Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 95


__ADS_3

setelah melewati hari yang paling melelahkan bagi kedua pasutri baru itu sekarang mereka sudah berada di kamar mereka yang sudah di hias sedemikian rupa itu seperti kamar pengantin baru pada umumnya



kini kedua pasutri itu sudah menyelesaikan ritual mandinya dan telah berganti pakaian dengan baju tidur masing-masing


tak lama ada yang mengetuk pintu kamar mereka dan galih yang membuka nya terlihat lah zahra bersama 3 wanita di belakang nya dengan membawa troli besar berisikan kado dari para tamu yang hadir


" assalamu'alaikum kak "


" waalaikumsalam, kenapa ra? "


" ini aku membawakan kado kalian di taruh di mana? "


" owh.. bawa masuk aja ra "


galih membukakan pintu kamar nya dan zahra bersama 3 orang wanita masuk dan meletakkan kado-kado itu di dalam


anisha yang tengah memainkan handphone nya terkejut melihat begitu banyak kado yang di bawa adiknya


" astaghfirullahhaladzim zahra kenapa banyak sekali kadonya "


" mana zahra tahu mbak asalkan mbak tau ya ini baru setengah dari kado-kado itu di mobil masih ada 3 troli gede mbak "


" masyaallah ya sudahlah taruh saja di sana ra.. di pojok sana "


" oke baiklah mbak "


" ayok teman-teman kita ambil lagi kadonya di mobil "


zahra keluar dari kamar kedua pasutri baru itu untuk mengambil kado-kado yang lain di dalam mobil


tak lama zahra kembali masuk ke dalam kamar mereka tanpa memgetuk pintu kamar lagi karena pintu nya sudah terbuka


" mbak kadonya sudah semua "


" makasih ra.. "


" ya sudah zahra keluar dulu ya "


" iya "


kini di dalam kamar itu hanya ada anisha dan galih tampak anisha yang sedang menatap ke arah kado-kado itu


" kenapa sayang kok kamu melihat kado-kado itu terus "


" nisha masih tidak menyangka mas kadonya sebanyak itu "


" mas juga tidak menyangka nish.. tapi allhamdulilah berarti teman-teman kita peduli sama kita sayang.. "


" hmmm "


galih duduk di sebelah anisha dia hendak melayang kan sebuah kecupan singkat di bibir anisha tapi mungkin waktu sedang tidak berpihak kepada dirinya karena suara ketukan pintu itu terdengar lagi dengan sangat terpaksa galih membukakan pintu kamar mereka dan nampak lah ketiga manusia dewasa dan dua anak kecil siapa lagi kalau bukan keluarga kecil frans dan Rya yang baru mendarat di Indonesia tadi sore


" masuklah kak "


" iya terimakasih galle "


Rya yang pertama masuk ke dalam kamar mereka dan langsung memeluk anisha dengan rindunya dia bahkan memberikan kecupan-kecupan di wajah adik iparnya itu


" aduh anisha aku merindukan dirimu sayang.. "


" iya kak nisha juga merindukan mu "


" duduklah kak "

__ADS_1


" terimakasih nish "


" hallo kak ai.. kapan kalian berangkat dari jakarta kenapa baru sekarang sampainya "


" hahahahahaha jangan marah nish.. ini semua karena Rya.. dia yang meminta kakak ipar mu ini untuk menunggu nya jadi kami menunggu nya baru berangkat "


" maafkan aku nish.. aku tidak mempunyai transportasi jika ke sini sendiri jadi aku meminta kak frans untuk menunggu dan kita pergi bersama "


" tidak masalah kak yang penting kan kalian sudah datang "


" iya.. oh iya nish.. ini kado dari aku maaf ya cuma ini yang bisa aku berikan untukmu nish.. "


" ah.. terimakasih banyak kak Rya.. padahal nisha tidak mengharap kan kado dari kakak tapi berhubungan kakak sudah menyiapkan dan menyerahkan kadonya dengan senang hati nisha menerimanya "


" astaghfirullah sayang "


