Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
CIS 119


__ADS_3

sugar daddy??





" kalian kapan dateng,, kenapa bunda sama ayah enggak tau? "


" emangnya zahra enggak bilang kita ada di sini bund? " bunda lia hanya menggeleng sambil tersenyum


" bund,, nanti aja nanya-nanya nya,, sekarang kita makan dulu,, "


" zahra gimana yah? enggak di panggil? "


" enggak usah,, zahra sekarang enggak mau lagi makan nasi kalo makan malam "


" hah! kenapa? "


" enggak tau,, makan dulu nak,, urusan zahra nanti gampang lah "


mereka pun makan dengan tenang hanya ada suara sendok yang bertabrakan dengan piring nya saja


setelah selesai makan Anisha hendak membantu tetapi bunda lia segera menuntunnya ke sofa ruang keluarga


" sayang kenapa lama enggak berkunjung ke sini? bunda udah kangen banget sama nisha tau,, kemaren bunda mau ke rumah kalian tapi ayah harus ke luar kota jadi ga jadi deh bunda ke rumah kalian,, dan kebetulan banget kalian kesini "


" Nisha juga kangen bund,, tapi kalo kemaren bunda ke rumah kita juga enggak ada di rumah bund "


" kalian emang nya kemana kemaren? "


" abis bulan madu dong bund hahaha "


" benarkah? kalian bulan madu kemana? "


" bukan bulan madu bund,, nisha ini ngomong suka asal aja,, "


" terus? "


" kita cuma nginep di dekat pesantren milik abi bunda,, "


di tengah-tengah perbincangan mereka zahra tiba-tiba muncul dengan wajah yang berseri-seri


" assalamu'alaikum wahai keluarga ku "


" waalaikumsalam ra,, sini du-- "


anisha belum lagi menyelesaikan ucapan nya zahra sudah duduk di sebelah kanan anisha yang kosong karena galih duduk di sebelah ayah dimas di sofa lain


dan lagi-lagi zahra mengelus perut rata anisha sambil tersenyum cantik


" ra kamu kenapa lagi sih? "


" enggak tau mbak,, kalo deket mbak selalu aja mau ngelus perut mbak,, "

__ADS_1


" oh iya,, ayah, bunda, dan zahra anisha dan mas galle ada kabar bahagia untuk kalian "


" apa itu mbak,, apa mbak hamil? "


tebak zahra dengan tangan yang masih setia mengelus perut rata anisha


" kok kamu tau si ra? "


" bener mbak nisha hamil ini? "


anisha dan galih hanya menganguk mengiyakannya


" kenapa kamu tau zahra? "


" Naluri batin seorang adik ayah,, entah kenapa dari mbak nisha datang tadi zahra langsung ngelus perut nya,, jadi ini toh mbak aku lagi hamil "


" ada-ada aja kamu ra,, naluri batin seorang adik haha "


" alhamdulillah,, yah kita akan jadi kakek dan nenek "


" iya bund,, Nisha galih terimakasih nak,, Nisha sekarang mau minta apa? "


" enggak ada yah,, Nisha sekarang ga mau apa-apa "


" ya sudah tapi nanti kalo mau apa-apa bilang aja ya " anisha hanya menganguk sambil tersenyum


" zahra gimana kuliah kamu lancar? "


" alhamdulillah lancar mbak,, "


" ya siapa lagi,, gara-gara pak Andika lah "


" astaga zahra,, belum habis lagi kamu sama dosen mu itu? ck. ck. ck "


" au ah,, kesel,, pasti zahra yang dapet tugas paling banyak dari pada yang laen,, pak andika juga selalu aja ada alasan nya buat nyuruh zahra ini dan itu,, kek ga da capek-capek nya tau ga sih mbak "


" Hahaha,, yah jodoh kan saja zahra sama pak andika itu,, biar tau rasa zahra,, biar bucin ma pak andika hahhaha "


" ih,, mbak jahad bener sama adeknya yang paling cantek dan punya otak encer se encer aer,, masa iya zahra primadona kelas di jodoh kan sama dosen killer kayak dia,, bisa jatoh reputasi zahra di kelas,, dan juga mau di taruh di mana ni muka mbak,, satu lagi pasti zahra nanti di paksa terus mau ini dan itu secara dia kan orang nya suka maksa,, penindasan!! "


