
Jessica Griys
Aku sangat kaget ketika Naya mendorong punggungku, itulah yang membuatku juga Ardan menjadi Kiss, apalagi itu first kiss ku.
"AAAAAA!!!" aku berteriak setelah melepas kiss itu.
aku bisa melihat wajahku yang merah dan juga Ardan yang sangat merah, Aku menendang dada Naya
"ouch oy!" Naya berseru
"Rasain tu!" Aku mengerutkan alisku, aku sedikit melirik ke arah Ardan yang wajahnya merah pekat, bisa semerah darah!
"sorry woi sorry" Naya memegang dadanya yang abis ku tendang.
"Gak apa apa" Ardan bangun dari ranjangnya.
Shou yang tadinya tidur pulas, sekarang sudah bangun Mulutnya dipenuhi oleh air liur
Sungguh kakak kelas gak tau diri! aku berseru dalam hati, aku berhenti menatap Shou yang terhuyung huyung.
"maap ya Ar.. Jess sorry abisnya kalian pagi pagi saling tatap tatapan" Naya menyenggol perutku, Seketika Aku dan juga Ardan langsung Ngeblush lagi.
Aku mengambil handuk biru dari tempatnya lalu menuju kamar mandi.
aku bisa mendengar pembicaraan mereka dari luar kamar mandi.
"Ardan! Jess kan suka ama lo!" Terdengar samar samar kata kata Suka, aku menutup mukaku,
__ADS_1
! benar benar hari yang memalukan aku masih menutup mukaku, dan aku berusaha melupakan apa yang Naya bilang, dan Secepatnya mandi.
Aku sangat ragu keluar dari kamar mandi karena malu melihat muka Ardan, Aku bergumam gak jelas dan sedikit sedikit membuka pintu kamar mandi aku melihat Ardan yang menatap tajam mataku.
Aku langsung memalingkan wajahku dari Ardan. suasana terasa sangat canggung tidak ada pembicaraan sama sekali.
"Lo gak apa apa kan cuk?" aku memulai pertanyaan. Sedikit canggung
"gak gak apa apa, cuma kaget aja" Ardan menempelkan jari telunjuk ke arah bibirnya. aku langsung ngibrit masuka kamar, lalu berpakaian.
"My sweetie Jessica Mama punya sesuatu nichh" Suara Mama yang begitu menggema di ruang tamu sampai kedengeran ke kamarku. aku dan Naya langsung berebutan untuk turun sedangkan Shou juga Ardan hanya melihat kejadian yang sangat memalukan, lama kelamaan Ardan bangun dari duduknya dan mengendong badanku, aku sangat Malu tau!! mukaku merah dan sangat panas seperti sedang di panggang.
Mata mama terbelak saat melihat aku digendong oleh Ardan.
"Sweet banget ya Jess sama pacarnya" Mama menyeka air matanya, matanya berbinar binar seperti sedang menunggu Cucu.
"kalian pacaran?" tanya mama.
"sebenernya dia gebetan aku ma" aku berbisik pada mama
"Oalahh!! udah besar kamu" Mama masih saja menyeka air mata.
aku melihat kantong plastik putih yang mama bawa, dan ternyata itu adalah!!!
HandPhone baru!
begitu senangnya saat aku membuka nya, hatiku sangat berbunga bunga
__ADS_1
"Makasih mama" aku menangis saat memeluk mama.
"terserah tuh kalo mau download anime banyak banyak soalnya ramnya banyak" Mama mengelus rambutku. aku mengangguk lalu berjalan ke arah Naya.
"Yuk makan" mama mengiring kami ke arah meja makan, lagi lagi ada menu brokoli goreng yang aku tidak sukai sama sekali, Aku seolah olah tidak melihat menu itu. aku mencomot Udang goreng dan juga Ikan mujair yang dibakar, benar benar makanan kesukaanku!!
"Jess.. jangan jauh jauh sama Crush kamu" mama menepuk punggungku
"apa sih ma!" aku sangat malu dan marah sama mama
"mama masih ada kerjaan. mama balik ke kantor ya" Mama mengambil tas hitamnya lalu pergi ke luar dan membuka pintu mobil silver di depanya, dan mobil Silver itu langsung berlalu dengan sangat cepat. Aku kembali masuk ke rumah dan melihat sekitar, sepertinya mama lupa membawa Ponselnya.
"Shou tolong antar gue ke mama dong, ponselnya lupa dibawa!" aku panik sangat panik. Shou langsung mematikan gamenya lalu mengambil kunci motor
"Gue aja!!" Ardan menghalangi Shou
"serah!" Shou melempar kunci motornya ke arah Ardan
"Ayo!" Ardan menarik tanganku. lalu kami berdua menaiki motor Matic yang selalu dia bawa.
"pegangan!" Ardan menyuruhku. aku sangat malu. Dan sekarang bukan waktunya untuk Bermesraan, motor Shou yang dikendarai Ardan melaju sangat cepat layaknya flash yang kebelet pipis, saat sampai pintu gerbang, Aku melihat gerombolan orang yang berkumpul di tengah jalan.
"ada apa tuh!" Ardan menunjuk ke arah gerombolan orang orang, Ardan turun dari motor dan aku juga ikut turun. kami berdua melihat Mobil Sedan Silver terbakar. Pemadam kebakaran tiba tiba datang
kayak aku kenal mobil ini aku menduga duga, tapi sepertinya itu gak bakal terjadi, petugas pemadam kebakaran membuka pintu mobil sedan silver itu dan ketika di buka isinya!....
TBC (bukan penyakit yaa)
__ADS_1
***Terima kasih sudah membaca ceritaku, maaf kalau ada nama, tempat yang sama. mohon dimaafkan, dan jika kalau ada kata kata kasar aku minta maaf. Arigato & Gomen'nasai***
***Yakura ChanChan***