
Hari-hari sekali lagi berlalu, Tryout Provinsi merupakan hari terakhir Reno bertemu dengan Serra.
Setelah hari itu bahkan Reno tidak lagi bisa melihat Serra hadir di kelas.
Tentu saja dirinya juga sudah mendengar kabar soal ini dari beberapa siswa disini dan beberapa guru. Dikabarkan saat ini Ketua Kelas mereka sedang private class di rumahnya agar lebih fokus untuk menghadapi ujian.
Tapi Reno tahu bahwa semua itu bohong. Ini pasti adalah cara Keluarga Lee untuk menjauhkan Serra dari dirinya.
Saat ini Serra pasti sedang dikurung di rumahnya dan tidak boleh keluar rumah. Ini adalah hukuman karena berhubungan dengannya.
Reno sendiri juga tidak bisa mengirimkan pesan atau meneleponnya karena dirinya tahu pasti bahkan ponselnya disita.
Apalagi mencoba bertemu diam-diam seperti terakhir kalinya itu akan memberikan resiko yang lebih besar dan hukuman yang lebih besar untuk Serra.
Jadi saat ini apa yang bisa dirinya lakukan?
Yang bisa dirinya lakukan saat ini adalah fokus belajar. Untuk meningkatkan nilainya untuk membuat dirinya menjadi Reno yang lebih baik agar bisa menjadi seseorang yang layak untuk Serra.
Sebenarnya Reno sendiri juga memiliki masalah dari keluarganya sendiri.
Namun dirinya tidak terlalu memperdulikan apa kata Kakek ataupun Mamanya.
Dia hanya fokus untuk meminta les tambahan dan belajar, agar bisa meningkatkan nilainya.
Dirinya juga sudah tidak membahas bahas lagi soal hubungan dia dengan Serra kepada keluarganya.
Tapi terkadang menghadapi hal hal ini membuat Reno kesepian.
Seperti hari ini, saat ini dirinya berangkat ke sekolah lebih pagi dari biasanya. Dirinya sudah menyiapkan beberapa soal-soal yang akan coba dia kerjakan.
Dirinya juga sudah menyiapkan beberapa buku.
Sepintas dia memasuki kelas, sudah ada beberapa siswa di sana.
Tentu saja mereka yang sudah masuk yang jam segini adalah siswa-siswa yang rajin.
Dia selalu tahu mereka biasanya akan membahas beberapa soal dengan Serra.
Dia terkadang melihat Serra belajar dengan mereka mulai dari membahas soal, bertanya, ataupun membahas materi pelajaran hari ini.
Salah satu kursi di sana kosong, itu adalah kursi yang biasa Serra duduki.
Ini baru dua minggu sejak terakhir kali Reno melihat Serra.
Seolah baru kemarin dia melihat Serra duduk dikursi itu menyapa dan tersenyum ke arahnya.
Sebuah senyuman yang entah bagaimana selalu menggerakkan dunianya.
__ADS_1
Sebuah senyuman hangat yang selalu Reno rindukan.
Baik mari berhenti memikirkan soal Serra, dan mulai fokus untuk belajar dan belajar.
Walaupun Reno tidak tahu bagaimana akhirnya tapi yang bisa dirinya lakukan saat ini adalah belajar dan meningkatkan kemampuannya.
Memejamkan matanya, kembali fokus, Reno mulai berjalan memasuki kelas.
Melihat Sang Tiran Sekolah memasuki kelas tentu saja para siswa-siswi rajin itu kaget.
Ini masih pagi, biasanya Reno akan datang ke sekolah cukup siang bahkan telah mungkin bolos kelas. Untuk melihat Reno memasuki kelas lebih awal ini merupakan hal-hal yang jarang terjadi, jadi pacar jika mereka cukup kaget.
Sebenarnya mereka juga cukup sadar ada hal aneh yang terjadi belakangan.
Misalnya bagaimana ketua kelas mereka tiba-tiba memutuskan mengikuti kelas dirumahnya.
Sang Tiran Sekolah mereka yang mendadak rajin belajar.
Biarpun mereka sangat penasaran soal hal itu tapi mereka tidak berani benar-benar bertanya. Mereka hanya diam diam akan bergosip dan bertanya antara sesama mereka saja.
