
Rizky terkejut mendengar penuturan zahra dan spontan melirik kaca spion terpampang lah wajah cantik yang di tutupi oleh masker kesehatan itu sedang memandang ke arah luar
" oh ya.. selamat ya nish.. "
" iya Pak terimakasih "
***
" pak mau masuk dulu apa nggak? "
" langsung aja nish.. makasih tawaran nya "
" Sama-sama Pak.. Hati-hati di jalan "
Rizky menganguk " assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
mereka masuk ke dalam rumah anisha langsung masuk ke kamar nya untuk bersih-bersih sedangkan zahra duduk santai di sofa keluarga sambil mengering kan keringat nya
" sehat bener nih kayaknya anak bunda "
zahra menoleh ke arah suara " ini semua karena mbak nisha tau bund "
" maksudmu apa karena mbakmu hah "
" nggak ada bund "
***
" assalamu'alaikum bund.. sendirian aja nih "
" tadinya sama zahra tapi dia masuk ke dalam kamar nya " anisha menganguk
" bund udah makan? "
" udah tadi bareng sama ayah "
" ayahnya mana? "
" ayahnya udah berangkat ke kantor sayang "
" nanti makan siang biar nisha aja ya bund yang nganter ke kantor ayah "
" eh jangan lah nish.. biar bunda aja.. nanti kalo ada staff di sana mengenali kamu gimana? "
" nggak akan bund.. kan nisha pake niqap "
" tetap aja nish.. bunda tetep ngelarang kamu ke sana titik "
" ya sudahlah bund.. "
" tapi kalo nisha ke rumah om kyai Rasyid boleh kan bund "
" boleh asalkan sama bunda "
" apa-apa sama bunda terus nih.. "
__ADS_1
" nggak papa lah.. kan kamu bentar lagi balik kan ke Kairo "
" iya sih bund sekitar 3 hari lagi nisha balik "
" tuh kan.. cepet banget ih "
" ahhaha bunda.. sabar dong tinggal 2 tahun lagi ini nisha pasti balik ke sini dan menetap di sini.. nggak akan pergi lagi "
" janji ya sama bunda "
" iya bund.. nisha janji deh "
***
di kediaman asfaradzhi Galih tengah duduk bersama keluarga nya di ruang keluarga sambil berbincang-bincang santai kali ini Rya kakak perempuan Galih juga ikut kumpul biasanya dia sangat sibuk dengan rumah sakit dan pasien
" galle apa rencana kamu sekarang? sehabis lulus dari kuliah kamu mau ngapain? "
" Rencana galle si yah.. mau ngajar di pesantren abi "
" pesantren abi sayang yang di mana? "
" yang di bandung bi.. bolehkan? "
" iya boleh terserah kamu galle asalkan kamu nyaman "
" makasih bi.. "
" bi mi galle udah di kasih tau belum nama calon istri nya? "
" belum Rya abi nunggu sampe galle nya sendiri yang nanya baru abi kasih tau "
" emang apaan bang? "
" galle teriak nama anisha bi mi rya "
" maksud abang gimana sih "
" sini ya aku kasih tau kata-kata yang galle ucapkan "
" udah lah bang Rans nggak usah.. malu nanti akunya "
" lebih baik kamu kasih tau abi sama umi galle.. supaya abi sama tidak salah milih calon istri mu "
" tapi bang "
" kalo kamu nggak mau ngasih tau ke umi sama abi biar abang yang ngasih tau galle "
" ya udah bang.. biarkan galle aja yang ngomong sama umi dan abi "
" silahkan "
" umi abi di depan bang rans dan kak Rya galle ingin memberitahu bahwa galle sudah mencintai seorang wanita bi "
" siapa nama wanita itu galle? "
" umi anu.. namanya.. itu.. anu.. hmmm.. anu.. "
__ADS_1
" lama kamu galle "
" ya bang.. abi umi namanya Anisha "
" maksud kamu "
" iya.. galle mencintai anisha bi mi.. anaknya om dim "
" astaghfirullah "
" maaf bi.. tapi galle akan berusaha supaya tidak memiliki rasa cinta sedikit pun dengannya.. dan galle akan menikah dengan pilihan umi sama abi "
abi Rasyid memandang ke arah sang istri begitu juga sebaliknya abi Rasyid menggeleng ke pada sang istri
" sebaiknya memang seperti itu nak.. "
" galle permisi ke kamar dulu bi mi "
" iya galle "
Galih masuk ke dalam kamar nya dengan kekecewaan walaupun dia tau ini yang akan dia dapatkan tapi karena sang abang sudah terlanjur bicara dia tidak bisa mundur lagi
" bi mi kenapa sih nggak kasih tau aja kalau memang anisha itu lah yang akan menjadi istri nya "
" jangan dulu rya.. biarkan itu menjadi surprise tersendiri buat galle.. di malam pertama nya nanti "
" tapi bang, rya nggak bisa liat galle kek gitu.. abang tau kan galle itu kesayangan nya rya.. "
" iya rya abang tau tapi ini akan menjadi sebuah kejutan besar buat galle "
" ck. terserah lah "
***
di negara Australia anggia tengah duduk di kamar nya dekat jendela dan memandang hamparan taman bunga di taman rumah belakang
sang nenek masuk ke dalam kamar nya berusaha menyampaikan niat nya yaitu perjodohan nya dengan cucu laki-laki dari sahabat nya dulu
" anggia you know that this grandmother is now sickly .. grandma wants before grandmother leaves grandmother wants to see you get married honey ( anggia kamu tau kan kalau nenek ini sekarang sakit-sakitan.. nenek mau sebelum nenek pergi nenek hendak melihat kamu menikah sayang ) " anggia menoleh ke arah sang nenek
" Grandma .. if you want to see me married, find me the best man .. I will trust you with all ( nek.. kalau nenek hendak melihat aku menikah carikan aku laki-laki yang terbaik.. semua ku percayakan denganmu ) "
" really honey..( benarkah sayang) " anggia menganguk
" thank you dear thanks a lot grandmother loves you .. grandma will find the best man for you .. grandma promise dear ...( terimakasih sayang terimakasih banyak nenek menyanyangi mu.. nenek akan mencarikan laki-laki yang terbaik untukmu..nenek berjanji sayang...) "
untukmu nek.. apapun akan aku lakukan asalkan kau bahagia.. karena kebahagiaan mu adalah kebahagiaan ku juga.. batinnya
" Okay, honey, you take a break, Grandma will contact your future husband's family .. Actually Grandma has prepared a future husband for you .. She has graduated from Cairo and Honey .. Actually, this has been planned since the last 3 years, dear ... convey grandmother's intentions ( baiklah sayang kamu istirahat ya.. nenek akan menghubungi keluarga calon suami kamu.. sebenarnya nenek sudah menyiapkan calon suami untukmu.. dia lulusan kairo sama sayang.. sebenarnya ini sudah di rencanakan sejak 3 tahun terakhir sayang.. tetapi baru hari ini nenek dapat menyampaikan niat nenek ) "
anggia tersenyum " no problem grandma .. thank you ( tidak masalah nek.. terimakasih) "
" You rest first, grandma will come down and contact your husband's candidate family ( kamu istirahat dulu nenek akan turun dan menghubungi keluarga calok suami mu ) " Anggia hanya tersenyum dan mengnguk
asal kau bahagia nek.. akan ku korbankan semuanya sekalipun nyawaku hanya untukmu batinnya sambil melihat sang nenek pergi dari kamar nya dan menghilang di balik pintu kamar nya
-------------------------------
__ADS_1
Bersambung