
Belakangan, di dunia bisnis negara ini ada topik yang begitu populer, ini tentang sebuah Perusahaan yang belakangan sangat gempar dibicarakan karena prospek kerjanya yang begitu bagus selama ini.
Awalnya itu adalah Perusahaan yang kecil, namun sejak ada Investor baru yang membeli dan mengambil alih bisnisnya, itu menjadi sebuah Perusahaan yang besar.
Perusahaan yang awalnya membuat software dan aplikasi video game itu, sekarang berkembang menjadi salah satu Perusahaan Teknologi paling maju di Negara ini.
Ini karena terobosan-terobosan yang dimilikinya dalam video game online, pengembangan dunia virtual dan pembuatan aplikasi, juga bisnisnya yang meluas berkembang di bidang E-Commerce, yang memiliki berbagai fasilitas yang lengkap, mulai dari Belanja Online, Bank Digital, Dompet digital, Pemesanan Tiket Online, Jasa Pemesanan Transportasi Online, sampai Delivery, juga meluas ke bidang Logistik.
Hanya dalam waktu lima tahun, Perusahaan ini sudah memiliki nilai aset tinggi hingga masuk ke salah satu Perusahaan Terbesar di Negeri ini mengalahkan beberapa Perusahaan Konglomerat Kaya Raya yang lama.
Benar, dunia selalu berkembang begitu pula Bisnis, dan melihat peluang dan perkembangan yang ada membuat Perusahaan Berbasis Teknologi ini menjadi Perusahaan Raksasa yang berpengaruh.
Itu adalah Perusahaan bernama ЯS Corporation.
Namun dibalik kesuksesannya, ЯS Corporation memiliki CEO yang sampai sekarang keberadaannya masihlah misterius, lebih ke orang itu tidak pernah muncul sedikitpun dalam acara publikasi.
Menurut beberapa sumber yang beredar, ada gosip bahwa pemiliknya merupakan salah satu keturunan Keluarga Generasi Kedua Konglomerat, namun siapakah Identitasnya, itu masih menjadi misteri sampai sekarang.
Namun karena hal ini pula, Perusahaan Teknologi ini menjadi lebih menarik perhatian publik.
Benar, siapakah CEO yang mengagumkan yang bisa mengembangkan Perusahaan sehebat itu dalam waktu kurang dari 5 tahun ini?
Bahkan belakangan, simbol ЯS Corporation hampir ada dimanapun, pencetus termaju dalam bidang Teknologi di Negeri ini, yang bahkan belakangan mulai mencari peluang sampai Ke Luar Negeri.
Kantor Pusat ЯS Corporation berada di Distrik Perkantoran Kota J yang luas berdampingan dengan Kantor-kantor perusahaan lainnya.
Saat ini didepan Gedung ЯS Corporation, terlihat seorang pemuda mengenakan kacamata hitam dan masker yang menutupi wajahnya, masuk secara sembunyi-sembunyi kedalam gedung itu.
Namun beberapa orang yang berada didalamnya, sudah mengenali set pakaian Bos mereka, kemudian mulai memberi hormat.
Hari sudah menjelang Siang, dan sangat langka untuk Bos mereka bisa hadir di Perusahaan mengigat konon katanya, Bos mereka merupakan orang yang sangat-sangat sibuk.
Pemuda berpakaian serba hitam itu, lalu langsung menuju lift dan naik ke lantai paling atas menuju ruangan CEO.
Sesampainya dia disana, dia mulai memanggil salah satu bawahannya untuk masuk, kemudian mulai bertanya,
"Jadi bagaimana persiapan yang sudah aku minta pesankan atas nama Perusahaan?"
"Sesuai perintah, Bos saya sudah memesannya dengan baik," kata bawahan itu dengan tenang.
Namun sejujurnya dirinya cukup binggung dengan perilaku Bos nya belakangan ini, itu karena tiba-tiba orang yang cukup jarang muncul di Perusahaan itu tiba-tiba meminta hal-hal yang terlihat mencurigakan.
Bukan-bukan, bukan hal aneh-aneh dan terlarang ini hanya.....
Tiba-tiba Bosnya ingin menyewa sebuah Taman Hiburan.....
Ini bukan hal yang berlebihan, namun mengigat Bos nya ini adalah seseorang yang gila kerja, dan tidak ada yang lebih penting dari pekerjaannya itu mulai meminta hal-hal seperti ini tentu membuatnya heran.
Jadi bawahan ini dengan berani mulai bertanya,
"Jadi, untuk apakah semua ini?"
