
setelah masuk ke dalam rumah anggia terkejut karena rumah nya sudah di hias
" wah siapakah yang mendekorasi rumah ini? "
" ya jelas aku lah nggi.. masa setan.. hahah "
" kali aja setan yang mendekor nya, oh iya mana kejutan nya nish? "
" ya sudah yuk kita ke kamar baby Rayyan, di sana lah kejutan nya berada "
anisha dan anggia berjalan bersama menuju kamar baby Rayyan, sedangkan Radhit menggendong baby Rayyan
" assalamu'alaikum, mana ya kejutan nya?... "
" waalaikumsalam, inilah kejutannya anisha "
jawab nenek yang habis keluar dari tempat persembunyian nya,
" nenek.. "
" Iya cucuku kemarilah peluklah nenekmu ini "
anggia berjalan di bantu oleh anisha menuju posisi neneknya sekarang, anggia langsung memeluk erat tubuh sang nenek
memang benar saat hamil baby Rayyan anggia sangat merindukan Nenek nya, tetapi dia bersama suami tidak dapat bepergian jauh di karena kan anggia sedang hamil, juga takutnya anggia akan lelah duduk berjam-jam di dalam pesawat
" nenek.. hiks.. anggia merindukan nenek.. "
" nenek pun sayang.. sangat merindukan mu "
anggia melepas pelukan nya dan beralih menatap anisha yang sedang tersenyum manis
" nish.. makasih banyak, aku memang sangat merindukan nenek.. "
" iya sama-sama nggi.. oh iya astaghfirullahhaladzim, baby Rayyan nya ketinggalan di luar.. "
saat anisha keluar dari kamar anggia baru sadar dengan keadaan kamar anaknya itu
anisha masuk ke dalam kamar baby Rayyan bersama baby Rayyan di gendong nya di ikuti oleh 2 Laki-laki itu
__ADS_1
" Nisha.. ini kamu dan nenek yang mendekor nya? "
" bukan cucuku, ini semua hanya anisha yang mendekor nya.. seorang diri.."
" ah.. tidak nek.. nenek pun membantu tadi "
" nenek hanya membantu sedikit-sedikit saja, yang dominan mendekor itu kamu sayng "
" ya sudah.. siapapun yang mendekor nya.. aku ucapkan terimakasih banyak untuk kalian "
" Sama-sama nggi... minggir kamu nggi, anak ku akan ku baringkan di kasur nya minggir "
anggia bergeser sedikit memperhatikan anisha meletakkan anaknya di kasur kecil itu
" nah sekarang kan jadi tambah ganteng Rayyan nya "
" ganteng apanya dia miring gitu jadi mukanya ga keliatan "
" biarin lah.. asal dia nyaman "
" iya nek.. " // AngNish berujar secara bersamaan dan sama-sama menundukkan kepala
jam sudah menunjukkan pukul 01.20 siang hari para tamu sudah mulai berdatangan ke rumah sederhana milik anggia dan Radit karena memang sesuai rencana anisha dan suami bahwa sehabis baby Rayyan pulang dari rumah sakit mereka akan langsung mengadakan tasyakuran pemberian nama
setelah acara pemotongan Rambut baby Rayyan tadi saat nya acara untuk seorang ustadz kenalan galih untuk memberikan tausiah berkaitan dengan walimatul tasmiyah
" assalamu'alaikum wr. wb. ibu-ibu, bapak-bapak, sekalian semua yang telah mau menyempatkan hadir di rumah sederhana kami hari ini kami ucapkan beribu-ribu terimakasih dan juga beribu-ribu syukur kepala Allah SWT yang insyaallah kita semua yang hadir di sini di beri Kemuliaan dan Rahmat Allah yang selalu di limpahkan ke pada kita semua AMIN.. "
" di sini saya sekeluarga sudah mengundang salah satu ustadz kita yang sudah hadir di sini, beliau ini adalah senior saya saat berkuliah di khairo beliau juga salah satu pengajar di pesantren milik abi saya.. saya mewakili beliau untuk memperkenalkan diri Nama beliau adalah Ustadz khalid zakir wahabi, beliau hadir di sini untuk memberikan sekiranya sepatah dua patah kata tausiah, untuk waktu dan tempat saya persilahkan "
" assalamu'alaikum wr. wb. "
" waalaikumsalam wr. wb "
" Hadirin para undangan yang kami hormati. Untuk mengawali pembicaraan kami marilah kita menuju syukur kepada Allah Swt, karena pada siang hari ini kita bisa berkumpul memenuhi undangan bapak Raditya sekeluarga dalam rangka pemberian nama putra yang pertama nya.
