Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 80


__ADS_3

setelah selesai sholat mereka menuju cafe terdekat dari sana karena anisha sudah merasa sangat lapar galle pun sebenarnya juga sangat lapar



pesanan mereka sudah datang di antar seorang pelayan cafe itu


" selamat makan "


" terimakasih kak "


pelayan itu pergi setelah meletakkan pesanan mereka..


" ayok nish makan "


" iya galle "


anisha makan dengan tenang dia fokus dengan makanan nya saja


selang beberapa lama mereka makan selesai membayar galle dan anisha memutuskan untuk kembali pulang


di mobil


" galle kata kakek kita nanti di pingit ya "


" hah.. di pingit apa tu nish "


" kata kak Ega kita nggak boleh ketemu sampe hari H "


" hah kamu yang bener nish "


" iya.. "


" ya biarlah ikuti alurnya aja "


" kalo salah jalur gimana "


" ya putar balik lah hahaha "


" ih kamu ya.. "


" bener kan kalau salah jalur kita putar balik.. dari pada kita kesesat "


" bener juga "


" nah itu "


" galle aku nyalain musik ya "


" iya.. "


anisha menyalakan musik di mobil galle dia memutar lagu Holiday via vallen ( lagu yang sekarang lagi viral itu loo gaes)


lirik holiday


Everyday is holiday


Still follow me in my way


With my music you can fly


Everything is gonna be okay


Sibuk mikirin hidup yang penuh tanda tanya


Cuekin aja, jalani aja, ikutilah alurnya


Saat kau lelah dan mulai resah


Bernyanyilah saja syalalala


Ketika sakit hati tiada yang peduli


Ingat banyak yang lain menanti


Tinggalkan bebanmu lepaskan (lepaskan)


Enjoy aja


Everyday is holiday, still follow me in my way


With my music you can fly, everything is gonna be okay


Everyday is holiday, still follow me in my way


With my music you can fly, everything is gonna be okay


Hitam putih hidup itu lumrah


Jangan cepat kalah dan menyerah


Lihatlah bintang malam menemanimu


Dia bersinar takkan mati


Dan jangan lagi kau ingat masa lalu


Venak zomblo mblo mblo mblo mblo


Hey mblo ojo

__ADS_1


" Nish kamu suka lagu ini? "


" iya galle aku denger dari handphone zahra "


" maaf ya galle "


" ya sudah tidak papa lakukan apa yang ingin kau lakukan asal kau senang aku juga akan ikut senang "


" terimakasih galle "


" iya sama-sama "


" ini kamu mau pulang ke rumah mana "


" rumah ayah aja "


" ya sudah aku anter ke rumah ayah "


skip sampai


anisha dan galle mengernyit heran melihat ada mobil milik kyai Rasyid di halaman rumah ayah dimas


" galle abi ke sini ya "


" nggak tau nish tapi itu mobil abi "


" yuk masuk galle kita caritahu apa bener abi sama umi dateng ke rumah "


" iya ayok "


mereka masuk bersama ke dalam rumah mereka sayup-sayup mendengar pembicaraan orang tua mereka


" galle ucap salam ayok "


" iya sama-sama "


" iya "


" assalamu'alaikum "


semua menoleh ke asal suara dan menjawab salam mereka bersamaan


" waalaikumsalam "


" nisha galle sini duduk dekat umi dan bunda "


" iya umi ayok galle "


" hmm "


anisha duduk di samping kanan bunda lia galle duduk di samping kiri umi fatma dengan kedua orang tua itu di tengah


" udah bun nisha masih milih buat gaun akad.. tapi galle milih nya 2 gaun bun "


" nisha kamu jangan ngadu sama bunda ya "


" biarin galle aku nanti capek kalau 2 gaun cuma akad doang "


" nisha kita akad itu sekali seumur hidup jadi kita harus_"


" diam galle.. "


" yang make gaunnya aku bukan kamu galle "


" pokoknya kamu harus make 2 gaun titik "


" umiii "


" biarkan lah sayang sekali-kali "


" wlee "


" awas kamu galle "


" oh ih mumpung kalian berdua di sini ada yang mau kami bicarakan "


" apa umi bicara aja "


" mulai dari besok kalian nggak boleh ketemu sampai hari akad "


" tapi telfon boleh kan mi "


" nggak galle pokoknya selama sebelum hari akad kalian di larang ketemu ataupun telfon ataupun apapun itu "


" kenapa umi "


" ini tradisi sayang "


" terserah lah umi "


" ya udah kalo begitu kita pulang galle "


" hah sekarang mi "


" iyalah "


" kalo kami nggak boleh ketemu gimana milih katering "


" udah diam sisanya serahkan sama umi "

__ADS_1


" ya udahlah "


" ayok sini galle aku antar ke depan "


" kok kamu gitu si nish.. kesannya kamu ngusir aku tau "


" biarin aja aku capek galle mau istirahat sana kau pulang "


" yaudah deh sini kamu anter aku "


" iya sini "


galle segera menggandeng tangan anisha sambil berjalan keluar rumah


para orang tua hanya geleng-geleng kepala melihat anisha dan galle padahal tadi baru aja adu mulut eh sekarang kek suami istri


" hahahaha aku suka deh liat mereka "


" iya lia aku juga suka liat mereka "


" liat mereka kek liat kita waktu muda gitu kan "


" hahha kamu bener banget lia "


" ya udah dim lia kita pamit assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam sini kita anter "


di luar rumah


galle sejak dari tadi tidak melepaskan genggaman tangan nya pada tangan Anisha


" udah lepas galle gimana kamu pulang nya kalo tangan aku aja nggak kamu lepas "


" aku rasanya nggak rela nish buat lepasin tangan kamu "


" galle lepas ah ni tangan aku udah keringetan ini "


" ya sudahlah.. "


tak lama para orang tua datang dan mendekati mereka


" galle ayok pulang masuk mobil "


" iya bi.. abi duluan aja galle di belakang mobil abi aja "


" nggak kamu duluan biar abi aja yang di belakang mobil mu "


" nggak bisa bi galle muda sedangkan abi sudah tua "


anisha langsung memukul lengan galle setelah galle bicara yang asal ceplas-ceplos itu


" apa kamu bilang galle abi sudah tua "


galle baru sadar dengan apa yang dia ucapkan barusan


" nggak kok bi abi nggak tua yang tua itu kak galle "


bukan galle yang menjawab nya melainkan zahra yang mobil nya baru saja dia hentikan


" zahra sudah pulang kuliah nya "


" sudah mbak "


" sana gih kamu parkir mobil dulu "


" iya asyiap "


zahra Segera melaju ke parkiran mobil halaman rumah besar itu


setelah memarkirkan mobil zahra langsung menghampiri semua orang


" eh anak kecil tadi siapa yang kamu bilang tua "


" kak galle "


" kalo aku tua jadi mbak mu ini nikah sama orang tua dong "


" nggak papa lah.. kata orang yang lebih tua itu lebih berpengalaman hahaha "


anisha terbelalak mendengar ucapan zahra dengan mulut yang terbuka


" berpengalaman apanya ra "


sadar dalam kondisi anisha zahra segera menjawab dengan jawaban yang hendak dia jawab


" berpengalaman dalam menjalankan bahtera rumah tangga "


" oohh itu ya "


" emang kamu mau zahra jawabnya apa galle "


" nggak kok sayang aku pulang dulu assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam eh galle jangan kabur kamu "


-------------------


bersambung

__ADS_1


__ADS_2