyikan baik-baik, emosi yang selalu dirinya tahan.


Namun melihat sosok pemuda itu ada didepannya....


Begitu dekat....


Membuat gadis itu merasa tidak tahan.....


Reno.....


Aku masih sangat menyukaimu....


Bahkan walaupun tujuh tahun berlalu....


Perasaanku padamu tidak pernah berubah....


Aku merindukanmu......


Tolong bawa aku pergi ketempat yang jauh.....


Yang hanya ada kita berdua.....


Aku sesungguhnya begitu lelah dengan semua ini.....


Namun itu hanya ungkapan yang berada di hati yang tidak akan gadis itu ucapakan.


Dia hanya diam, dan menerima uluran tangan itu, kemudian mereka mulai berdansa.

__ADS_1


Rasanya dirinya ingin menggengam tangan ini selamanya.


Jadi bagaimana denganmu, Reno?


Apakah kamu masih menyukaiku??


Bahkan walaupun kamu tidak....


Aku masih ingin tetap menyukaimu....


Hatiku akan selalu menjadi milikmu...


Tidak peduli berapa waktu berlalu....


Ini adalah cinta tanpa akhir.....


####


Di Aula itu, Reno dan Serra memulai dansa mereka.


Mereka saling tatap satu sama lainnya, seolah mengamati satu sama lainnya.


Ini tujuh tahun berlalu....


Dan ketika Reno kembali melihat wajah gadis itu begitu dekat....


Rasa berdebar didadanya ini masih sama....


Perasaan seolah jantungnya akan meledak kapan saja hanya dengan sedikit sentuhan.....


Awalnya, dirinya takut jika nanti bertemu dengan Serra.....


Apakah dirinya masih akan benar-benar menyukai gadis itu?


Ataukan akan membencinya?


Namun ternyata jawabannya masih begitu jelas.


Masih debaran yang sama seperti tujuh tahun yang lalu....


Walaupun sekarang sepertinya gadis didepannya sudah sedikit berubah.


Sosok dewasa yang terlihat begitu cantik dan elegan....


Rambut hitamnya sekarang yang terlihat lebih panjang....


Bibirnya masih bibir merah muda yang sama....


Dan aroma miliknya, walaupun sedikit berbeda, ini masihlah aroma yang akan membuatnya nyaman....


Rasa hangat di pelukannya ini menyadarkan Reno bahwa ini benar-benar kenyataan....


Tanpa sadar, Reno menatap lekat-lekat pada gadis itu, dan membuat gadis itu sadar.


Serra yang merasa ditatap lalu mulai bertanya,


"Apakah ada sesuatu di wajahku?"


Reno yang belum bisa merespon, sepontan berkata,


"Kamu sekarang jadi bertambah cantik! Sangat cantik....."


Lalu menutup mulutnya sendiri karena malu akan apa yang diucapkannya, dan telinganya sedikit memerah.


Disini, akhirnya Serra tersenyum, dan mulai tertawa ringan,


"Kamu sepertinya tidak banyak berubah,"


Itu ada dansa awal mereka.


Tanpa banyak kata, namun diam-diam saling mengamati dan memandang, namun saling menahan diri satu sama lainnya.


Namun sayang sekali, dansa itu begitu singkat....


Sesingkat pertemuan kembali mereka.


Setelah musik pertama berakhir.....


Rasanya, Reno masih terlihat enggan melepaskan tangannya dari Serra....


Takut jika dirinya melepaskannya, dirinya tidak akan pernah melihat gadis ini lagi.


Tapi hal-hal selalu begitu sulit diucapkan....


Dan begitulah dirinya akhirnya melepaskan tangan itu.


Dirinya belum sempat bertanya apa-apa pada gadis itu....


Terlalu banyak hal yang ingin dirinya tanyakan.....


Sangat banyak.....


Bagaimana kabarmu?


Apakah baik-baik saja?


Seperti apa hidup yang kamu jalani selama ini?


Dan juga berbagai pertanyaan yang masih menghantui Reno sampai sekarang.....

__ADS_1


Kenapa kamu meninggalkanku tanpa kata-kata??


Juga pertanyaan yang paling penting,


Apakah kamu masih menyukaiku, Serra?


Apakah masih ada aku dihatimu?


Namun semua pernyataan itu hanya terbawa angin, dan tidak sempat dikatakan, karena setelah dirinya dan Serra selesai dansa.


Sepertinya, Serra segera diajak berbicara dengan Walikota, sedangkan dirinya kembali dikerumuni oleh beberapa gadis yang tadi menyapanya.


Masih di Aula Dansa yang sama....


Namun.....


Ada jarak yang besar antara mereka....


Seolah-olah dunia masih memisahkan.....


Seperti ketika mereka masih di Sekolah Menengah.....


Mereka seakan ada di dunia yang berbeda....


Walaupun mereka masih ada ditempat yang sama....


Namun ruang lingkup pergaulan mereka berbeda....


Reno ingin segera menyusul Serra lalu menarik gadis itu untuk diajak bicara, namun dirinya tidak berani.


Bagaimana kalau gadis itu menolaknya?


Bagaimana kalau gadis itu bilang dia tidak lagi menyukai dirinya?


Bagaimana jika......


Sama seperti waktu berlalu....


Setelah Reno akhirnya bisa terbebas dari gadis-gadis itu, dia langsung menuju ke Walikota.


Namun, gadis itu sudah tidak ada disana.


"Dia sudah pulang duluan. Ada beberapa alasan katanya,"


Mendengar itu, Reno langsung meminta ijin juga untuk pergi.


Dia langsung buru-buru menuju tempat parkir.


Mencoba mencari keberadaan gadis itu.....


Dia berlalu terburu-buru kesana...


Masih mengharapkan sebuah pertemuan....


Disana, masih belum terlambat...


Namun ketika Reno melihat Serra dari balik dinding pembatas parkiran agak jauh....


Dirinya melihat gadis itu ditempani oleh seseorang.


Itu adalah sosok pria yang Reno merasa cukup familiar seperti pernah melihatnya dimana?


Pria itu mengandeng tangan Serra, lalu membukakan pintu mobil untuknya.


Dadi jauh, wajahnya masih tidak terlalu jelas.


Namun ketika Reno melihat wajah pria itu baik-baik.....


Dirinya begitu kaget.....


Deg


'Bukankah ini yang kalian mau? Aku akan memberikan apa yang kalian inginkan.'


Kata-kata dari kenangan dari 10 tahun yang lalu yang masih terdengar jelas ditelinga Reno.


Ketika dirinya melihat pemuda itu loncat dari gedung kelas.


Farrel Andrian.....


Kenapa.....


Dia bersama Serra....


Dirinya memang sempat tahu kalau Farrel sudah sadar tujuh tahun lalu, namun kabarnya oleh Keluarganya dia menjalani Rehabilitasi di Luar Negeri.


Tapi kenapa dia bersama Serra sekarang??


####


Bersambung


####


Catatan Penulis: Untuk Update Besok malam, libur dulu ya.


Terimakasih atas dukungannya selama ini, 🥰🥰🥰🥰


Nantikan terus Update Berikutnya, 😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2