
Hari-hari sekali lagi berlalu, setelah kejadian Insiden Kecelakaan di Proyek Pembagunan Apartemen Mewah di Kota A, kabar itu segera larut oleh Berita dan Gosip lainnya.
Berkat kecelakaan itu juga, sementara proyek itu di pending dulu untuk beberapa minggu kedepannya. Dan tentu saja, pending ini membuat kerugian yang cukup besar, karena semua planing bisa menjadi mundur semua, terutama soal bahan-bahan yang sudah dipesan, juga para karyawan dan buruh yang sudah disewa sesuai jatwalnya, dan tidak mungkin untuk membatalkan menyewa mereka, dan tentu yang paling dirugikan soal ini adalah PT Wilson Center City.
Reno, yang saat ini masih dikantor PT Wilson Center City cukup pusing melihat laporan soal penundaan proyek ini.
Rumor buruk soal Proyek ini akan tidak berjalan lancar di tangan Perusahaannya juga membuat perusahaan yang bertanggung jawab atas Proyek ini ragu pada Perusahaan Reno.
Tapi mau bagaimana lagi?
Yang bisa Reno lakukan sekarang adalah dengan membujuk Kepala Proyek agar Perusahaannya tetap bisa menjalankan Pembagunan tanpa penundaan yang terlalu lama.
Sekarang, di kantornya, Reno tengah berpikir keras soal masalah ini.
####
Ditempat lainnya, ada sebuah acara yang cukup meriah yang tengah diadakan disebuah Auditorium Hotel Mewah.
Acara ini cukup mewah, dan meriah, hampir semua kalangan Kelas Atas di Kota J di Undang dalam acara ini.
Bukan, Bukan, ini bukan acara pernikahan, walaupun ini mewah tapi tidak semeriah itu, namun masih tetap termasuk pesta yang cukup besar.
Benar, ini sebenarnya adalah Pesta Ulang Tahun dari Calon Penerus dari Grup Konglomerat Keluarga Besar Lewis, yaitu Mikael Lewis.
Namun ada hal menarik dalam acara Ulang Tahun ini, semacam sebuah pengumuman yang akan diberitakan oleh Perusahaan, itulah kenapa disana juga ada banyak wartawan yang sudah diundang.
Beberapa orang tentu saja penasaran, tentang apa pengumuman penting yang akan di umumkan oleh Keluarga Lewis.
Bahkan, para hadirin dan tamu yang datang juga penasaran soal pengumuman penting ini, itulah kenapa lebih banyak orang yang datang ke acara Malam itu.
Disana, Sang Bintang Tamu sepertinya belum muncul, karena memang acara belum resmi di mulai, sepertinya dia akan muncul di pertengahan acara.
Saat ini, Mikael masih belum datang ke gedung itu, pasalnya, dia saat ini sedang menjemput seseorang.
Dirinya ingin menunjukkan beberapa ketulusannya, apalagi nanti akan ada pengumuman penting soal dirinya dan Serra yang akan menjadi sebuah kejutan dari acara ini.
Mikael dengan tenang, menuju ke Apartemen tempat Serra tinggal.
Namun, ada rasa kesal ketika Mikael sampai ke pintu Apartemen itu.
Jelas, jawabannya hanya satu.
Ada seseorang yang Mikael benci, berdiri didepan Apartemen itu, terlihat sudah mengenakan pakaian resmi, seolah-olah sedang menunggu untuk menjemput seseorang yang berada dalam Apartemen itu.
Di lorong Apartemen itu, tatapan mereka bertemu.
Tatapan Mikael dan Farrel.
Awalnya, mood Mikael sedang bagus, namun tidak dikira, kalau moodnya langsung buruk begitu melihat saudara tirinya itu.
Dengan nada sinis, dia bertanya pada Farrel,
"Kenapa kamu disini?"
__ADS_1
Namun, bukannya menjawab, Farrel malah balik bertanya,
"Bukankah aku yang harus bertanya, kenapa kamu disini?"
"Apakah itu merupakan urusan mu aku ada urusan dengan pemilik Apartemen ini,"
Disini, Farrel lalu mulai menjawabnya dengan nada yang tidak kalah sombong,
"Kalau begitu aku di sini juga itu bukan urusanmu, aku juga ada perlu dengan pemilik Apartemen ini,"
"Tentu saja itu urusanku!! Jelas Serra adalah calon tunanganku, kamu tidak bisa coba dekat-dekat dengannya!!"
"Hah, berhentilah berkayal Mikael, aku jelas tahu kalau Serra sedikitpun tidak memiliki perasaan padamu!"
"Kamu!!! Tutup mulutmu itu!! Kamu sudah mulai berani denganku sekarang Hah? Sampai berani membantahku!!"
"Hah, aku sudah bukan lagi Farrel dari sepuluh tahun lalu yang bisa kamu tindas. Aku sudah berubah, namun sepertinya kamu masih tetap Mikael yang manja dan arogan dari sepuluh tahun yang lalu, terlihat tidak berubah sedikitpun,"
"Tutup mulutmu itu!"
"Itu hak ku untuk berbicara, seharusnya kamulah yang diam!"
Dan begitulah pertengkaran antar Saudara Tiri ini dimulai, namun sebelum mereka berdua bertengkar lebih dalam, gadis pemilik Apartemen keluar dari pintu Apartemennya.
Disana, dia jelas kaget saat melihat Mikael.
