
Ganteng doang? eh enggak ganteng banget...
" yank,, aku tidur berapa lama? "
wanita yang belakangan ini banyak maunya dan suka aneh jika dalam hal meminta itu terlihat sedang berfikir sejenak berusaha mengingat berapa lama suaminya itu pingsan
Konsentrasi anisha buyar karena suara sang suami juga goncangan pelan di pundak nya
" sayang jawab,, berapa aku tidur? "
" ah,, apa,, tidur? kamu tidur? "
" iya aku tidur? "
" bukannya kamu tadi pingsan? "
galih nampak begitu syok mendengar kenyataan bahwa dirinya pingsan,, ternyata begini rasanya pingsan? pikir nya
" mas,, hello "
" ah iya sayang? "
" ayo di makan "
" Oke,, "
galih segera membaca doa sebelum makan dan segera memasukkan makanan di sendok pertamanya sampai habis
" alhamdulillah udah abis,, baca doa sesudah makan dulu mas "
" iya,, "
anisha masih menatap suaminya dengan tenang sambil menengadahkan tangannya
" udah mas? "
" udah "
" sekarang kamu sholat isya deh,, ini udah lewat 15 menit waktu isya lho "
" astaghfirullah,, berarti aku nggak sholat maghrib dong yank,, "
" iya lah,, orang sudah aku coba bangunin ga bangun-bangun,, bi siti tadi juga udah pijitin kaki kamu sambil gosok-gosok juga tetap aja kamu ga bangun,, mau kasih minyak angin atau minyak kayu putih kamu ga suka kan,, ya sudah lah,, cepet sana aku mau makan Rujak mangga muda di temenin sama kamu cepetan ya mas,,, aku tunggu di ruang tengah "
" iya sayang "
anisha sudah berkutat di dapur memotong-motong buah mangga yang masih sangat muda itu dengan begitu telaten
30 menit
30 menit sudah anisha menunggui suaminya sholat dia memaklumi bahwa suaminya itu pasti akan lama mungkin suaminya sedang mengerjakan sholat maghrib pikir nya
" galle lama banget si,, aku udah pingin banget ni makan rujak mangga muda nya,, tapi aku maunya di temenin sama suami ku "
anisha kembali memainkan ponselnya dia sedang asik geser-geser beranda akun instagram miliknya dan tak sengaja matanya tertuju pada tujuh makhluk manusia ciptaan Allah yang menurutnya ganteng banget
" astaghfirullahhaladzim,, Ni orang manusia kan? ko ganteng banget MasyaAllah,, ya Allah maafkan hamba mu sudah mengagumi laki-laki lain selain suami hamba,, tetapi tak bisa hamba pungkiri bahwa hamba tak bisa berhenti menatap dan mengagumimu tujuh manusia ini ya Allah,, "
" kepoin akunya ahh,, "
anisha memasuki akun resmi dari foto tujuh manusia yang ganteng banget tadi
" ini akun Resmi kek nya? "
__ADS_1
kemudian anisha melihat-lihat foto ketujuh laki-laki tadi tapi sayang beribu sayang mereka hanya berenam satu nya entah kemana
" liat ah,, Kira-kira nama mereka siapa ya? kok bisa ganteng banget kek gini? "
anisha terus berdialog dengan dirinya sendiri sambil memandang satu persatu foto di layar handphone nya itu
saking fokus nya ke layar handphone anisha sampai tak menyadari bahwa galih sudah berdiri tak jauh dari tempatnya duduk sekarang
sampai suara deheman galih terdengar baru anisha mengalihkan pandangan nya
" Ekhem.... "
" eh mas,, sejak sudah di sana? yuk sini duduk temenin nisha makan rujak mangga muda nya "
galih berjalan dan duduk di kursi sebelah istri nya itu
" mas jawab pertanyaan nisha,, "
" lumayan lama,, ayo sekarang makan rujak mangga muda nya terus kita tidur besok bukannya kita mau keliling pesantren? "