" biarin aja,, biar tau rasa kamu,, biar bucin,, mbak juga mau loh ra,, punya adek ipar dosen killer lagi,, bisa rame rumah tiap hari,, ya kan? "


" iya!! rame ya rame nya cuma teriakan dia doang di rumah nanti,, nyuruh zahra ini lah itu lah,, bikin capek aja,, sebelum itu semua terjadi zahra akan kabur dari rumah,, ya hellow zahra ini masih muda masih cantek,, dan juga masih laku ya mbak,, masa sih harus nikah sama pak andika yang umurnya jauh di atas zahra,, amit-amit ya Allah,, nanti di kira sugar daddy lagi "


" sugar daddy? apaan tuh!! "


tanya anisha dengan nada yang mengejek kepada zahra membuat zahra memasang wajah masam


" ya kali mbak ga tau sugar daddy.. hahaha "


" hahahahah,, emang zahra ngerti sugar daddy itu apa hah? pake acara bilang sugar daddy segala lagi "


" ya hellow ya mbak,, masa sih zaman sekarang masih ga tau sugar daddy? ya pasti zahra ngerti dan tau sugar daddy itu apa!! "


" apa coba?! " tantang anisha

__ADS_1


" Sugar baby adalah orang yang berada dalam jenis spesifik dari hubungan saling menguntungkan untuk tujuan mencapai keamanan ekonomi. Pasangan laki-laki dari sugar baby sering kali disebut sebagaisugar daddy, om senang atau gadun, sementara istilah rekanan perempuan yang kurang umum adalah sugar momma,, jelas mbak ku sayang?!!! "


" sugar daddy atau sugar babby si ra? "


sebelum zahra menjawab pertanyaan anisha Galih dengan cepat memotong nya


" sayang,, kita istirahat yuk,, ga baik ibu hamil tidur nya larut malam,, ya kan bund? "


" iya sayang sana gih tidur,, kasian cucu bunda kalo kecapekan kan? "


" iya deh,, ayuk mas kita tidur "


sebelum anisha dan galih beranjak dari sofa merek zahra dengan cepat membuka suara


" mbak udah minum susu ibu hamil belom?? "


" belom,, lupa beli tadi,, besok aja lah belinya,, udah ya semuaaa Nisha dan babby mau istirahat,, sampai jumpa besok hari dadadahh "


***


" ya udah bund,, zahra ke dapur dulu mau ambil camilan diet "


" badan udah kerempeng gitu mau diet? jadi apa badan kamu kalo diet ra "


" eh bang galle,, ngapain ke sini lagi ada yng ketinggalan? "


" iya,, aer di nakas kamar abis "


" oohh "


setelah mendapatkan apa yang di inginkan di dapur mereka berdua masuk ke kamar masing-masing meninggalkan bunda lia dan ayah dimas di ruang keluarga


" bund,, ternyata kita itu udah tua ya,, bentar lagi mau punya cucu,, hahahaha "


" iya yah,, kita emang udah tua,, udah berumur,, jadi kangen masa-masa kuliah deh "


" ck. bundaaaa ayah kalo inget masa-masa kuliah jadi inget sam--"


" sama cewek-cewek ayah kan??! yang dulu ayah deketin mulu,, liat yang bening dikit langsung di embat kan??!! "


" heheh,, kan itu sebelum kita ketemu bunda,, tapi kalo inget kita udah pacaran itu,, ayah udah berubah,, setia sama bunda,, "


ucap ayah dimas sambil tersenyum dengan senyuman yang sulit di artikan


" bund,, ngamar yuk,, buatin dedek buat zahra "


" katanya udah tua,, tapi masih aja pikirin nya itu mulu ya "


" eh jangan salah bund,, tua-tua gini juga stamina ayah masih oke,, "


" udah ah capek "


bunda lia meninggalkan ayah dimas di sofa rumah keluarga sendirian


-------------------------------------------

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2