" hahahahahahahh.. "


" sama-sama nish.. "


" nisha ini dari aku ya "


" makasih kak ai.. "


" dan ini dari aku nish "


" maksih kak rans "


" aduh kenapa semuanya ke anisha si kenapa ga ke galle aja "


" terserah kami lah "


galih memajukan bibirnya sambil bersidekap dia memiringkan Kepala nya ke arah anisha tetapi anisha malah bermain bersama fanny


" aduh.. fanny makin berat ya kak ai "


" semoga fanny sehat selalu ya kak ai "


" iya nish amin "


" oh iya kak Rya.. "


Rya yang sedang bermain bersama Rizky dan galih menoleh ke arah anisha yang tengah memangku fanny


" kenapa nish? "


" kakak kapan datangnya ke Indonesia? bukannya kakak dari luar negeri ya? "


" tadi sore nish.. dan setelah mendarat aku langsung ke rumah kak rans bahkan aku ga sempet ganti baju liatlah aku pakai baju apa "


" hahahah.. aku takut telat ke sini nish takutnya kemaleman datengnya jadi ga sempet deh bertemu dengan kamu "


" iya-iya "


" ya sudah nish kita ke rumah abi dulu ya.. aku mau mandi badan ku sudah lengket ini "


" iya kak makasih ya sebelumnya "


" iya sama-sama ayo kak Rans "


" hmm iya ayok.. "


" sini fanny sama umi ayo sayng "


airin mengambil alih tubuh fanny dari gendongan anisha tetapi fanny malah menangis

__ADS_1


" aduh sayang kenapa nangis sih "


" hahahah.. fanny sayang cup cup besok kita main lagi ya sayang "


seketika fanny langsung berhenti menangis dia langsung mengulurkan tangannya kepada sang umi


" ya sudah kalo gitu kita pamit ya nish galle... "


" iya kak makasih banyak "


frans memeluk galle dan berbisik di telinga adiknya itu


" galle buatkan teman untuk Rizky dan fanny bermain ya.. kalo bisa selalu berojol langsung dua "


" tenang bang insyaallah "


frans terkekeh mendengar jawaban adiknya itu dan menepuk sebelah bahu galih


" ya sudah besok kita bertemu di rumah abi ya galle bawa juga anisha karena aku masih belum puas bertemu dengan anisha "


" iya kak Rya iya "


setelah kepergian keluarga kecil frans dan juga Rya galih dan anisha kembali masuk ke kamar mereka


" galle aku mau membuka kado dari kak Rya ya "


" besok saja ya sayang.. sekarang ini kita melakukan pahala yuk "


" hah maksudnya galle? "


" sayang Rizky dan fanny meminta temn untuk mereka bermain sayang kita harus memberikannya bukan? "


" oh iya sayang tadi juga zahra meminta perempuan kepada ku.. "


" hemmm... jadi maksud dari suamiku ini untuk melakukan seperti kemarin? "


" hahahah.. iya sayang.. mau ya.. kau tidak capek kan? "


" baiklah dengan senang hati aku meladenimu suami ku "


" ini baru istri ku.. "


dan galih segera melakukan aksinya terhadap anisha


di kediaman Asfaradzhi


Rya dan keluarga kecil frans baru saja sampai di rumah abi mereka rencananya mereka akan menginap beberapa hari di sana


kini mereka tengah duduk di ruang keluarga bersama abi dan umi mereka


" Rya bagaimana? kau sudah menemukan calon mu atau belum nak? "


" umi Rya takut untuk memilih laki-laki di luar sana untuk di jadikan suami "


" baiklah mungkin kamu masih belum bertemu jodohmu sayang.. sabar ya "


" iya umi "


" umi.. abi dengar anisha punya kakak sepupu yang masih lajang rencananya abi mau bertemu dengan kakeknya anisha dulu untuk bertemu dengan kakak sepupunya anisha besok "


**bersambung


bonus


Rya**

__ADS_1



mohon bersabar semuanya butuh proses 💐


__ADS_2