Kalau Farrel, dirinya memang sudah meminta pemuda itu untuk menjemputnya, namun Mikael?
Melihat Mikael, mambuat wajah Serra cemberut, lalu dia bertanya,
Disini, Mikael mencoba tersenyum ramah, dan menjawab,
"Tentu saja aku disini untuk menjemputmu, untuk membawamu ke Pesta Ulangtahunku,"
"Tapi kamu tidak perlu menjemputku, aku sudah dijemput oleh Farrel."
Mendengar itu, Mikael jadi marah, namun dirinya mencoba menahan diri.
"Kamu sekarang sudah bisa menyuruh Asistenmu itu pulang. Toh aku sudah berada disini untuk menjemputmu, apa gunanya orang ini?" Kata Mikael sambil menunjuk Farrel dengan tidak sopan.
Disini, Farrel cukup diam menangapi perkataan Mikael yang menyebalkan, menunggu keputusan Serra.
"Tapi aku berencana kesana dengan Farrel," kata Serra lagi.
Mendengar jawaban tegas gadis itu, membuat Farrel tersenyum, yang membuat Mikael mengerutkan wajahnya karena kesal.
"Aku tidak mengundang orang ini Ke Pesta milikku!!"
"Mikael, kamu jangan seperti anak kecil. Bagaimanapun juga, Farrel adalah Kakakmu!" Kata Serra lagi.
"Dia bukan Kakakku!!" Kata Mikael dengan penuh emosi.
"Kamu sekarang ikut denganku!" Katanya lagi sambil menarik tangan Serra, namun tangannya ditepis oleh tangan Farrel.
__ADS_1
"Farrel!! Kamu beraninya!!"
"Aku akan ikut dengan kalian," kata Farrel yang saat ini mengandeng tangan Serra, disini Mikael langsung mendorong Farrel, dan merebut tangan Serra, agar ada digenggamnya, dan mencoba memaksa Serra ikut dengannya.
"Mikael!! Lepaskan aku!!"
"Kamu harus ikut denganku! Lagipula kamu akan kepestaku bukan? Kenapa kamu jadi begitu keras kepala?"
"Aku memang akan ke Pesta milikmu tapi soal dengan siapa aku kesana, itu bukan urusanmu!!"
"Serra! Kamu jangan keras kepala!! Ikut aku sekarang!!"
Namun disini, Farrel kembali menarik Serra kearahnya.
"Farrel!! Kamu!! Jangan sentuh Serra!!"
Disini, Serra tiba-tiba merasa lelah dengan keadaan ini, dirinya tidak mengira akan ada pertengkaran yang tiba-tiba tepat ketika dirinya baru saja Keluar dari Apartemennya.
Jadi, dia mulai menengahi.
"Baiklah, Mikael aku akan ikut denganmu, asalkan Farrel juga ikut."
Mendengar keputusan Serra, walaupun sebenarnya Mikael tidak setuju, namun dia menerima keputusan Serra, karena tidak punya pilihan dan dia juga sedang buru-buru jadi tidak ingin berdebat lagi.
Dan begitulah, mereka bertiga menuju ke lokasi Pesta itu.
####
Suasana Pesta itu berjalan dengan meriah, dari awal, dan ketika Mikael sampai, dia mulai disapa oleh banyak orang, mereka juga cukup terkejut melihat Mikael datang dengan seorang gadis tertentu.
Mereka tidak bisa untuk bertanya-tanya tentang Siapa gadis yang digandengnya itu.
Namun, pertanyaan mereka semua akan segera terjawab di Akhir Acara ini.
Disini, saat ini orang tua Mikael dan Kakeknya beserta Kakek Serra ada diatas panggung acara.
"Hari ini, Kami memberitahukan sebuah pengumuman penting. Kami dari Lewis Grup akan merencanakan melakukan Merger dengan Lee Grup. Rencana ini dibarengi oleh Pertunangan Cucu kami yaitu Mikael Lewis dan Serra Lee yang akan diadakan Bulan depan. Juga akan dilangsungkan Pernikahan dalam waktu dekat setelahnya. Penyelesaian Merger ini akan selesai begitu Pernikahan kedua cucu kami berlangsung," kata Kakek Mikael diatas sana.
"Benar, dengan ini diharapkan akan meningkatkan Kekuatan Perusahaan Keluarga milik kami. Dengan ikatan Keluarga dan mengembangkan Bisnis Kami ke tingkat yang lebih tinggi lagi," kata Kakek Serra, disana sambil berjabat tangan dengan Kakek Mikael.
Kabar mengejutkan itu, tentu saja mengejutkan semua tamu dan hadirin, termasuk para wartawan. Namun para wartawan ini tentu tidak melewatkan semua kesempatan untuk merekam semua acara pengumuman ini dengan baik.
Semua orang bertepuk tangan menyabut kabar gembira ini.
Namun disisi lainnya, Serra yang barusan mendengar ini tentu saja kaget.
Ini juga termasuk Mikael yang tidak menyangka soal hal ini. Awalnya dirinya hanya mengira akan diberitahukan soal awal hubungan dirinya dan Serra, namun sepertinya pengumuman ini melebihi harapannya.
Ini adalah kejutan hadiah ulang tahun yang menyenangkan.
Disini, Mikael tanpa sadar tersenyum menyambut semua ini.
####
__ADS_1
Bersambung