Tapi melihat Sang Pangeran sekolah mereka belajar dengan rajin dan fokus seperti itu membuat beberapa siswa-siswi disana kagum. Reno terlihat lebih tampan ketika dia fokus belajar.
Oh mereka juga terkejut bahkan sangat terkejut ketika Reno mulai mendengarkan kelas dengan baik sebenarnya ini sudah dimulai cukup lama sih kira-kira sejak beberapa bulan yang lalu.
Dan bahkan mereka juga belakangan baru menyadarinya jika ranking Reno sedikit demi sedikit akan naik.
Yups, semua orang akan berubah pada waktunya. Mungkin ini adalah saatnya bagi Tiran Sekolah mereka untuk berubah.
Lagipula sekarang mereka sudah kelas 3. Dan ujian sudah benar-benar dekat.
Masak-masak indah SMA sudah hampir berakhir.
Hari-hari masa remaja yang mungkin akan kamu rindukan.
...####...
Menjelang ujian kelulusan siswa-siswi terutama modif kelas 3 bener-bener mendadak berubah menjadi rajin.
Kebanyakan dari mereka mulai benar-benar membaca soal-soal ujian ataupun materi-materi yang akan diuji kan nanti dan mulai serius dalam menghadapi ujian ini bagaimanapun juga ujian kelulusan ini merupakan hal yang sangat penting bagi masa depan mereka.
Selain itu mereka juga belajar tentang soal-soal yang akan diuji kan untuk Ujian Masuk Universitas.
Beberapa minggu lalu juga sempat diadakan pelatihan soal untuk ujian masuk universitas.
Semua orang sudah menentukan Universitas mana saja yang ingin mereka masuk di termasuk jurusan apa yang ingin mereka masuki.
Suatu ketika dalam salah satu sesi belajar, ada seseorang yang berani bertanya pada Sang Tiran Sekolah tentang Universitas mana yang ingin dia masuki.
Tentu saja orang yang berani bertanya adalah Revan, teman baik Reno.
Beberapa mata yang mulanya fokus belajar tiba-tiba telinga mereka menjadi fokus pada hal lain menunggu jawaban dari Sang Tiran Sekolah.
__ADS_1
Tentu saja mereka sangat penasaran akan hal itu.
"Universitas X, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Management," jawab Reno singkat.
Jawaban singkat itu membuat seluruh kelas tiba-tiba menjadi hening.
Ya itu semua karena Universitas X merupakan salah satu Universitas terbaik di negeri ini. Tentu saja standar nilai untuk memasuki Universitas itu cukup tinggi.
Mereka hanya bisa menatap kagum pada ambisi Sang Tiran Sekolah.
Benar-benar cukup ambisius dan terlihat keren!!
Jadi itu kah alasan dia belajar begitu rajin?
Atau apakah itu ada alasan lain?
Oh ataukah ini semacam kisah mengejar seorang Dewi kecantikan tertentu di Universitas X?
Oh benar hal-hal soal cinta bisa membuat seseorang menjadi begitu bersemangat.
Kalau mereka tidak salah ingatkan si murid pindahan Nana itu juga berniat masuk ke Universitas X?
Apakah ini kebetulan?
Ataukah sebenarnya mereka.....
Gosip-gosip langsung berubah menjadi begitu liar.
Semua orang jadi memiliki pemikiran-pemikiran mereka sendiri.
Di sisi lain Reno terlihat tenang setelah memberikan jawaban itu dan kembali fokus untuk belajar.
Universitas X merupakan universitas yang akan Serra masuki.
Benar diam-diam mereka juga membuat janji agar bisa masuk di Universitas yang sama yaitu Universitas X.
Jadi mungkin ketika dirinya juga memasuki universitas yang sama dengan Serra jalan akan terbuka untuk mereka berdua.
Memikirkan ini membuat Reno menjadi bersemangat.
Dia lalu kembali fokus untuk belajar dan membaca membaca materi yang ada di depannya.
Untuk saat ini dirinya harus benar-benar fokus untuk belajar dan tidak perlu memikirkan hal-hal yang lainnya.
Itulah yang awalnya Serra dan dirinya rencanakan sejak awal.
Dirinya yakin bahwa Serra saat ini juga melakukan hal yang sama dia juga fokus belajar untuk bisa masuk Universitas X.
Itu benar pasti ada jalan untuk mereka berdua dan akan ada waktunya dirinya bisa bertemu lagi dengan Serranya.
__ADS_1