Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 50


__ADS_3

" nggak usah nish.. sini biar aku aja "


" udah deh galle.. jangan ngebantah iky bisa gak sih.. iky itu mau nya sama aku bukan sama kamu.. "


" tapi nish iky berat "


" nggak ah biasa aja tuh.. "


" huff Okay "


anisha menghampiri semua orang yang duduk di sofa ruang tamu


" bund.. abi sama umi anisha mau main sebentar sama iky ya "


" iya nish. galle temenin anisha main sama iky "


" tapi bi.. galle_ "


" galle "


" iya deh bi "


galle anisha dan iky keluar dari rumah mereka akan bermain di halaman rumah di dekat ayunan yang di duduki oleh galle tadi


anisha melempar bola ke arah iky yang sudah menunggu bola itu


" iky tangkap bolanya "


Hap!! " yeaaaay " anisha tersenyum senang melihat rizky yang tampak begitu bahagia


Galih duduk di ayunan memperhatikan anisha dan rizky yang sedari tadi terus bermain


" Nisha.. " anisha menoleh ke arah Galih yang memanggilnya


" ya galle "


" kemarilah cuacanya panas istirahat sebentar "


" Mmm.. iky kita istirahat dulu ya di sana " Rizky menganguk


anisha da iky duduk di atas ayunan iky di pangku oleh anisha yang duduk di samping Galih


" Rizky ambilin ica nya minum dong sana "


" baik paman.. ica sebentar ya " Anisha menganguk rizky masuk ke dalam rumah mengambil kan minum untuk anisha


" aku dengar kau akan menikah nisha? " anisha menoleh ke arah Galih


" iya aku akan menikah " sambil mengangukkan kepala


" dengan siapa nish? " anisha menggeleng " aku tidak tau namanya.. dan memang aku sendiri lah yang tidak ingin tau namanya "


" kenapa nish? " anisha menunduk " aku masih belum siap untuk menjalani bahtera rumah tangga galle.. aku takut akan pernikahan galle.. "


" takut karena apa? "

__ADS_1


" takut kalo pernikahan ini tidak berjalan dengan baik.. dan akan kandas di tengah jalan.. karena tidak di dasari dengan cinta "


" apalah arti cinta nisha.. jika tidak dapat di ungkapkan dengan orang yang kita cintai itu " Galih berusaha untuk menyindir anisha dengan kata-kata nya


" heh.. kau benar galle.. apalah arti cinta jika orang yang kita cintai tidak tau tentang rasa yang kita simpan untuknya "


" aku dengar juga kau hendak menikah galle? " Galih menoleh ke arah anisha


" kau tau? " anisha menganguk lemah " dari siapa? "


" dari anggia dia tau karena Radit yang bilang " Galih menganguk mengerti


" siapa wanita itu? kau bertemu dengan nya di mana? cerita kan sedikit tentangnya galle "


Galih tersenyum miring kala mendengar pertanyaan anisha


" wanita itu bukan pilihan ku.. dia pilihan abi dan umi.. aku tak pernah bertemu dengan nya.. dan yang aku tau.. aku akan menikahi nya dengan sisa rasa cinta yang kumiliki.. mungkin aku akan menyakiti hatinya karena sesungguhnya rasa cinta ini bukan sepenuhnya untuknya melainkan untuk wanita yang sedang bicara denganku saat ini " anisha terkejut mendengar ucapan Galih


" kenapa nisha? kenapa kau diam "


" galle.. ini salah seharusnya kau tidak menyimpan rasa cinta itu untuk ku.. "


" aku bisa apa nish? aku bisa apa? hah!! rasa ini tumbuh begitu saja.. "


" sejak kapan galle...? "


" sejak tiga tahun silam "


anisha menepuk-nepuk dada nya yang terasa sesak


" tapi galle.. dengan kau mengatakan semua ini aku yang merasa terbebani "


" terbebani apa? orang yang merasa terbebani dengan ungkapan cinta biasanya juga memiliki rasa yang sama dengan nya.. apakah kau mencintai ku juga nish? "


" harusnya rasa ini tidak ada galle.. aku khilaf.."


