
Suasana siang masih panas, ada angin yang sedikit berhembus, di salah satu ruang yang cukup tertutup tanpa AC itu, suhu yang cukup panas membuat dua orang yang didalamnya berkeringat.
Sebenarnya juga masih dipertanyakan, mereka berkeringat apakah karena cuaca yang memang panas, atau mungkin kegiatan yang mereka lakukan yang membuat mereka berdua panas.
Itu awalnya hanyalah sebuah ciuman singkat dan lembut, namun entah bagaimana kedua orang itu mulai meneteskan air matanya.
Air mata yang semakin tumpah, dalam ciuman yang semakin dalam.
Sekolah terhanyut, dan tengelam dalam semua hal yang dipikirkan selama bertahun-tahun ini.
Tujuh tahun telah berlalu, dunia telah berubah, waktu terus berlalu, masing-masing dari diri mereka sudah berubah.
Banyak hal yang terjadi hidup mereka masing-masing....
Sebuah perkenalkan baru....
Sebuah pertemuan baru....
Begitu banyak pilihan yang masing-masing bisa pilih....
Namun untuk berpikir, bahwa cinta masing-masing tidak berubah walaupun waktu telah lama berlalu....
Walaupun ada jarak yang bergitu jauh antara mereka....
Walaupun kekecewaan dan janji yang telah dilanggar, namun cinta ini masih tetap sama.
Masih ada dihati ini dan tidak pernah berubah sedikitpun.
Tahun demi tahun berlalu, tetap masih memikirkan orang yang sama....
Masih merindukan orang yang sama....
Masih begitu mencintai orang yang sama....
Dan sekarang, seolah-olah semua penantian panjang bertahun-tahun ini telah terbayar.
Bahwa cinta mereka masih bertahan sampai detik ini.
Bahwa penantian ini tidak sia-sia....
Bahwa rasa ini terbalaskan...
Setelah beberapa waktu mereka berciuman, mereka mulai melepaskan ciuman mereka.
Air mata masih ada disana, seolah tidak ingin berhenti.
Tidak bisa menahan perasaan yang begitu bergejolak.
Keduanya saling menatap satu sama lain.
Menatap air mata satu sama lain....
Reno lalu mengulurkan tangannya, mengusap pipi Serra yang penuh air mata itu, lalu mulai bertanya,
"Hey, kenapa kamu menagis, Serra? Kamu tahu, aku tidak suka melihatmu menagis,"
Serra disini masih terdiam dan tetap menagis, dan air mata makin membanjiri matanya, membuat Reno disini binggung.
"Serra....."
"Aku pikir kamu akan membenciku, akan sangat membenciku karena telah meninggalkanmu seperti itu.... Aku begitu takut jika kamu membenciku...."
Sekarang Reno mulai mengusap air mata Serra lagi.
"Jangan menagis. Kamu harus tahu, Serra. Aku tidak memiliki kemampuan untuk membencimu... Aku hanya bisa untuk mencintaimu, namun aku tidak memiliki keberanian untuk membencimu.... Karena dihatiku hanya ada kamu seorang, dipikiran ku hanya ada kamu, kamulah alasan aku untuk bertahan selama ini. Membuatku bertahan untuk melakukan hal-hal yang tidak aku sukai. Membuatku berubah sampai menjadi Reno yang sekarang... Hanya kamu, karena ada kamu dihatiku...."
"Aku juga sangat mencintaimu, Reno.... Terimakasih untuk tetap mencintaiku, untuk tetap bertahan demi aku, untuk bisa percaya padaku.... Reno... Aku sangat menyukaimu...." Kata Serra sambil menagis tersedu-sedu dan memeluk Reno.
Disini Reno juga membalas pelukan Serra, sambil mencoba menghilangkan air matanya sendiri.
Walaupun dirinya memang masih memiliki kepercayaan pada gadis itu, namun saat ini gadis itu benar-benar ada di depannya....
Ini nyata....
Bukan mimpi...
Gadis yang selalu dihatinya, ternyata menyukai dirinya juga.
__ADS_1
Kebahagiaan yang tidak bisa di bendung.
Bahwa ternyata gadis yang ada di pelukannya ini benar-benar menjadi miliknya.
Mereka saling berpelukan, melepaskan kerinduan yang begitu dalam, dan mengungkapkan semua rasa cinta yang mereka pendam selama ini.
Menikmati waktu mereka berdua, tenggelam dalam dunia mereka sendiri.
Kan walaupun pertemuan ini singkat...
Namun akan sangat berarti dalam hidup mereka....
Dalam menentukan takdir dan mau dibawa ke mana arah hubungan mereka....
Dia telah sebuah pertemuan diam-diam di mana hanya mereka berdua yang tahu....
Jidi ini akan menjadi sebuah cinta diam-diam yang hanya mereka berdua pula yang tahu...
Walaupun sepertinya semua orang terlihat tidak akan menyukai cinta mereka ini...
Namun ini tidak masalah, karena mereka masih memiliki cinta satu sama lainnya.
####
Setelah cukup untuk menenangkan diri beberapa saat, Serra dan Reno saat ini duduk didekat jendela ruangan itu, mulai saling berbicara satu sama lainnya, sambil terus berpelukan.
