Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 21


__ADS_3

" astaghfirullah.. Abii!!!! " ucap umi fatma dan Galih bersamaan umi fatma langsung mengusap dada nya sedangkan Galih langsung duduk di samping umi nya


" Hahahaha!! Tumben si bontot ini kaget biasanya paling anti kaget dia " celetuk airin istri dari frans kakak laki-laki Galih


" Namanya Manusia juga mbak.. iyalah bisa kaget " ucap Galih


" emang bener kan bi? " tanya airin kepada suaminya


" iya bener sayang kamu bener. galle mengalah saja lah dengan mbakmu " ucap frans


" tapi bang.. " ucapan galle di potong airin


" galle tolong kamu bikinin mbak rujak " pintar airin


" lah kok aku.. aku ndak bisa bikin rujak mbak airin Mayestik istri dari abang ku frans Asfaradzhi Mahendradatta " ucap Galih


" tapi mbak mau kamu bikinin mbak rujak galle " rengek airin


" tapi mbak_" ucapan Galih di potong oleh frans


" Istri ana hamil " ucap frans yang membuat semua nya melotot ke arah frans dan airin yang sedang tersenyum senang tak lama


" Horeeeeeeeeee!!!!! punya ponakan " teriak Galih


Asterya putri Asfaradzhi Mahendradatta kakak perempuan Galih yang ada di kamar atas mendengar teriakan sang adik langsung berlari keluar kamar menuju semua orang


dengan langkah cepat secepat kilat Rya sudah sampai sekarang dia ada di tengah-tengah semua orang


dia langsung menuju Galih dan memeluk sang adik dia begitu panik mendengar teriakan adiknya itu


" Ada apa galle? kamu kenapa? ada yang sakit? di mana yang sakit sayang? " tanya Rya sambil memeriksa seluruh badan sang adik dari wajah lengan badan kakak tapi tidak ada luka


" Mbak kenapa si.. orang aku nggak papa " heran Galih


" terus kenapa kamu teriak-teriak kaya tadi hmm " ucap Rya


" ooh itu.. mbak airin sedang mengandung ponakan kita mbak " ucap Galih


mendengar itu Rya langsung menatap airin dengan tersenyum senang dengan cepat dia menghampiri airin dan langsung memeluk istri dari abangnya itu


" Waahh.. selamat ya mbak Rin.. " ucap Rya


" sebentar aku ambil sesuatu di kamar tetap di sini duduk manis jangan kemana-mana " ucap Rya


" hmm oke " ucap airin

__ADS_1


Rya langsung berlari ke arah kamar nya mengambil alat-alat untuk memeriksa sang kakak ipar ya Rya adalah seorang dokter muda di salah satu rumah sakit milik keluarga nya


" Ayok sini mbak rebahan dulu di paha bang Rans " suruh Rya dan di ikuti airin tanpa membantah


dengan cepat Rya memeriksa keadaan sang kakak ipar


setelah Rya memeriksa di bagian perut airin dia tersenyum senang menoleh ke arah frans dan airin


" Sepertinya ponakan Rya sudah ada di sini sejak dua bulan yang lalu deh " ucap Rya sambil merapikan alat-alat tadi yang dia bawa dari kamar nya


semua orang kaget mendengar itu sampai Galih menutup mulutnya dengan mata yang melotot


" Kamu yang bener Rya? " tanya umi memastikan


" iya umi.. masa Rya bohong.. kan Rya dokter umum " jawab Rya


Hening!!


Hening!!


