Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
S2-5


__ADS_3

Bertamu..





🎋🎋🎋🎋


jam sudah menunjukkan pukul 17 : 10 malam sehabis sholat maghrib anisha bersama putri bungsu nya sedang berada di dapur memasak untuk banyak orang karena hari ini mereka akan kedatangan tamu


" ummah, emang siapa sih yang dateng malem- kayak gini? " tanya Ghanisha sambil memasak ayam goreng crispy


" sahabat ummah nak, ini adalah pertama kalinya mereka dateng ke rumah setelah 20 tahun kita nggak ketemu, jadi mereka harus makan malam bersama hari ini " jawab anisha sambil mencuci tangan di wastafel


" kenapa kita nggak delivery aja sih ummah, ini tuh banyak banget loh ummah ayamnya, mana minyaknya ciprat cipratan lagi "


" sayang, kalo kita mampu untuk melakukan sesuatu kenapa harus meminta pertolongan orang lain, sama halnya dengan memasak, kalo kita mampu untuk memasak sendiri kenapa harus delivery, selain irit pengeluaran kita juga bisa menjamin sendiri kebersihan dan kehiegenisan makanan itu nak " Ghanisha tidak dapat berbicara apapun lagi karena ummah nya sudah berkata panjang lebar dan dia SKAKMAT


di tengah-tengah acara memasak mereka terdengar deru mobil milik Ghaniyah memasuki halaman rumah mereka dan tak lama terdengar suara gadis cantik mengucapkan salam sambil memasuki rumah


" assalamu'alaikum, ummah kakak pulang "


Ghaniyah melangkah menuju dapur menurut instingnya ummah dan adeknya sedang berada di sana


" assalamu'alaikum ummah, adek "


" waalaikumsalam nak, "


" waalaikumsalam kak, orang tadi kita udah jawab kakak kok iya nggak ummah? kakak aja yang nggak denger " anisha hanya tersenyum dan geleng-geleng kepala menanggapi perkataan putri bungsu nya


" iyakah? berarti kamu kurang kenceng jawab salam kakak tau dek " Ghanisha langsung mendelik ke arah kakaknya itu dan kembali melanjutkan menggoreng ayam


" Nak, kamu lanjutin ya goreng ayamnya, inget jangan sampai gosong, uma mau ngomong dulu sama kakak " Ghanisha tidak menjawab dia hanya mengangguk


anisha membawa Ghaniyah duduk di ayunan teras samping yang terhubung dengan rumahnya


" ada apa ummah? kok harus ke sini segala "


anisha tidak langsung bicara dia masih sibuk merangkai kata yang dapat di cerna dengan mudah oleh putri sulung nya itu meskipun belum mendapatkan izin dari sang suami tetapi dia sudah bertekad untuk membicarakan dulu bersama yang bersangkutan yaitu putri sulung nya


" ummah kalo mau bicara, ngomong aja kali, Niyah pasti dengerin kok "

__ADS_1


" begini nak, ummah pengen nanya dulu, sekarang umur kamu udah berapa tahun? "


" 22 tahun "


" kamu ada nggak perasaan ingin membina sebuah rumah tangga Nak? "


" ummah kenapa tiba-tiba nanya kayak gitu? "


" jawab aja sayang, ya atau tidak? "


" ya, ada sedikit ma, setiap dateng ke pernikahan temen pasti di lirik ke samping, mana calonnya Niyah nih, kesel tau ma " anisha langsung tersenyum senang mendengar jawaban putri nya


" emang kenapa ummah tiba-tiba nanya kayak gitu? "


" begini sayang, uma pengen lihat kamu menikah dengan seorang laki-laki pilihan uma Nak, kamu mau? "


tidak ingin mengecewakan sang ummah dengan terpaksa Ghaniyah mengangguk menyetujui keinginan anisha


" alhamdulillah sayang, ummah tau kamu pasti nggak akan mengecewakan ummah nak, oke sekarang kamu bersih-bersih, pake baju yang sopan dan yang penting menutup aurat, karena sebentar lagi tante Anggi sama om Radit mau dateng "


