
" Nish kamu kenapa sih... kok ngomong kek gitu sama galle.. kasiha dia nish!! "
anisha menghentikan langkah nya dan berbalik menghadap anggia dengan tatapan tajamnya yang menusuk
" ikut aku "
anggia hanya mengikuti langkah kaki anisha berpijak dan akan membawa nya kemana dia hanya menurut saja
setelah berjalan cukup lama dan mereka sampai di lantai paling atas atau di lantai terakhir anisha menatap indah kota mesir itu di sore hari itu
" Nish kita ngalih kesini? "
" kamu mau tau kan kenapa aku harus ngomong kek gitu sama galle kan? "
" hmm ya nish.. "
sebelum anisha bicara anggia sudah siap dengan ponselnya bersiap untuk merekam semua pembicaraan nya dan anisha di sana dan nanti akan dia dengarkan dengan galle
flashback on
setelah pulang dari kampusnya yang melelahkan anisha langsung membersihkan diri dan melaksanakan sholat ashar
setelah sholat ashar anisha duduk di sofa ruang tengah apartemen nya di temani cemilan dan teh hangat di atas meja kecil sembari menonton acara TV
tak lama dering ponsel terdengar segera anisha mengangkat panggillan tersebut ternyata dari Ayah-nya di Indonesia
Anisha : Hallo assalamu'alaikum yah
Ayah dimas : waalaikumsalam sayang apa ayah menganggu mu?
anisha : tidak ayah tidak menganggu sana sekaki.. kenapa ayah menelfon nisha di jam malam begini?
ayah dimas : nisha ayah hanya ingin menagih janji kamu dengan ayah.. kamu masih ingat kan?
anisha : janji apa yah.. maaf anisha lupa bisa ayah ingatkan anisha kembali
ayah dimas : tentu baiklah.. ayah ingin menagih janji mu tempo hari bahwa kamu akan menurut dengan ayah sekalipun ayah menjodohkan kamu dengan laki-laki pilihan
ayah.. kamu ingat sekarang?
anisha : oohh itu iya sekarang nisha ingat.. kenapa yah kok tiba-tiba ayah menagih janji itu?
ayah dimas : ayah mau kamu menikah dengan laki-laki pilihan ayah
anisha : ( terkejut!! diam tak menjawab)
ayah dimas : hallo nak!! nisha
__ADS_1
anisha : ( tersadar) hah iya yah apa?
ayah dimas : bagaimana kamu mau kan menepati janji kamu itu hmm?
anisha : yah kalau ada laki-laki lain yang anisha sukai bagaimana?
ayah dimas : ya kamu tepis rasa itu!! ayah hanya mau menagih janji kamu tempo hari!!
anisha : hmmm
ayah dimas : anisha kamu ingat kan.. tempo hari kamu sudah berjanji dengan ayah dengan memegang kedua kaki ayah supaya ayah membatalkan perjodohan kamu Tempo hari ingat kan?
anisha : hmm ya ayah nisha masih ingat.. baiklah.. tetapi nisha masih mau kuliah yah nisha mau menyelesaikan studi nisha di sini
ayah dimas : baiklah ayah akan menuruti keinginan kamu ini.. kebetulan juga anak dari ayah sama bunda itu masih kuliah dan hendak menyelesaikan dulu studi nya.. jadi kami memutuskan akan menikahkan kalian setelah kalian menyelesaikan studi kalian masing-masing bagimana?
anisha : iya yah anisha oaky.. atur aja lah yang penting nisha bisa menyelesaikan studi dulu.. makasih banyak yah..
