Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
CIS 115


__ADS_3

**Bahagia**..





" ini artinya apa yank? "


anisha ternganga setelah mendengar jawaban dari suaminya dan ternyata dia tidak tau arti dari tespek itu



" masa kamu ga tau si mas.. "


galih segera merebut tespek itu dari tangan anisha dan berpindah memperlihatkan kepada mang Burhan dan bi Siti


" ini namanya Non Anisha positif hamil den "


setelah mendengar ucapan mang Burhan galih langsung memeluk tubuh ramping anisha dan menciumi seluruh wajah sang istri


" terimakasih sayang,, aku ga tau lagi harus ngomong gimana sekarang,, pokoknya aku bahagia Banget "


" iya mas,, aku juga bahagia banget,, "


galih melepaskan pelukan nya dan menatap lekat wajah Anisha


" kita harus kasih tahu umi abi, dan ayah sama bund sayang,, kita harus pulang sekarang ya.. "


" ya sudah terserah kamu aja,, aku nurut aja deh "


" iya,, kita harus pulang sekarang,, ini kabar bahagia sayang,, mereka harus tau "


" iya mas,, ayo kita pulang,, "


...----------------...


anisha dan galih sudah berada di dekat mobil mereka di antar oleh keluarga mang Burhan


" den sering-sering berkunjung ke sini ya den,, "


" in sya Allah mang,, mamang juga harus berkunjung ke rumah ya,, "


" in sya Allah den,, "


" Non Anisha selamat ya atas kehamilan ya "


" iya bi terimakasih untuk semuanya,, "


" iya Non hati-hati di jalan "


putri yang baru saja pulang dari pasar langsung menghampiri mobil anisha dan galih yang terdapat orang tua nya


" assalamu'alaikum,, ini kenapa semua berkumpul di sini ya? "


" waalaikumsalam,, ini lho put non Anisha dan den galih mau pulang ke kota,, "


" Hati-hati di jalan mas, mbak,, "


" iya terimakasih put,, ya sudah kita langsung jalan aja ya,, nanti kemaleman sampe ke Jakarta "


" iya den,, Hati-hati "


" iya mang,, assalamu'alaikum "

__ADS_1


" waalaikumsalam "


mobil galih melaju dengan kecepatan sedang menuju Jakarta kota yang cukup keras bagi orang-orang yang merantau ke sana


Mobil


tangan anisha tak lepas dari genggaman tangan galih dengan menciuminya


" mas udah dong,, jangan di ciumi terus keringetan tuh tangan aku "


" hehehe,, ga mau yank,, aku ga mau lepasin gimana? "


" mas kamu fokus nyetir aja,, lepasin tangan nisha dong,, "


" ya udah deh iya,, aku lepasin nih,, "


akhirnya lepas juga tangannya,, batin anisha


" sayang aku ga tau lagi harus bilang apa selain terimakasih "


" iya mas,, sama-sama aku juga bahagia banget atas kehamilan ini,, "


2 jam berlalu


setelah 2 jam lamanya menempuh perjalanan akhirnya galih dan anisha sampai di kediaman rumah yang di beli galih


galih menatap ke samping melihat sang istri yang sudah terlelap di kursi samping nya


ingin rasanya dia membangun kan istrinya tapi rasa kasihan terbesit di benaknya akhirnya galih keluar dari mobil nya dan berputar ke arah pintu mobil sebelah


di gendong nya anisha yang terlelap sampai masuk ke kamar dan di letakkan nya di atas Kasur mereka


setelah meletakkan anisha di atas kasur galih berjalan ke arah kamar mandi ternyata dia hendak membersihkan dirinya


anisha terbangun setelah dirasa nyaman dengan tidur nya,, membuka mata secara perlahan terkejut itulah yang di rasakan anisha ternyata dia sudah di dalam kamar nya dan sang suami


anisha berjalan ke arah kamar mandi setelah mendengar suara gemericik air anisha lngsung keluar dari kamar dan menuju ke dapur


" semoga bahan makanan masih ada "


anisha ternganga setelah melihat isi lemari es nya ternyata sudah terisi lengkap dengan sayuran hijau nya



" ini pasti ulah mas galle "


anisha akhirnya memasak bahan makanan yang sudah tersedia di dalam kulkas


***


sedangkan di dalam kamar setelah keluar dari kamar mandi galih berniat ingin membangun kan anisha untuk menyuruh nya mandi


dia terkejut setelah melihat ke tempat tidur sang istri sudah tidak berada di sana


" anisha kemana? "


dengan cepat galih berpakaian tidur dan keluar dari kamar mandi hanya satu tujuan laki-laki itu adalah dapur dia sangat yakin bahwa sang istri sudah berada di sana beekutat dengan segala bumbu-bumbu dapur


setelah sampai di pintu dapur dia sudah melihat anisha sedang sibuk memasak laki-laki itu melangkah kebelakang anisha dan melingkarkan tangannya di pinggang sang istri


" astaghfirullah,, mas "


" kenapa sayang? "


" kenapa apanya mas? "

__ADS_1


" kenapa kamu memasak sayang,, kamu lupa ada calon anak kita di sini "


ucap galih sambil mengusap perut rata anisha dengn lembut


" ga papa mas,, sebentar aja kok,, "


" tapi sayang "


" udah,, sekarang kamu duduk di meja makan sana tunggu sebentar lagi masak kok,, "


" ya sudah,, jangan lama-lama "


" iya sana ih,, "


akhirnya galih duduk di kursi meja makan sambil melihat anisha berkutat di dapur


beberapa menit kemudian...


" taraaaaa,, makanan nya sudah jadii,, ayok mas bantuin nisha ngambil nasi sana "


" Oke sayangg,, "


setelah semuanya sudah lengkap tersaji di atas meja makan Galih dan anisha segera melahap makanan yang ada


setelah makan malam mereka pun membersihkan piring kotor dan alat masak yang kotor yang tadi anisha gunakan untuk memasak


setelah semuanya selesai anisha dan galih memilih menonton TV sembari menunggu adzan isya tiba


( Nt. mereka sampe jam 17 : 20 ya gaes)


setelah terdengar adzan isya merekapun melaksanakan sholat isya dan beranjak tidur


" mas Nisha belum ngantuk,, nanti aja ya tidur nya pliss "


" Enggak boleh,, ibu hamil itu ga boleh tidur larut "


" kan ini masih jam 8 mas,, "


" jam berap kek apabila sudah malam waktu nya tidur paham sayang? "


" paham "


setelah Perbincangan unfaedah suami istri itu akhirnya mereka terlelap di dalam selimut yang sama dan saling berpelukan


...----------------...


matahari sudah menyapa seluruh makhluk bumi memperingati bahwa mereka bisa melanjutkan aktivitas di pagi hari ini


anisha sudah siap dengan baju nya hari ini anisha dan galih berencana hendak memeriksakan kandungan anisha ke dokter kenalan anisha


" mas aku udah siap nih " teriak anisha sembari membereskan tempat tidur nya


" iya sayang tunggu sebentar " galih menjawab dari kamar mandi


setelah selesai bersih-bersih kamar anisha duduk di sofa dekat pintu kamar nya


" sayang yuk berangkat "


-------------------------


Bersambung...


###


jangan lupa tinggalkan jejak 👣 ya qaqa

__ADS_1


jangan suka jadi pembaca gelap ya qaqa


terimakasih...


__ADS_2