Pemuda didepannya itu yang sekarang sudah mulai membuka kacamata dan maskernya itu tersenyum pada bawahanya lalu berkata,
"Ini untuk mengejar seorang gadis,"
Bawahanya itu sedikit syok mendengar pengakuan santai Bos nya itu.
Bosnya yang selain hanya terlihat menyukai pekerjaan dan uang, tiba-tiba ingin mengejar seorang gadis?
Apakah ini akhirnya Bosnya mulai melewati masa-masa indah cinta?
Owh betapa terbarunya, ahirnya Bosnya yang terlihat dingin pada semua wanita ini jatuh cinta.
Melihat tatapan terharu bawahanya itu, membuat pemuda itu merasa tidak nyaman.
"Akhirnya, Bos melepaskan masa lajangnya, aku sungguh terharu,"
"Ini tidak seperti aku akan segera menikah atau sesuatu. Tapi itu mungkin akan dipikirkan dalam waktu dekat,"
"Jadi siapa orang yang beruntung ini, Bos?"
"Ini adalah cinta pertamaku, yang tidak akan pernah berubah. Jadi dulu bukankah kamu sempat bertanya, apa singkatan dari ЯS? Ini adalah Inisial namaku dan namanya. Gadis itu sangat menyukai Harta, Tahta dan Cinta, jadi aku akan memberikan segalanya untuknya...."
__ADS_1
"Eh?"
Tentu saja bawahannya itu kaget, ini mengigatkannya saat pertama kali bertemu dengan Bosnya ini sekitar tujuh tahun yang lalu, tatapan pemuda polos yang saat itu belum mengerti apa-apa soal bisnis yang masih meminta bantuan Ayahnya untuk datang ke Perusahaan ini.
Pemuda yang tidak tahu apa-apa itu memiliki tatapan yang tulus dan niat yang besar ingin mengembangkan Perusahaan ini menjadi sebuah Perusahaan Besar, seolah ingin membuktikan pada seseorang kalau dirinya itu bisa melakukannya.
Awalnya ragu dengan niat pemuda itu, namun tahun-tahun berlalu dan kata-katanya akhirnya benar-benar menjadi nyata.
Namun selama bertahun-tahun ini, pemuda didepannya ini selalu memiliki ekpersi yang buruk, seolah begitu sedih karena ditinggalkan seseorang.
Membuat dia jadi menutup hatinya untuk gadis manapun.
Tapi melihat ekspresinya sekarang, mungkin orang itu sudah kembali?
Namun waktu sudah berlalu, namun apakah benar, gadis yang Bos nya tunggu selama ini masih memiliki perasaan padanya?
Namun dirinya sebagai bawahan, tidak begitu berani bertanya, karena takut membuat hati Bosnya sakit.
"Ya, dia akhirnya kembali,"
"Semoga sukses, Bos."
"Tentu saja, nanti kalau sudah saatnya aku akan memperkenalkannya, namun saat ini masih rahasia? Mengerti?"
"Ya, mulutku selalu tertutup rapat soal ini."
Bawahan itu mulai pergi meninggalkan ruangan itu, setelah menyerahkan beberapa berkas dan dokumen yang harus ditangani.
Dan disini, Reno masih hanya tersenyum menantikan acara malam ini.
Ini adalah sebuah Kencan, dan tentu saja dirinya akan mempersiapkannya dengan baik, dan membuat ini menjadi saat-saat tidak terlupakan.
Mengingat banyak hal yang harus dirinya persiapkan untuk bisa menjadi seseorang yang layak....
Termasuk Perusahaan ini yang dirinya buat secara diam-diam, dengan bantuan Ayahnya, dan tentu saja tanpa Mama dan Kakeknya tahu.
Dan tentu dirinya tidak akan melepaskan apapun dan kehilangan apapun kali ini.
Saat ini tidak akan ada yang akan membuat dirinya dan Serra bisa berpisah lagi.
Entah nanti bagaimana, namun dirinya tidak akan kehilangan Serra lagi, dirinya akan membuat Serra bisa lepas dari jangkauan Keluarganya, dan menjadi miliknya.
Walaupun memikirkan soal ini membuat Reno masih sedikit gemetar, sejujurnya dirinya tentu saja masih takut....
Takut kalau segalanya tidak akan berjalan dengan baik....
Dan masih banyak masalah yang harus diselesaikan....
####
Ini adalah malam yang cerah, terlihat bulan dan bintang bersinar diatas sana, tanpa awan yang terlihat.
