Cinta Diam-diam

Cinta Diam-diam
Season 2 Part 29: Serangan Panik


__ADS_3

Hari ini cuaca cukup cerah, terlihat suhu udara yang cukup panas diluar sana.


Saat ini disebuah ruangan pribadi salah satu Restoran Mewah tertentu, terlihat dua orang, satunya adalah seorang pemuda dengan penampilan yang cukup tampan, dan ekpersi wajahnya yang terlihat dingin dan memiliki jejak arogansi disana.


Didepannya, ada seorang gadis tertentu, dengan penampilan cantik, dengan wajah tanpa ekpersi.


Awalnya tidak ada percakapan antara kedua orang itu, ketika orang tua mereka pergi.


Baik Serra atau Mikael, melanjutkan makan siang mereka dalam diam.


Namun keheningan itu diakhiri dengan Mikael yang mulai mengajak Serra untuk mulai mengobrol.


"Jadi bagaimana dengan keadaan Perusahaanmu Akhir-akhir ini? Setelah semua, kita sama-sama kehilangan proyek yang menjanjikan,"


Serra awalnya tidak tertarik untuk berbicara kalau Mikael hanya mulai basa basi saja, namun topik yang di bicarakan Mikael cukup bagus sekarang, jadi dia mulai menjawabnya.


"Tidak begitu menjadi masalah. Itu bukan hal besar, aku sudah mulai untuk mempersiapkan Proyek berikutnya. Tentu ada proyek menjanjikannya lainnya yang bagus selain Pembangunan Apartemen Mewah di Kota A."


Disini, Mikael mulai menebak-nebak tentang hal itu.


Melihat gadis ini bersikap begitu dingin setiap kali dia berbicara dengannya, sebenarnya dirinya cukup binggung untuk memilih topik, tapi rupanya bagi gadis ini, pekerjaan adalah hal penting?


Ya, lagipula dirinya juga sudah menyelidiki soal rumor seputar gadis didepannya.


Dia adalah gadis yang cukup serius dalam pekerjaannya, dan selama ini mengurusi Perusahaannya dengan serius, bahkan dirinya dengar kalau gadis ini sering lembur.


Awalnya, dirinya pikir gadis didepannya ini hanya gadis manja, yang berpura-pura bekerja di Perusahaan Keluarganya, hanya karena perintah Kakeknya, namun ternyata gadis didepannya ini cukup berdedikasi.


Semakin dirinya mengenal lebih jauh tentang gadis ini, semakin menariknya dia.


Dia gadis yang pekerja keras.


"Hmm, proyek yang cukup menjanjikan? Aku bisa menebak apakah kamu tertarik pada Proyek milik ЯS Corporation?"


Melihat ekpersi gadis itu menunjukkan keterkejutannya, Mikael bisa menebak pasti dugaannya benar.


Tentu saja, dirinya juga cukup berdedikasi soal pekerjaannya.


Dan setelah gagal dalam pemilihan untuk pembangunan Apartemen Mewah di Kota A, dirinya juga skip resep project yang memiliki prospek bagus kedepannya.


Salah satu proyek yang cukup menarik, adalah proyek milik ЯS Corporation.


Ide awalnya memang terlihat sangat ambisius, bisa dilihat kalau CEO mereka benar-benar menarik dan suka mengambil resiko, namun jika memang ini berhasil, keuntungan yang didapatkan akan menjadi sangat tinggi.


Proyek ini belakangan sudah menjadi topik hangat diantara para Pengusaha Muda.


Disana, ЯS Corporation sedang mencari beberapa Perusahaan untuk diajak kerjasama menjalankan proyek hari ini.


Pikirkan soal ini lebih dalam lagi.


Memang proyek ini cukup menarik untuk di lirik.


"Kamu bisa menebaknya dengan cukup baik. Aku pikir proyek ini cukup menjanjikan." Kata Serra dengan tenang.


"Itu benar secara teori prinsip Kota Baru ini terlihat sangat ideal, lokasinya juga terlihat sangat strategis. ЯS Corporation sangat hebat bisa mendapatkan lahan bagus itu."


"Itu benar, awalnya aku merasa kalau poyek ini terlihat terlalu mustahil, namun melihat lokasi lahan mereka, ini terlihat strategis dan memiliki peluang yang cukup besar."


"tapi melihat ukuran proyek ini, ini akan memakan waktu yang cukup lama untuk pembangunannya,"


"Ya, itu artinya dengan biaya yang cukup besar, mereka yang terlibat juga akan menanggung beberapa kerugian awal untuk masa pembangunannya,"


"Untuk jumlah yang tidak kecil ini jika sampai gagal....."


"Aku merasa jika proyek ini akan gagal," kata Serra lagi, sambil tersenyum penuh keyakinan.


Melihat gadis itu terlihat optimis, Mikael tidak bisa bertanya-tanya soal alasannya.

__ADS_1


"Kenapa?"


"Seseorang merekomendasikannya padaku, dan aku juga bisa melihat jika ЯS Corporation memiliki potensi yang menjanjikan, dilihat dari perkembangan perusahaan mereka belakangan yang naik sangat signifikan itu...."


