Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
epson 103


__ADS_3

tanpa di sadari oleh anisha Galih sudah duduk di depan kemudi dan menjalankan mobilnya


sadar dengan mobil yang sudah berjalan anisha menoleh ke arah galih dan dia mulai bernafas lega awalnya dia kira yang menjalani mobil nya setan dan setelah melihat bahwa suaminya lah yang mengemudi dia mulai lega


" mas ih kenapa ga ngomong si.. kan nisha kita tadi-"


" tadi apa hmm? "


" hehehehe ga papa mas "


" kamu beli apa sayang tu di plastik? "


" pentol mas tadi saat mau sholat maghrib kak ai nelfon kalo mereka sudah ada di rumah abi sama umi jadi aku beliin pentol aja buat iky sama vinny "


Galih mengangguk mengerti dengn penjelasan istri nya itu Galih menghentikan mobil nya di pinggir jalan dekat warung mie ayam dan bakso di jalan anggrek


" sayang kamu tunggu di mobil aja ya biar mas aja yang beli mie ayam sama bakso nya.. oh iya kamu mau ga? "


" mau mas mau "


" ya sudah oke.. "


setelah galih turun dari mobil ponsel anisha berdering dan ternyata yang menelfon adalah umi fatma segera anisha mengangkat nya


panggilan terhubung


Anisha : assalamu'alaikum umi, ada apa menelfon anisha?


umi : waalaikumsalam sayang, umi mau beritahu kamu bahwa umi dan abi malam ini akan berangkat ke New York karena butik umi di cabang sana mengalami sedikit konflik jadi umi akan ke New York untuk beberapa hari kedepan bilang ke galle ya nak


Anisha : malam ini umi? kenapa ga besok pagi aja?


umi : kalo besok penerbangan internasional nya jam 10 pagi nak telat nanti umi mendarat nya


Anisha : sekarang umi penerbangan internasional kah?


umi : iya sayang.. ini mau berangkat pesawat nya.. ya sudah ya sayang umi mau ke pesawat dulu assalamu'alaikum


Anisha : iya umi hati-hati ya.. waalaikumsalam


panggilan terputus


setelah membeli Galih kembali ke mobil mendatangi sang istri yang menunggu nya di dalam


" sayang ini mie ayam dan bakso aku beliin juga zahra soalnya tadi aku nelfon zahra kita ke rumah ayah dulu ya "


" iya mas.. eh mas umi sama abi berangkat ke New York malam ini kata umi barusan umi nelfon aku "


" astaga umi.. ya sudah lah tidak masalah "


" kita ke rumah ayah mas? "


" iya sayang.. yuk kita berangkat "


" iya mas "


skip sampai


anisha dan Galih sudah berada di depan rumah besar ayah dimas dan bunda lia mereka langsung masuk


" MBAK NISHAAAAAAA "


zahra langsung memeluk anisha saat mereka sudah berada di ruang tengah


" zahra sayang "

__ADS_1


" zahra ayah sama bunda kemana? kok rumah sepi "


" bang galle ayah sama bunda lagi perjalanan bisnis zahra sekarang sendirian di rumah sebesar ini "


" kasian banget adek mbak "


" ga papa bang mana pesanan zahra bakso sama mie ayam "


" astaga abang kira kamu udah lupa sama pesanan kamu ra "


" ga mungkin dan ga pernah mungkin zahra lupa.. makasih ya bang "


" eh ini anak ya.. ya sama-sama "


" mbak tau gak.. zahra udah semester 6 dong hahahaha "


" bagus dong sayang "


" selamat ya ra kamu udah semester 6 "


" iya bang galle makasih "


" emang kuliah kedokteran itu sampai semester berapa ra? "


" kalo ga salah si seinget zahra sampe semester 8 mbak "


" kalo sampe semester 8 aja berarti 2 semester lagi kamu wisuda dong sayang "


" ga tau ah.. zahra ga mau mikirin wisuda sekarang zahra fokusnya ke kuliah zahra aja urusan wisuda nanti aja gampang itu mah "


" tau tuh mbak mu ini ra "


" oh iya ayah sama bunda kapan berangkat ra? "


" tadi sore mbak "


" iya mbak.. sini zahra anter sampe ke depan "


" iya "


depan rumah


" assalamu'alaikum zahra dadah "


" waalaikumsalam mbak dadah "


mobil galih menjauh dari kediaman frainskeris dan menuju kediaman Asfaradzhi


beberapa menit lamanya di perjalanan akhirnya mereka tiba di kediaman Asfaradzhi


setelah memasukkan mobil ke bagasi anisha dan Galih segera masuk ke dalam rumah dan rumah nampak keliatan sepi


" assalamu'alaikum, lah kok sepi si "


" mana aku tau sayang.. tarus gih mie ayam nya di meja makan "


" iya mas.. kamu panggil kak Rya sana.. sekalian kak ai juga anak-anak "


" iya sebentar ya sayang "


" iya mas sana gih "


anisha berjalan ke arah meja makan dan Galih naik memanggil semua penghuni rumah itu


anisha nampak menyiapkan mie ayam nya di atas meja makan tak lama datang lah rya

__ADS_1


" wah mana nih pesanan aku nish "


" ini kak bakso sama mie ayam kan? "


" iya makasih nish "


" iya makan gih "


" komu ga makon "


rya berbicara dengan mulut yang penuh jadi kedengeran nya kurang jelas


" apa kak? abisin dulu makanan di mulut tu baru bicara "


" tau tuh tante rya aneh "


suara anak laki-laki itu berhasil membuat anisha menoleh dan ternyata itu Rizky dong


" icaa mana maknana iky? "


" makanan sayang bukan maknana "


ucap anisha sambil menggendong tubuh kecil Rizky


" iya itu icaa mana? "


" iky ga boleh makan ini.. tapi ica udah beliin iky pentol.. iky suka tidak pentol? "


" sukaa ica "


" ya sudah duduk dan makan disini oke "


" siap icaa "


anisha duduk di meja makan bersama rya tak lama kemudian datanglah airin, frans dan Galih bergabung duduk di meja makan juga


" oh iya nish.. kamu sudah buka kado pemeberian aku belom?


" astaghfirullah nisha lupa dengan kado-kado itu mbak "


" maksud kamu.. "


" nisha belum membuka satupun dari mereka mbak "


" ya sudah nanti buka ya.. dari aku duluan harus kamu buka oke "


" kenapa emangnya mbak? "


" udah buka aja nanti ada kejutan buat kamu di dalam kado itu dan yang pasti bisa membuat galle senang bukan main kalonkamu memakai nya "


" bisa membuat suami ku senang mbak? emang apaan isinya? "


" ada deh.. galle kamu mau kan senang? "


" mau lah mbak siapa si yang ga mau senang "


frans terkekeh dengan pembicaraan antar istri dan adik juga adik ipar nya itu karena dia sudah tau hadiah apa yang airin bungkus untuk kado pernikahan anisha dan Galih


" aku yakin galle kamu pasti seneng bukan main deh kalo anisha make tu hadiah dari airin hahaha.. " batin frans sambil terkekeh + makan mie ayam


" maaf ya nisha mungkin setelah kamu make hadiah dari aku besoknya kamu ga bisa jalan haahahh maaf ya nish.. " batin Airin


" aku tau sangat tau hadiah dari mbak ai " batin Rya


" emang apa hadiah dari mbak ai sampai bisa membuat galle senang bukan main? " batin anisha

__ADS_1


" aku tau nih hadiah apa " batin Galih


Bersambung


__ADS_2