
Anisha mengernyit heran dengan ucapan yang di lontarkan anak atasannya yang tak bisa mengecek berkas perhitungan dana bahan makanan untuk supermarket nya
" saya tidak ahli dalam menjalankan bisnis supermarket " sambung Rizky lagi
anisha mengangguk " baiklah pak.. terserah bapak.. saya permisi.. ah iya Pak.. " ucap anisha
" kenapa? " ucap Rizky
" saya izin pulang lebih cepat ya pak.. soalnya kan ini sudah malam jadi saya takut pulang kemaleman dengan adik saya " ucap anisha takut-takut tidak di izinkan
" baiklah Jam 8 malam nanti kamu boleh pulang " jawab Rizky
" terimakasih pak.. kalo begitu saya permisi assalamu'alaikum " ucap anisha senang
" waalaikumsalam " jawab Rizky tak kalah senang karena dirinya bisa melihat senyum itu lagi
anisha keluar dari ruangan dalam dia duduk di sofa karena merasa pusing di kepala nya dia memejamkan matanya sebentar supaya rasa pusing agak berkurang
***
sementara di ruangan dalam Rizky sedang senyum-senyum sendiri laki-laki itu mengingat-ingat senyum indah yang terlukis di bibir merah Chery itu
dia kembali mengingat perkataan mamah nya dan adiknya untuk membujuk dirinya supaya mau menggantikan mamah nya
Flasback On
Bu windy sampai di depan rumahnya setelah tadi dia pergi ke Cafe kencana menemui teman lama nya
ibu paruh baya itu masuk ke dalam rumah mendapati putra sulung nya tengah duduk di sofa ruang tengah dengan ponsel di tangannya
Bu windy menghampiri anak sulung nya itu dan duduk di samping anaknya
anaknya menoleh ke arah bu windy mencium tangan kanannya dan kembali fokus ke layar ponselnya
" Nak.. mamah boleh bicara " ucap Bu windy
anak sulung nya itu menganguk dan masih setia dengan layar ponsel nya
" malam ini kamu aja ya yang gantiin mamah ke supermarket " ucap bu windy seketika Rizky menoleh
" kenapa mah? mamah sakit? " tanya Rizky
" nggak sayang.. mamah cuma kurang enak badan aja " jawab bu windy
" nggak mah aku nggak mau! " tegas Rizky
" tapi sayang.. mamah punya asisten sekaligus sekertaris mamah.. kasian dia kalo sendirian di ruangan " ucap bu windy
" mah mbak anisha jadi kerja di supermarket " tanya nikita berjalan dari arah dapur
" sudah nak.. " jawab bu windy
" mbak anisha kerja sama kaya zahra mah? " tanya nikita lagi
" nggak sayang anisha mamah jadikan asisten sekaligus sekertaris mamah di supermarket " jawab bu windy
" wah.. terus mah.. " tanya nikita lagi
" mamah mempercayakan dia untuk bertanggung jawab di supermarket dan menghandle semua pekerjaan mamah selama mamah nggak ke sana.. kalian tau kan mamah ini udah tua kalian aja nggak mau lanjutin bisnis mamah.. " ucap bu windy
" kan ada sekertaris mamah siapa namanya tadi? ah iya Anisha.. nah dia kan bisa nggak mungkin kan nggak bisa " ucap Rizky
" emang kenapa ka? " tanya nikita
__ADS_1
" ini lo nikita mama menyuruh Kakamu malam ini gantikan mamah ke supermarket karena mamah kurang enak badan " jawab bu windy
" kak ayolah.. kasian mamah.. kaka nggak sayang sama mamah.. kakak mau mamah sakit " ucap nikita
" tapi niki.. " ucapan Rizky di potong nikita
" kakak mbak anisha itu cantik mbak.. ya nggak mah " ucap nikita
" iya sayang anaknya sopan lagi.. " jawab bu windy
" terus.. " ucap Rizky malas
" muda lagi ya gak niki " sambung bu windy
" iya kak.. kakak kan jomblo nih ya gak.. " ucap nikita