Radit yang tengah duduk di kamar bersama anggia menemani baby Rayyan tidur terkejut karena acara ini bukan dirinya yang merencanakan melainkan galih dan istri
" Hadirin para undangan yang kami hormati. Bapak Raditya sekeluarga merasa gembira, bahwa dengan kelahiran putra yang pertamanya, dan malam ini insya Allah saya akan mewakili bapak Raditya sekeluarga untuk mengumumkan namanya dihadapan para undangan. Sebelum nama tersebut saya umumkan, perlu saya sampaikan kepada saudara sekalian, bahwa kelahiran putra yang pertama, tepatnya hari selasa malam, jam 10.30 tanggai 9 September 2019. Dan secara resmi diberi nama: MUHAMMAD RAYYAN SABIR Mudah-mudahan dengan nama tersebut menjadi anak shalih,berbakti kepada orang tua, berguna bagi agama nusa dan bangsa."
__ADS_1
"AMIN" ucap seluruh tamu undangan yang hadir
" Hadirin para undangan yang kami hormati. Kita diundang oleh Bapak Raditya sekeluarga, dalam rangka mengungkapkan rasa syukur kepada Allah Swt, atas kelahiran putra pertama, dalam keadaan selamat, baik ibunya, maupun putra yang dilahirkan. "
" Hadirin para undangan yang kami hormati. Sebelum kami akhiri, dalam kesempatan ini, perlu saya sampaikan sesuatu yang ada kaitannya dengan masalah tersebut. Memang anak itu merupakan amanat yang harus dijaga dengan sebaik mungkin. Karena pada hakekatnya orang tua mempunyai kewajiban membimbing, mengarahkan, membina, serta mendidik terhadap putra-putrinya dengan baik, agar kelak menjadi anak yang benar memiliki budi pekerti yang terpuji. Tanpa dididik dan dibina mulai dini. Mugkinkah akhlak yang terpuji bisa dimiliki oleh putra-putri kita semua, mustahil hal ini bisa terealisasi. Jadi kebiasaan memperhatikan anak-anak mulai sedini harus betul-betul diterapkan, agai hantinya bisa menjadi anak yang cenderung untuk berbuat baik, karena orang tua selalu memperhatikannya. Namun sebaliknya bila orang tua kurang perhatian terhadap putra-putrinya, maka jangan meng-harapkan menjadi anak yang baik, terarah, terkontrol. "
" Hadirin para undangan yang kami hormati.
Ingatlah bahwasannya membiarkan anak adalah dosa besar, karena anak sebagai titipan dari yang Kuasa, yang harus dipelihara, dengan baik. Kesadaran dalam mendidik anak-anak haruslah menjadi kebiasaan dalam kehidupan berumah tangga. Bila orang tua sangat mengharapkan mempunyai putra dan putri yang shalih dan shalihah, maka tidaklah lepas dari didikan orang tua yang sesungguhnya. "
semua para tamu yang hadir mendengarkan dengan baik dan seksama mengamati wajah yang sedang berbicara
" Para undangan yang kami hormati.
Berkaitan dengan masalah kewajiban orang tua terhadap putra-putrinya, sebagaimana yang dijelaskan oleh Nabi Saw. dalam sabdanya yang berarti
Hak anak atas orang tuanya (yang harus dilaksanakan) ialah : memberikan natha baik, mendidik dengan baik, mengajarkan baca tulis, berenang, melepaskan anak-anak panah, dan tidak memberi rezeqi kecuali yang halal, dan menikul: 1ran bila telah dewasa.
(HR. Hakim). "
" Itulah kewajiban orang tua terhadap anak-anaknya yang harus dilaksanakan dengan ikhlas semata-mata mencari ridlah Allah Swt. Bila anak-anak kita telah mencapai umur tujuh tahun, maka orang tua agar menyuruh anak-anaknya untuk melakukan shalat. Dalam hal ini nabi Saw. menegaskan dalam sabdanya yang berarti :
Peritntahkahlah anak-anakmu shalat bila sampai umur tujuh tahun, dan pukullah bila mereka telah sampai umur sepuluh tahun, serta pisahkan diantara mereka dari ran-jang tidur (HR. Abu Dawud)."
" Dari dua sabda Nabi SAW. yang saya kemukakan tadi dengan harapan agar orang tua menyadari, dan mau melaksanakan kewajibannya penuh dengan sadar, semata-mata mencari ridlah Allah Swt. "
" Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan hari ini mudah-mudahan membawa manfaat. Kurang lebihnya saya dalam menyampaikan tadi minta maaf yang sebesar-besarnya. Billahi taufiq wal hidayat.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh."
" waalaikumsalam wr. wb "
setelah ceramah singkat yang di sampaikan oleh ustadz khalid tadi semua tamu hadirin mengambil nasi yang sudah berada di dalam kotak untuk di bawah pulang atau makn di tempat
_________________________
bonus
mamah dan papa baby Rayyan
__ADS_1
BERSAMBUNG