Disana, Serra mulai menjelaskan alasan yang dia miliki pada Mikael.


Melihat gadis itu yang berbicaralah begitu bersemangat, entah kenapa membuat hati Mikael sedikit berdebar.


Ya, dia terlihat cukup manis ketika dia serius seperti ini.


Ini benar-benar sebuah pesona yang berbeda dari semua gadis yang selama ini dirinya temui.


Belum lagi, senyuman Serra yang terlihat sangat manis itu, dia benar-benar terlihat cantik.


Mendengarkan penjelasan Serra, Mikael tidak bisa melepaskan pandangannya pada gadis itu.


Ya, seolah-olah dirinya tiba-tiba ingin memonopoli gadis didepannya ini hanya untuk dirinya sendiri.


Disisi lainnya, Serra yang bersemangat menjelaskan soal proyek ЯS Corporation, merasa terganggu dengan tatapan Mikael.


"Kenapa kamu terus menatapku?"


"Karena kamu cantik," jawab Mikael dengan jujur.


"Kamu terlalu mengada-ada,"


"Aku jadi sempat berpikir, apakah yang dikatakan oleh Mamamu itu benar atau tidak soal kamu yang belum pernah berkencan. Untuk kamu yang secantik ini, kupikir akan ada banyak laki-laki yang mengejarmu,"


"Aku tidak terlalu tertarik dengan hal-hal seperti itu,"


"Jadi kamu benar-benar belum pernah berkencan? Atau di kejar oleh seseorang begitu?"


"Hmm entahlah? Coba kamu tebak?"


"Kupikir kamu hanya gadis pemalu,"


"Tidak sama sekali, kamu terlihat sangat hebat dalam berakting, terlihat jelas memiki kemampuan komunikasi yang baik,"


"Itu dibutuhkan untuk negosiasi dengan Klien,"


"Jawabnya yang menarik,"


"Kamu benar-benar, aneh Mikael."


Ketika mereka berdua asik bercakap-cakap, tiba-tiba mereka mendengar ada keributan dari arah luar.


"Apa kamu mendengar suara itu?" Tanya Mikael binggung.


"Ya, aku mendengar itu. Apakah ada sesuatu yang terjadi diluar?"


"Aku juga penasaran,"


Sambil saling menatap satu sama lainnya, dan mendapatkan persetujuan, mereka lalu masing-masing berdiri dan menuju ke arah pintu keluar.


Ketika mereka keluar dari pintu, mereka melihat beberapa penjaga keamanan tengah berkumpul di ujung lorong itu.


Keributann itu tidak bisa membuat mereka berdua tidak bertanya-tanya tentang apa yang terjadi.


Menerobos kerumunan, akhirnya mereka berdua menemukan sumber keributan.


Ini adalah orang-orang yang sangat sangat mereka kenal.


Ini tidak lain adalah masing-masing Ibu mereka, yang saat ini tengah bertengkar dengan wanita tertentu disana.


Disini, Serra game mengenali wanita yang diajak bertengkar oleh ibunya itu.


Bukankah itu Ellie Wilson?

__ADS_1


Itu Mama Reno bukan?


Sudah mendengar jika hubungan antara Mamanya dan Mama Reno buruk, dirinya belum pernah melihat mereka benar-benar bertengkar seperti ini.


Untunglah keributan sudah mereda.


Disana, dirinya melihat Ellie Wilson sedang berbicara dengan seseorang ditelepon.


Kebetulan karena jarak antara dirinya dan mereka sudah cukup dekat, samar-samar Serra bisa mendengarkan isi percakapan telepon.


"Apa? Reno ada kecelakaan di Proyek? Reno Putraku kecelakaan??? Bagaimana bisa ini terjadi?"


Disini, Serra memiki ekpersi yang sangat kaget.


Reno?


Reno kecelakaan?


Bagaimana dengan Reno?


Bagaimana dengan keadaannya?


Apakah dia baik-baik saja?


Bagaimana ini bisa terjadi....


Reno.....


"Kenapa bisa ada Kecelakaan di Proyek Kota A? Aku akan segera kesana, sebaiknya kamu menjelaskan ini nanti padaku," itu kata Ellie Wilson setelah menutup teleponnya.


DEG


Proyek di Kota A?


Mendengar ini membuat, sekali lagi Serra bergetar....


Jangan bilang.....


Dirinya sudah sadar jika akan ada sesuatu yang direncanakan oleh Kakeknya dan Serrly soal Proyek itu....


Namun dirinya yang tahu ini belum memberikan peringatan pada Reno....


Bagaimana ini....


Ini semua salahku......


Harusnya aku memberitahu Reno....


Reno.....


Maaf......


Aku.....


Reno......


Aku lagi-lagi seperti ini...


Reno maafkan aku....


Rasa sedih, panik, cemas, khawatir, dan rasa bersalah yang hebat memukul gadis itu dalam sekejap.


Suara-suara disekitarnya mulai perlahan menghilang dan mulai hening....


Disana, Serra yang terlihat linglung itu tiba-tiba pingsan.


####

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2