
" beberapa hari ini anisha nggak respon mas sama sekali mi, mas telfon, mas cht, nggak ada yang di respon sama dia, kalau bukan dia habis bangun tidur ya mungkin dia nggak bakalan angkat telfon mas mi, pokoknya dia itu kayak cuek ayam gitu mi, dingin bangett, ih ngeri liat nya tau "
" tuh kan mas apa kata Naemi juga ah.. pokoknya Naemi nggak ikut-ikutan ya kalau soal kak Nisha "
" eh nggak bisa gitu dong.. kamu harus bantuin mas buat cerita semuanya tentang kita mi "
" mas okay lah mas, tapi setelah Naemi ceritain semuanya Naemi mau pulang ke Malaysia ya mas "
" ngapain kamu ke Malaysia mi? "
" Naemi udah sembuh mas Naemi udah inget semuanya, di mana Naemi tinggal, di mana rumah Naemi mas "
" alhamdulillah terus nama lengkap kamu siapa? kamu inget nggak? "
" inget dong mas.. selama ini Naemi cuma inget nama Naemi claresitia kan mas tapi nama lengkap Naemi adalah Naemika anggun claresitia mas "
" nama kamu panjang juga ya mi "
" hahaha.. mas Naemi udah cari tau tentang keluarga Naemi di Malaysia ternyata papah udah nggak ada mas, dan mamah dikabarkan sakit, dan kakak Naemi belum tau kabar kakak mas "
" kamu yang sabar ya mi.. kamu inget nggak nama kakak kamu itu? "
" inget mas namanya Anggara putra Wijaya mas "
" okay sekarang kamu tenang aja mas akan bantu kamu buat cari tau tentang kakak kamu itu ya "
" tapi mas gimana mbak nisha mas? "
" udah kamu tenang aja dia udah telfon mas kok tadi, dia bilang saat dia pulang aja baru kita jelasin kamu mau kan bantu mas "
" iya mas asalkan mas bantu Naemi juga "
" iya mas akan bantuin Naemi kok tenang aja pokoknya ya "
***
di kairo
waktu telah berjalan dengan begitu cepatnya hari demi hari waktu demi waktu kegiatan demi kegiatan telah anisha lalui di kairo itu
sekarang sudah tahun ke empat anisha menetap di kairo untuk melanjutkan studinya di sana dia bahkan sudah melupakan masalah dirinya dan sang calon suami satu tahun silam
tahun ini dia tidak pulang ke tanah air hanya anggia saja yang pulang ke tanah air untuk bertemu dengan sang calon suaminya juga
dia sangat penasaran siapakah calon suaminya itu yang di pilihkan sang Nenek untuk mendampingi kehidupan nya untuk selama-lamanya itu
anisha hanya mengantar sampai di bandara pemberangkatan
" kamu beneran nish nggak pulang tahun ini? "
" iya nggi aku beneran "
" ya udah kalau gitu mendingan kamu ke rumah paman dan bibi aja nish.. biar kamu nggak sendirian di apartemen "
" iya nggi aku juga udah telfon paman kok setelah ini dia akan jemput aku di apartemen kok kamu tenang aja.. "
" ya udah kalau gitu aku jadi tenang deh ninggalin kamu "
" oh iya kalau nanti kamu udah ketemu sama calon suami kamu jangan lupa ya kasih tau aku.. "
__ADS_1
" iya nish kamu tenang aja.. kamu orang pertama yang aku beritahu "
" Aaaaa makasih anggia sayang ku "
" sama-sama sayang "
" ya udah sana gih berangkat aku juga mau balik ke apartemen nih "
" ya udah kamu hati-hati ya assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
anggia hendak berbalik tapi anisha menghentikan nya dengan genggaman tangannya ke tangan anggia sehingga membuat anggia kembali menatap anisha
" ada apa lagi nisha? "
" aku cuma mau tolong kasihkan surat ini ke adikku dan ini untuk galle ya aku mohon, di sana sudah ada alamat rumahku dan alamat rumah galle, aku mohon plis "