" maksudmu? "


" tiga tahun silam aku juga merasakan rasa yang sama untukmu.. tetapi semuanya kandas saat ayah menelfon ku dan mengatakan aku sudah di jodohkan dengan anak temannya.. aku harus menapati janji ku galle.. aku pernah berjanji untuk akan menuruti apa kata ayah sama bunda... apa pun itu.. sekalipun dengan siapa aku menikah.. "


" jadi kau juga sama seperti ku nish.. kita saling mencintai tetapi tidak dapat bersatu.. karena sebuah perjodohan yang orang tua kita buat dengan anak teman-teman mereka.. di sini kisah cinta kita yang menjadi korban nish.. "


" apa kau menyesal galle telah mencintai ku? "


" tidak ada kata menyesal nish dalam mencintai.. karena jika kita siap untuk mencintai seseorang maka kita juga akan siap untuk merasakan sakit "


" kau benar galle.. jadi berjanjilah denganku kau akan mencoba mencintai istri mu nanti sepenuh hatimu itu dan lupakan aku.. anggap aku tidak pernah hadir di dalam hidupmu "


" aku akan mencoba nya.. kau sendiri? "


" aku juga akan mencoba mencintai suami ku nanti... sepenuh hatiku mampu untuk mencintai nya "


" semoga kita dapat mencintai pasangan kita masing-masing kelak nish "


" iya amin galle amin.. hiks.. "

__ADS_1


" hey mengapa kau menangis nisha? "


" entahlah galle.. aku merasa tidak sanggup untuk itu... hatiku mengatakan untuk memperjuangkan cinta kita.. tetapi fikiran ku mengatakan cinta ini harus di lenyapkan.. aku tengah berperang melawan hati dan fikiran ku saat ini galle "


" maafkan aku galle.. aku seharusnya tidak mengatakan semua ini.. justru dengan aku mengatakan semua ini.. akan membuat perasaan jadi boomerang dengan apa yang harus kau pilih.. aku harap setelah kau mendengar kata-kata ku barusan ku tetap akan menikah dengan pilihan kedua orang tua mu galle.. sudah cukup aku bicara.. aku permisi assalamu'alaikum " Galih tidak dapat bicara atau bereaksi seperti apa dia bingung dia dilema


***


" ica maafkan iky ya tadi tidak mengantarkan minum untuk ica.. soalnya iky sakit perut tadi.. "


" tidak masalah boy.. ica juga akan segera pulang ini sudah hampir tengah hari.. bund mari kita pulang "


" iya nish ayok.. "


" lho kok pulang si.. cepat sekali nisha "


" nisha harus berkemas umi "


" oh baiklah sayang.. kamu jaga kesehatan di sana ya baik-baik di sana okay "


" iya umi nisha pamit sama bunda assalamu'alaikum "


" waalaikum salam "


umi dan abi mengantar anisha dan bunda lia sampai di mobil mereka


tit.. tit..


abi dan umi hanya melambaikan tangan saja ke arah mobil anisha yang sudah melaju menjauh dari rumah besar nya


" galle ngapain di situ ayok masuk "


" iya umi galle akan masuk ke kamar mau packing besok galle akan berangkat ke bandung "


" duh kok pada pergi si ini "


" maksud umi? "


" tadi nisha mau berangkat juga ke kairo sekarang kamu galle.. "


" sudahlah mi jangan bahas anisha lagi galle sudah tidak ingin mendengar namanya lagi sekalipun itu hanya dalam tulisan di atas kertas.. "


" kok begitu galle "


" galle hanya ingin memenuhi keinginan kalian untuk menikah dengan wanita pilihan kalian.. tanpa ada rasa cinta lagi terhadap anisha "


Galih berlalu ke kamar nya meninggalkan kedua orang tua nya yang tengah saling melemparkan pandang mereka


----------------------------


cinta kok rumit amat ya


jadi pusing deh


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2