anisha mengangguk dengan semangat yang besar dan segera melahap rujak mangga muda nya itu
galih hanya menatap sang istri yang sama sekali tak merasa asem pun wajah anisha tampak biasa saja
galih memandang rujak mangga muda itu dengan tatapan tak berselera karena dia tau pasti itu sangat asam
" mas mau? "
" enggak sayang,, kamu makan aja ya mas tungguin di sini aja sambil liatin kamu "
" yaudah,, "
anisha sudah menghabiskan rujak mangga muda itu sekarang dia merasa puas karena keinginan nya tertuntaskan
" alhamdulillah udah abis,, yuk kita tidur "
" iya mas "
kamar
anisha dan galih sudah berbaring di kasur sederhana yang baru di ganti oleh bi siti karena kasur yang lama sudah usang dan banyak debu
mereka berbaring tetapi anisha menempatkan kepala nya di dada suaminya
" sayang tadi kamu liatin apa? keliatan nya serius banget,, sampe ga dasar suaminya datang "
" oh iya mas,, liat deh foto-foto Ketujuh laki-laki ini "
galih melihat layar handphone istri nya itu dia seperti tidak asing dengan wajah-wajah semua laki-laki itu seperti pernah melihat tapi di mana?
" iya kenapa dengan mereka sayang? "
" kamu kenal mereka mas? "
galih menggeleng pelan karena memang dia kurang tau dengan semua laki-laki yang ditunjukkan oleh istri nya itu
" yahhh,,, Nisha kira mas tau "
raut wajah kecewa di tunjukkan Anisha kepada suaminya itu sehingga membuat galih tak tega
__ADS_1
" emang kenapa sayang? "
" mas liatkan mereka ganteng-ganteng banget, nisha mau kalau anak kita nanti gantengnya kayak mereka ya mas "
" apa kamu bilang yank? anak kita nanti mirip kayak mereka? "
" iya mas,, aminin dong mas biar terkabul cita-cita nisha buat anak-anak kita "
" enggak mau!! "
" enak aja mirip mereka,, bapak nya siapa yang mirip siapa? aku yang buat aku yang berusaha berarti harus mirip aku dong,, bukan mirip mereka,, ga rela aku kalau anak ku mirip mereka entar di sangka orang anak pungutan lagi karena ga mirip ma bapak nya " batin galih bersungut-sungut
" Ganteng doang itu mah yank,, jangan tertipu sama visual di handphone "
anisha yang mendengar itu langsung merasa tak suka dengan ucapan suaminya dia mengangkat kepala dan menatap wajah suaminya itu
" kamu bilang apa mas barusan? "
" yang mana? aku kan banyak bicara jadi yang mananya yankk "
" yang tadi,, yang barusan aja kamu ngomong "
" oh itu "
" iya kamu ngomong apa tadi?! "
" ganteng doang sayangg "
wajah anisha langsung tak suka mendengar itu walaupun itu di mulut suaminya sendiri
" ganteng doang? eh enggak ganteng banget "
" Nih liat mereka ganteng pake banget lo mas,, kamu aja kalah "
" apa? aku kalah dari mereka? beneran yank "
" iya,, bahkan jauh kalah di bawah mereka "
" iyain aja lah biar cepet "
" apanya iya-in - iya-in hah?! "
" enggak ada yank,, tidur yuk dah malem besok kita kan mau keliling keliling pesantren sama mang Burhan,, mau kan liat-liat pesantren? "
" iya mau mas,, "
" Nah kalo gitu sekarang kamu bobok dulu,, nanti aku bangunin pas udah subuh "
" Oke mas,, selamat malam,, mimpi indah "
" iya kamu juga yank "
" Nisha do'a dulu "
" iya mas,, Bismillah ( doa sebelum tidur) udah mas,, "
" sekarang tidur "
akhirnya mereka tertidur dan mungkin sudah mengarungi alam bawah sadar mereka,,
--------------------
Bersambung
__ADS_1