Hening!!


semua orang larut dalam pikiran Masing-masing


" Alhamdulillah " suara abi memecah keheningan


" iya abi.. sayang kamu bagaimana si.. masa kamu nggak sadar bahwa anak kita sudah ada di sini sejak dua bulan lalu " ucap frans sambil mengusap perut rata sang istri


" aku nggak sadar bi.. beneran suwer " ucap airin sambil mengangkat jari membentuk huruf V


" oh iya bang Rans.. nanti kalo tiba-tiba moodnya mbak Rin berubah drastis abang jangan kaget ya.. biasakan dari sekarang " ucap Rya


" maksudnya Rya? " bingung frans


" iya bang.. Kadang-kadang mood ibu hamil itu suka berubah-ubah misalnya saat ini mbak Rin sedang senang dan tiba-tiba saja mbak Rin marah itu biasa terjadi pada ibu hamil.. dan juga ibu hamil ini.. sikap nya itu Posesif pada suaminya, melarang suaminya pergi atau bahkan dia tidak suka dekat-dekat dengan suaminya.. dan juga ibu hamil sukanya minta yang aneh-aneh bang.. jadi turutin aja apa yang mbak Rin mau.. Kadang-kadang ibu hamil suka bangun di tengah malam minta makanan seperti Pizza, nasi sop, soto, bahkan ingin makan yang asam-asam.. jadi bersiaplah " jelas Rya


" hah! kamu yang bener Rya... " frans melongo mendengar kan penjelasan adiknya itu yang begitu detail


" Hmm.. dan satu lagi.. walaupun mbak Rin mau makan yang aneh-aneh tetap di jaga kebersihan makanan nya, gizi.. dan jangan lupa minum susu hamil juga.. supaya baik buat ponakan ku.. " ucap Rya


" Oke.. sayang kamu jangan minta yang aneh-aneh ya saat tengah malam.. bukan apa-apa susah nanti " ucap frans


" ya mana aku tau.. " ucap airin dengan nada kesalnya dan langsung bangun dari paha suaminya airin membuang muka ke arah lain tidak mau melihat wajah suaminya dengan kesal


" kamu kenapa sayang? " tanya frans

__ADS_1


" tau ah.. terserah " ketus airin


" Siap-siap ya bang.. menghadapi ibu hamil.. seperti ini lah maksud ku tadi.. Moodnya suka berubah-ubah " ledek Rya


" Ah iya bang.. ibu hamil juga sangat sensitif lo bang.. dia sangat mudah tersinggung dan marah dan nangis hahaha.. ya semoga aja mbak airin nggak kaya gitu " ucap Rya


" MasyaAllah " gumam frans frustasi


airin menatap suaminya dengan tajam " kenapa! nggak suka aku hamil! " ketus airin


frans yang mendengar itu melongo dengan mulut terbuka " nggak bukan gitu sayang.. oh iya tadi kamu mau makan apa " ucap frans


" nggak jadi! sekarang aku mau makan nasi merah titik! " ucap airin


frans bingung bagaimana mendapatkan nasi merah


" hah! iiiihhh... gitu amat mau jadi abi.. susah " celetuk Galih sambil bergidik ngeri


***


Sedangkan di rumah anisha gadis itu sudah menyiapkan semua kebutuhan nya selama di khairo nanti


" Alhamdulillah akhirnya selesai juga " lega anisha


setelah selesai dengan urusan packingnya anisha samar-samar mendengar suara orang bercengkrama di ruang tamu


" siapa ya yang bertamu malam-malam gini " gumamnya sembari berjalan ke ruang tamu


anisha semakin penasaran dan ingin melihat siapa yang datang bertamu malam-malam begini


tapi saat ingin membuka tirai penghalang antara ruang tamu dan ruang tengah anisha di kaget kan dengan tepukan di punggung nya


" Astaghfirullahaladzim " kaget anisha dan berbalik ternyata bunda lia


" Duh.. bund.. kaget nisha " ucap anisha sambil mengelus dadanya


" kamu ngapain nish ngintip-ngintip? " tanya bunda lia


" oh itu.. ada siapa bund.. malam-malam begini ada yang bertamu " jawab anisha


" ooh itu ada kyai Rasyid.. temen ayah mu sewaktu SMA sayang... " ucap bunda lia


" ooh.. kok seperti banyak orang ya bund..? " tanya anisha sembari mengintip di sela-sela lubang tirai itu


-------------------------

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2