Jam sudah menunjukkan pukul tujuh malam, ini adalah hari Jumat, jalanan sudah penuh sesak oleh para pengguna jalan yang baru saja pulang dari kantor.
Termasuk seorang gadis tertentu yang hari ini sengaja pulang lebih awal.
Tidak pulang sih, dirinya sudah menyiapkan baju dan mandi di Kantor tadi, karena akan kelamaan jika bolak-balik ke Apartemen dulu.
Lagipula, semakin dirinya sampai semakin cepat dirinya bisa bertemu Reno, jadi ada waktu yang boleh buang-buang.
Janji hari ini jam setengah delapan, ini adalah Di Taman Hiburan X.
Namun ini malam hari, apakah Taman Hiburan masih buka?
Namun semua pertanyaan, Serra terjawab ketika dia sampai didepan Taman Hiburan itu.
Lampu disana terlihat mati semua, dan tidak ada tanda-tanda kehidupan.
Setelah memarkirkan mobilnya ditempat parkir di Luar Taman Hiburan, dirinya lalu menuju tempat bertemu dengan Reno, itu dekat pintu masuk Taman Hiburan, ada sebuat kursi disana, yang diterangi oleh lampu jalan.
Ya, mungkin saja ini hanya tempat bertemu bukan?
Nanti paling, Reno akan mengajaknya kemana gitu....
__ADS_1
Atau, Reno lupa kalau ini hari Jumat?
Beberapa orang yang terlalu sibuk terkadang suka lupa hari libur, dan tentu saja wajar jika tidak tahu kapan Taman Hiburan buka.
Memikirkan ini membuat, Serra tertawa sendiri.
Ini sudah hampir setengah delapan, jadi Reno pasti sebentar lagi datang.
Namun pada akhirnya, ketika jam menunjukkan pukul 20:00 WIB, orang yang Serra tunggu belum juga datang, membuat gadis itu jadi khawatir.
Apakah terjadi sesuatu?
Tapi dirinya tidak memiliki nomor ponsel Reno, hanya ada alamat email yang tersisa, namun belum juga dibalas.
Gadis itu hanya bisa menunggu disana sendirian sambil memandang ponselnya.
Namun itu tidak masalah, dirinya percaya dengan Reno, dia pasti akan datang, menunggu seperti ini bukan masalah besar.
Lagipula, dirinya sudah membuat Reno menunggu begitu lama....
####
Ini adalah Rumah Mewah Keluarga Wilson.
Diruang makan, terlihat sudah disiapkan aneka macam hidangan mewah, untuk sebuah acara penting.
Disana, ada beberapa orang yang telah hadir.
Seorang Pria Tua duduk ditengah-tengah, disana ada seorang wanita berumur 50an, juga ada seorang gadis muda yang terlihat gugup seberang kursi.
Disamping gadis itu, terlihat ada juga Keluarganya hadir.
Suasana begitu tenang disana, sampai tokoh utama datang tepat pada waktunya.
Seorang pemuda datang memasuki ruangan dengan cemas dan panik, namun sampai diruang makan dia memiliki ekpersi kaget.
"Kakek? Bukankah Kakek bilang jantung Kakek kumat? Apa Kakek tidak apa-apa? Ini....."
Reno yang saat itu sedang mengemudi di mobilnya menuju tempat dirinya dan Serra janjian bertemu, tiba-tiba mendapatkan sebuah telepon dari Pelayan di Rumah Kakeknya, kalau tiba-tiba penyakit Kakeknya kambuh.
Dan tentu saja dirinya panik, dia langsung buru-buru ke Rumah Kakeknya, namun ternyata ini hanya tipuan.....
Ah....
Sial, dirinya benar-benar ditipu oleh Kakeknya begitu marah, dia langsung berniat pergi dari situ namun ditahan oleh pelayan yang berada dipintu mengaja pintu agar Reno tidak keluar Ruangan.
"Minggir aku bilang!"
"Ini Perintah Tuan Besar jadi...."
"Aku bilang minggir!!"
Disini, Kakek Reno berteriak kearah Reno,
"Reno!! Duduk, Kekek bilang!"
"Aku tidak akan lagi tertipu dengan permainan, Kakek!! Aku sudah tegaskan kalau aku tidak menyukai ini!!"
"Reno!! Jangan membuat malu! Duduk sekarang!!"
Reno disana begitu marah.
Sial bagaimana ini degan Janjinya dan Serra....
####
Bersambung
####
Terimakasih atas dukungannya ya,
Nantikan Kelanjutannya, Update 1/2 hari sekali 😊
__ADS_1