
di mobil
" kak emang kakak ada keperluan apa ke rumah sakit? "
" temen ku nish, dia mau balikin mobil aku "
" mobil kakak emang kenapa? "
" jadi kemarin saat aku hendak ke rumah sakit ban mobil ku bocor di tengah jalan saat itu ada seorang laki-laki menghampiri ku nish.. dia mengantarkan ku ke rumah sakit dan mobil ku di bawa oleh anak buah nya ke bengkel nah sekarang dia mah balikin mobil ku... tadi di rumah dia sudah menelfon dan aku bilang tunggu aku di halaman rumah sakit saja "
" emang kenapa kakak ga nyuruh dia buat balikin kerumah aja? "
" takut abi salah paham nish "
" owh Oke.. nisha mengerti kak "
tidak ada percakapan lagi setelah pembicaraan rya dan anisha itu tak berapa lama suara notifikasi pesan dari ponsel rya berbunyi
ternyata pesan itu dari Ega yang mengatakan bahwa dirinya sudah berada di bawah pohon besar depan rumah sakit faradzhi
tak berapa lama kemudian mobil galih berhenti tepat di toko yang menjual kado dan hampers
" loh galle kenapa kita ke sini? "
" iya mas kenapa kita ke sini? "
" mas mau belikan hampers buat baby boy radit sayang yuk turun "
" aku di mobil aja ya galle kamu dan nisha aja yang turun "
" iya "
galih dan anisha memasuki toko itu meninggal kan rya di dalam mobil sendirian dengan ponselnya yang terus berdering
kali ini bukan suara notifikasi pesan melainkan nada dering yang menandakan panggilan masuk dan ternyata itu dari Ega
**panggilan terhubung
Rya** : assalamu'alaikum, kenapa kau menelfon ku?
Ega : waalaikumsalam, emang kenapa? kau lama sekali di jalan aku udah nunggu lebih dari 1 jam loh
Rya : maaf ya kau nunggu lama di sana soalnya ini adik dan adik ipar ku sedang ke toko untuk membeli hampers buat temen mereka yang baru melahirkan
Ega : owh ya? apakah masih lama?
Rya : seperti nya sebentar lagi soalnya mereka lagi di kasir tu
Ega : baiklah aku akan menunggu mu Rya
Rya : owh.. baiklah terimakasih Ega kau mau menunggu ku sebentar lagi
Ega : iya sama-sama tidak masalah, aku tutup dulu ya telfon nya
Rya : iya assalamu'alaikum
Ega : waalaikumsalam, rya hati-hati di jalan aku menunggu mu di bawah pohon Oke
Rya : heem
panggilan terputus
tak lama anisha dan galih masuk ke dalam mobil dengan membawa sebuah kotak berwarna hitam
" sudah kah? "
" sudah kak "
__ADS_1
" yuk mas jalan "
mobil galih berjalan menuju rumah sakit faradzhi dengan kurun waktu kira-kira 15 menit dari toko hampers
saat mobil galih memasuki kawasan rumah sakit faradzhi rya sudah melihat mobil milik Ega di bawah pohon besar di samping mobil Ega juga ada mobil nya
" galle berhenti di sini saja "
" kenapa kak berhenti? "
" tu mobil teman ku, ya sudah kalo kalian mau pulang, pulang aja ya, aku nanti pulang dengan mobil ku "
" iya kak hati-hati saat pulang nanti "
" iya galle aku keluar assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
setelah Rya keluar dari mobil galih dan berjalan menghampiri mobil milik Ega, galih segera memarkirkan mobilnya di parkiran roda 4
" ayok mas nisha udah ga sabar liat baby boy "
" iya sayang pelan-pelan aja jalan nya Oke "
" iya mas "
setelah bertanya ke resepsionis di mana kamar bersalin mawar akhirnya mereka berjalan menuju ruangan anggia di rawat
" mas ini ruangan nya kan? "
" sebentar mas telfon radit dulu "
" iya mas "
setelah menelfon radit segera keluar dan benar saja galih dan anisha sudah berada di depan ruangan anggia
" assalamu'alaikum sob, lama tidak bertemu "
" waalaikumsalam sob, "
radit melepas pelukan nya dengn galih dan mempersilahkan mereka untuk masuk terlihat lah anggia sedang menggendong bayi nya yang baru ia lahirkan itu
" assalamu'alaikum anggia "
" waalaikumsalam anisha "
anisha segera memeluk anggia karena sama seperti radit dan galih mereka sudah lama tidak bertemu pastinya kangen banget
" aku kangen banget sama kamu nish "
" aku juga kangan banget sama kamu nggi "
setelah cukup lama berpelukan anisha melepaskan pelukan nya dan matanya beralih ke seorang bayi mungil kecil dan lucu
" nggi ini anak kamu? "
" iya nish.. dia yang kemaren malam akun lahirkan "
" ganteng nya anak kamu nggi "
" eits.. bukan hanya anak aku.. ini anak kita nish.. kamu masih inget pembicaraan kita waktu di kairo? "
flashback on
anggia dan anisha sedang menikmati secangkir teh hangat yang di buat anggia di temani oleh bebrapa camilan
" nish.. nanti kalau kita udah nikah dan punya anak pasti akan sangat menggemaskan kan? "
__ADS_1
" nggi kalau nanti salah satu di antara kita punya anak lebih dulu aku mau kita yang memberi nya nama gimana? "
" maksudnya? "
" gini kalo nanti aku yang punya anak lebih dulu kamu yang akan memberikan nya nama begitupun sebaliknya "
" iya nish.. Oke.. dan juga.. kalo nanti aku yang duluan punya anak dan kamu belum Anak aku ya anak kamu juga.. Oke begitu juga sebaliknya anak kamu anak aku juga "
" iya nggi hahaha "
flashback off
" kamu masih ingat nggi? "
" masih dong, aku ga bakalan lupa nish "
" jadi... "
anggia melirik anisha dengan tersenyum Senang
" DIA INI ANAK KITA.. HAHAAHAH "
Anggia dan anisha berucap bersama-sama sambil tertawa hebat sampai bayi laki-laki itu menangis 😠karena suara tawa kedua ibunya itu
galih dan radit hanya menyaksikan istri-istri mereka berbicara dan lebih memilih duduk di sofa sudut ruangan itu
" utututu sayang sini sama umi anisha "
" ututututu sayang tuh umi anisha nya mau gendong nih umi gendong aja "
" sini sayang umi gendong "
tak lama setelah Anisha menggendong bayi laki-laki itu entah kenapa bayi itu seketika berhenti menangis dan kembali tertidur
" nggi ini anak kita mau di taruh di mana? "
" emang kamu kira anak kita ini barang apa nish.. sini rebahan aja di sini "
" oke "
" kamu bawa apa nish? "
" ah iya aku bawa Hampers buat baby boy "
" mana? "
" bukan dong nggi aku mau lihat isinya "
" oke "
" allhamdulilah terimakasih banyak nish, rezeki anak sholeh ini mah "
" amin semoga anak kita tergolong anak sholeh "
" AMIN "
" Nisha gimana kamu udah tanda-tanda belom? "
" tanda-tanda apa nggi? "
" tanda-tanda kalo adeknya baby boy sudah ada di sini "
ucap anggia sambil mengelus perut rata anisha sambil tersenyum
__ADS_1
" do'akan saya nggi "
bersambung