" iya ummah, Niyah tinggal dulu assalamu'alaikum "


" iya sayang, waalaikumsalam "


" apa yang di bicarain ummah sama kakak tadi? " seperti nya jiwa kepo nya sudah berkoar-koar sedari tadi makanya langsung tho the point


" nggak ada apa-apa, ummah cuma nanya tentang resto dan Hotel itu aja, kakak bersih-bersih dulu ya dek, assalamu'alaikum " Ghaniya langsung menaiki tangga dan masuk ke kamar nya sedangkan Ghanisha menangkap gelagat aneh dari kakak tersayang nya itu


kakak kenapa? apa ya kira-kira yang ummah ngomongin sama kakak tadi, aaahh aku kepo tolong dong seseorang beritahu aku apa yang di omongin uma sama kakak tadi, sampe harus menjauh dulu dari aku batinnya berteriak dan langsung menaiki tangga dah memasuki ruangan di sebelah kamar kakaknya


***


Tingg


Tongg


suara bell berbunyi Anisha segera membukakan pintunya karena kedua putri nya sedang berada di kamar


seorang wanita dan laki-laki paru baya sudah berada di depan pintu anisha langsung memeluk wanita paru baya itu


" assalamu'alaikum " ucap anggia


" waalaikumsalam, ayuk masuk " anisha mempersilahkan anggia dan radit masuk, duduk di sofa ruang tamu, dan menyajikan teh hangat serta camilan untuk teman mengobrol

__ADS_1


" minum dulu nggi, dit, mumpung masih hangat teh nya " kedua suami istri itu hanya mengangguk sambil tersenyum dan mata mereka mengedarkan pandangan seolah sedang mencari sesuatu


" Nish, galle kemana? "


" ada kok, mungkin di ruang kerja nya, bentar nya aku panggilin dulu " saat anisha hendak berdiri suara anggia menghentikan nya


" Nish, panggilin juga anak-anak ya, aku kangen banget sama Ghaniyah "


" iya, bentar ya "


anisha meninggalkan tamu spesialnya dan tamu yang sedari tadi di tunggu-tunggu nya itu untuk memanggil suami serta anaknya


tak lama kemudian datanglah anisha dengan suami dan kedua anaknya


" Nah, nggi ini kedua putri ku, yang di kanan itu Ghaniyah dan yang di kiri itu Ghanisha, sayang salim dulu sama tante anggi dan om Radit nak, "


" assalamu'alaikum tante,om senang bertemu dengan tante lagi " ucap Ghaniyah sambil mencium punggung tangan kanan anggia dan Radit


" waalaikumsalam Nak, ya allah kamu cantik sekali "


Ghaniyah menyenggol lengan adiknya mengisyaratkan bahwa dirinya juga harus seperti sang kakak tadi


" assalamu'alaikum, tante om senang bisa bertemu dengan kalian untuk yang pertama kalinya " Ghanisha mencium punggung tangan anggia dan radit sama seperti yang di lakukan oleh Ghaniya


" waalaikumsalam, masyaallah nish putri mu cantik-cantik semua lho "


" bolehlah buat kita satu, ya nggak mah " tanya Radit kepada anggia yang di angguki langsung oleh wanita paru baya itu


" sayang duduk yuk, kita ngobrol - ngobrol bareng tante anggi dan om Radit dulu "


" iya ummah "


" oh iya nggi, Rayyan sekarang lagi sibuk apa? kok nggak ikut kalian kesini sih, nggak kangen apa dia sama aku " ucap Anisha sambil memanyunkan bibirnya


" Rayyan sekarang lagi si Australia Nish, kemaren sempat pulang tapi cuma seminggu doang, dia baru aja balik lagi ke sana "


" baru balik? kapan nggi? "


ini yang di tunggu-tunggu oleh Ghanisha sedari tadi tentang Rayyan dia ingin tahu Rayyan yang menyenggol sepeda nya itu apakah Rayyan yang sama dengan putra nya anggia dan radit


" iya baru kok ya nggak pah, hari senin tadi baru dia balik ke Australia "


......TBC......

__ADS_1


__ADS_2