" kalian ini bicara apa! aku nggak ngerti! udah ah aku mau ke kamar " ucap Rizky jengkel dengan kedua wanita yang dia sayangi
" kak tunggu.. ni aku punya foto adiknya zahra cantik lo kak.. " ucap nikita sambil melihat kan foto zahra ke pada Rizky
" Nih ka foto zahra.. coba kakak bayangin adiknya aja cantik apalagi kakaknya " ucap nikita
Rizky nampak berfikir sejenak lalu dia menatap kembali foto zahra dia beralih menatap nikita juga mamah nya
nikita dan bu windy menganguk sambil tersenyum ke arah Rizky
" Baiklah aku akan pergi " ucap Rizky mantap
Flashback Off
Rizky melamun sehingga dia tak menyadari bahwa anisha sudah berada di hadapan nya
Anisha pun memberanikan diri untuk memukul meja dia menarik nafas dalam untuk melakukan nya
Brukhh
" Ah kenapa " ucap Rizky dengan keterkejutan nya karena anisha memukul meja dengan keras
" pak maaf... saya mau izin sholat maghrib sebentar boleh ya pak.. " ucap anisha
" ah iya apa " jawab Rizky bingung
" saya izin sholat maghrib " ucap anisha
" ah iya boleh " jawab Rizky
" baiklah pak.. saya permisi " ucap anisha
" iya.. anisha " jawab Rizky
Anisha menoleh kembali ke belakang " ada apa pak? " tanya anisha
" kamu sholat di mana? " tanya Rizky
" saya sholat di musholla depan pak " jawab anisha
" ah iya baiklah... apakah saya boleh sholat juga " ucap Rizky
Anisha kembali menghadap Rizky dan tersenyum senang
" apakah bapak mau sholat? " tanya Anisha
__ADS_1
" Iya apa boleh? " tanya Rizky
Anisha kembali tersenyum bahagia ke arah Rizky
" ya boleh pak.. boleh banget... mari pak " jawab anisha berlalu
" yessssss " sorak Rizky dalam hati
mereka keluar dari ruangan admin dengan anisha di depan Rizky di belakang
" pak.. bapak duluan aja ke musholla.. saya mau jemput zahra dulu di sana " ucap anisha
" kita pergi bersama " ucap Rizky
" tapi pak Sa.. " ucapan anisha di potong Rizky
" saya menunggu.. ingat waktu sholat maghrib cuma sebentar " ucap Rizky anisha hanya tersenyum sambil menggeleng kan kepala nya
" baiklah pak.. saya ke sana dulu " ucap anisha dan Rizky menganguk
" Dek kamu sholat nggak hari ini " ucap anisha
" mbak zahra lagi halangan.. baru aja " jawab Zahra
" ya sudah tidak papa.. mbak salsa mau sholat bareng " ucap anisha
" boleh mbak nisha.. mari mbak.. " jawab salsa
Rizky melihat anisha datang tidak dengan zahra melainkan dengan karyawan yang lain
" mari pak... " ucap anisha
" mana zahra..? " tanya Rizky
" zahra lagi halangan pak.. saya bersama mbak salsa salah satu karyawan di sini " jawab anisha
" mari mbak salsa " ucap anisha menggandeng tangan salsa mereka berjalan di depan
Rizky melihat anisha menggandeng tangan salsa merasa iri
" Mau dong nish.. di gandeng juga tangannya " gumam Rizky dalam hati sambil melirik tangannya
akhirnya mereka sampai di depan musholla anisha menoleh ke belakang melihat Rizky yang sedang melepas sepatu nya
" pak.. saya duluan masuk ya.. assalamu'alaikum " ucap anisha
" iya nish.. " jawab Rizky
" ayo masuk Mbak salsa " ajak anisha
Salsa yang penasaran siapa Rizky itu bertanya kepada anisha
" Mbak Nisha.. tadi siapa? " tanya salsa
" tadi itu pak Rizky " jawab anisha
" dia siapa? " tanya salsa lagi
" dia anak bu windy " jawab anisha
salsa menganga mendengar penuturan anisha
Karena selama dirinya berkerja dia tak pernah melihat Rizky ya karena memang ini baru pertama kalinya Rizky datang ke supermarket
__ADS_1
*Bersambung*