Serra duduk dipangkuan Reno, sambil memeluknya.
"Reno, kamu sekarang terlihat begitu keren. Aku melihat banyak berita di Internet tentang kamu. Kamu benar-benar sudah menjadi Persder tampan yang mendominasi dunia bisnis bukan?" Kata gadis itu sambil tersenyum.
Reno yang dipuji tiba-tiba ini, wajahnya memerah sesaat karena malu.
Melihat ekpersi Reno ini, Serra jadi ingin lebih banyak mengodanya.
Sisi ini dari Reno ternyata masih ada.
Sisi malu-malu yang terlihat manis dan menggoda.
"Yang ada internet hanya berlebih-lebihan, aku benar-benar tidak sehebat itu."
"Apa? Bahkan kamu sudah di nobatkan sebagai salah satu calon suami idaman di negeri ini,"
"Tapi, sungguh. Bahkan beberapa gadis muda mulai memperdebatkan apakah kamu masih Perjaka atau tidak."
"Apa-apa dengan topik tidak jelas itu."
"Ya, mereka benar-benar kurang kerjaan memang. Bahkan ada yang bersikukuh untuk percaya bahwa kamu akan menjaga kesucianmu untuk gadis yang akan kamu nikahi nanti,"
Mendengar topik ini, lagi-lagi telinga Reno memerah.
"Kenapa kamu mulai membaca omong kosong ini?"
"Hmm, mungkin karena aku juga penasaran?"
"Apa lagi yang membuat kamu penasaran? Dan aku memang akan menjaga diriku hanya untuk orang yang akan aku nikahi nanti, dan soal siapa orang itu aku sudah mengatakannya tujuh tahun lalu."
"Selama tujuh tahun ini?"
"Ayolah, Serra aku benar-benar tidak terlibat dengan wanita manapun oke? Aku bebas skandal dengan wanita manapun, aku sudah memastikan ini."
Disini Serra hanya tertawa menangapi.
"Jadi bagaimana denganmu?"
Dengan pertanyaan ini, wajah ceria Serra langsung pucat.
"Aku memiliki beberapa masalah...."
"Apa itu?"
"Aku memiliki seseorang yang dijodohkan untukku, yang menjadi calon tunanganku saat ini,"
Mendengar ini, Reno hanya terdiam.
Hmm, sepertinya masalah yang sebenarnya baru saja akan dimulai.
Inilah yang Reno pikirkan.
__ADS_1
Reno memang selalu merasa kalau Cinta antara dirinya dan Serra selalu baik-baik saja, namun orang-orang disekitar mereka yang tidak baik-baik saja.
Ah....
Perjodohan....
Dirinya bahkan sempat hampir melupakan ini....
Nanti malam, dirinya harus bertemu dengan gadis yang dipilihkan Kakeknya!!
####
Ini adalah sebuah lorong rumah sakit.
Dilarang itu terlihat seorang gadis bagian cukup rapi, seperti sehabis pulang dari kantor.
Gadis itu menatap bingung pada deretan pintu-pintu putih di sana.
Sepertinya akan itu sedikit lupa tentang nomor kamar yang diberitahukan kepadanya.
Melihat sekeliling, tanpa sadar gadis itu malah menabrak salah satu perawat yang lewat.
"Ah... Maafkan aku...."
Namun sepertinya perawat itu hanya tersenyum dan tidak terlalu mempermasalahkan ini.
Hari ini adalah hari yang sial.
Iya bermasalah dengan direktur perusahaan miliknya bekerja.
Belum lagi proyek penting yang gagal didapatkan pada lelang siang ini.
Padahal sudah jauh-jauh dari Kota A.
Dirinya sempat ceroboh dan membuat beberapa kesalahan, dan akhirnya di pecat oleh atasannya baru saja.
Sungguh kesialan yang berturut-turut.
Padahal dirumahnya, masih ada banyak hal yang harus dirinya tanggung.
Seperti pengobatan untuk ayahnya, atau biaya pendidikan adiknya.
Hidup sudah begitu susah namun bertambah susah.
Tapi belakangan dirinya mendapatkan sebuah Jekpot!
Ini adalah peninggalan dari Kakeknya yang sudah meninggal.
Sebuah janji penting untuk perjodohan.
Beberapa minggu lalu seseorang sempat menghubunginya yang mengatasnamakan berteman penting dari Kakeknya, dan orang itu niat menjodohkan dirinya dengan cucunya.
Tapi perjodohan.....
Walaupun ini mungkin terlihat bagus....
Namun....
Belum sempat gadis itu memiliki banyak pikiran, dia sampai pada ruangan yang dicarinya, setelah melihat pesan di ponselnya.
Didalam ruangan, terlihat seorang lelaki tua menatap gadis itu.
"Veronica? Kamu sudah datang?"
Gadis bernama Veronica itu lalu menyapa orang yang berbaring di ranjang rumah sakit dengan sopan.
"Iya. Aku sudah memutuskan untuk mencoba perjodohan ini."
"Itu bagus."
####
Bersambung
####
Terimakasih atas dukungannya selama ini ya,
__ADS_1
Nantikan terus kelanjutannya 😉😉😉