" ya sudah sesuai amanah mu nisha, aku akan antar kan surat ini ya dengan calon suami nanti hahaha "
" hahaha ya udah Makasih ya nggi assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
***
anisha sudah sampai ke apartemen nya dia terkejut melihat sang ponakan kembar nya sudah duduk di ruang tengah nya
" astaghfirullah kalian "
" eh mbak nisha.. udah pulang mbak dari mana aja? "
" mbak dari bandara habis mengantar kak anggia pulang ke tanah air sayang "
" umi sama abi lagi nggak ada di rumah mbak nish, mereka berangkat beberapa hari yang lalu biasa perjalanan bisnis "
" kalian nggak ikut? "
" nggak mbak males naik pesawat "
" bagus si jadi kalian mau tinggal di sini atau kita ke rumah kalian? "
" di sini aja lah mbak tuh kita sudah bawa koper kita mbak "
" bagus itu jadi mbak repot hahaha "
" bang yang sabar ya punya mbak sepupu kayak gini "
" iya dek "
" okay Arsya tidur sama mbak ya.. dan Asryad tidur di kamar itu sendirian nggak papa ya "
" iya mbak nggak papa kok.. udah biasa dia mah tidur sendirian tau "
" okay mendingan kalian bawa deh koper kalian ke kamar masing-masing sana "
" okay mbak nisha "
Asryad dan Arsya masuk ke kamar yang berbeda tapi masih bersebelahan sedangkan anisha berjalan ke arah dapur untuk memasak di sudah sangat lapar
__ADS_1
setelah makanannya siap anisa memanggil kedua ponakan kembar nya
" wih mbak aroma nya menyengat kali ini bikin perut arsya laper tau "
" ya udah makan gih.. panggil dulu abang kamu "
" nggak usah di panggil mbak aku udah di sini kok.. mencium aroma makanan yang sangat enak aku nggak bisa ngelawan nafsu makan ku mbak "
" wab udah lancar aja kamu syad bahasa Indonesia nya.. "
" iya dong mbak siapa dulu dong yang ngajarin Arsya gitu loh "
" pede abis kamu sya hahaha "
" biarin wlek "
" hahhaha ya udah makan gih "
mereka makan dengan di selingi canda tawa karena Arsya yang terus mengoceh mengenai saat arsyad belajar berbahasa Indonesia
" ya udah setelah makan kalian sholat isya dan cuci kaki gosok gigi dan tidur ya "
" siap mbak.. "
" mbak sendiri nggak sholat? "
" mbak lagi halangan sya "
" halangan? apa itu sya? "
arsya yang mendengar sang abang bertanya langsung tertawa terbahak-bahak pasalnya dia tidak mau sang abang tau apa yang setiap bulan dia lakukan
" syad halangan itu adalah spesies bagi perempuan yang menandakan dia sudah baligh perempuan yang berhalangan itu di mulai dari usia kurang lebih 12 tahun syad.. "
" terus kenapa nggak bisa sholat? "
" iyalah bang nggak bisa sholat orang kita keluar darah ya nggak mbak "
" astaghfirullah hal adzim pasti sakit ya dek.. kamu sudah baligh belum? "
" sudah dong "
" sejak kapan sya? "
" udah dua tahun ini si bang "
" kenapa abang nggak tau sya? "
" ya malu lah bang kalau abang tau ih.. "
" ngapain malu dengan abang sendiri juga "
" kan abang laki-laki sama abi aja aku malu apalagi sama abang ih "
melihat kedua ponakan nya berdebat unfaedah membuat anisha jengah sebab yang di bahas mengenai wanita yang berhalangan juga Arsyad yang ingin tahu nya
---------------------
maaf ya lama up nya soalnya Othor lagi sibuk-sibuknya di dunia nyata
__ADS_1
Othor harus sekolah daring ini maaf sekali lagi ya
bersambung