ayah dimas : ya sayang sama-sama
anisha : baiklah ini sudah malam nisha hendak tidur dulu yah besok ada kelas pagi assalamu'alaikum
ayah dimas : waalaikumsalam sayang belajar yang rajin okay
anisha : iya yah
kembali lagi di lantai terakhir gedung apartemen anisha anggia mendengar sekaligus merekam semua pembicaraan anisha tanpa di ketahui oleh si empunya suara
" jadi karena itu kamu mau mutuskan silaturahmi dengan galle? "
" ya nggi! kamu benar "
" tapi kenapa kamu harus memutuskan silaturahmi hmm? "
" karena.. "
" dan juga tadi kamu bilang kamu menyukai seseorang? siapa dia nish? "
" orang yang saat ini aku jauhi nggi " tersenyum miris ke arah anggia
" tapi kenapa nish? "
" aku nggak mau aku khilaf mencintai nya terlalu dalam akan membuat luka di hatiku yang paling dalam nantinya.. sejujurnya saat ini aku tengah merasakan sakit kala kenyataan menyuruh ku untuk menjauh dengan nya.. " dengan tatapan sendu nya kedua kelopak matanya mengeluarkan air mata
" Anisha aku sebagai seorang sahabat hanya mau yang terbaik buat kamu.. aku akan mendukung semua keputusan kamu aku yakin itu yang terbaik buat kamu dan galle "
" terimakasih nggi kamu sudah ngertiin aku "
__ADS_1
" Sama-sama itulah gunanya seorang sahabat nish "
***
Di kamar apartemen lain dua laki-laki tengah duduk di meja makan Radit terlihat sangat menikmati makan malam nya itu sedangkan Galih terlihat tidak begitu menikmati dan terus memakan makanan nya tanpa ekspresi apa pun
tring notif pesan dari ponsel Radit yang ada di samping piring nya itu dengan segera dia membuka dan ternyata pesan anggia mengirimkan pesan suara dan tentunya mereka sudah bertukar nomor ponsel satu sama lainnya
" lih anggia mengirim pesan suara coba kita denger sama-sama "
" kagak ah nanti isinya sayang met tidur ya mimpi indah " sambil menirukan suara perempuan
" apaansi lih!! kalo ente kagak mau denger kagak papa biar ana aja yang denger "
Radit mendengar kan isi pesan suara yang di kirim anggia dengan satu ekpresi yaitu terkejut Galih mengernyit heran degan ekpresi Radit
setelah selesai mendengar kan isi pesan suara dari anggia Radit menatap fokus ke arah Galih
" lih kayaknya cukup sampai di sini aja ente berjuang buat deketin anisha lih "
" maksud ente apaansi dit? ana kagak ngerti "
" coba ente dengerin dulu yah " sambil menyerahkan ponselnya ke arah Galih segera Galih mendekatkan ponsel radit ke arah telinga nya terlihat ekpresi yang sama dengan radit yang muncul di wajahnya
" jadi_"
" lih jadi cinta ente tidak bertepuk sebelah tangan lih.. ternyata anisha juga mencintai ente lih "
" iya.. karena cinta itu juga anisha menjauhi ana dit "
" ente yang sabar ya lih.. percayakan semuanya kepada Allah SWT.. "
" hmm iya dit "
***
di Indonesia di sebuah kamar terdengar lantunan ayat suci Al-Quran dari kamar zahra ya dia sedang membaca Al-Quran yang di berikan oleh anisha dia sudah mendapatkan satu surat yang di tulis oleh anisha yang di letakkan di setiap akhir juz
isi surat anisha di Al-Quran
assalamu'alaikum gadis manis nya mbak baca terus ya jangan pernah bosen okay.. mbak cuma mau bilang kamu jangan nyusahin bunda sama ayah turutin apa kata mereka ya.. jangan pernah ngelawan jangan membantah mereka lagi ya dek..
belajar yang rajin jangan mikir soal cowok dulu pikiran dulu pelajaran dan sekolah kamu okay.. surat di juz ke dua nanti mbak akan sampaikan yang harus mbak sampaikan sama kamu okay.. untuk sekarang cukup sampai di sini dulu.. assalamu'alaikum gadis manisnya mbak
ya begitu lah kira-kira isi pesan yang di tulis oleh anisha untuk zahra
----------------
__ADS_1
Bersambung