Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
S2-11


__ADS_3

kedatangan zahra..


β€’


β€’


β€’


πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹πŸŽ‹


setelah makan siang galih tidak kembali lagi ke kantor nya saat ini mereka sedang duduk bersama di ruang keluarga


" kakak tadi malam kemana? kenapa pulang nya larut banget? " tanya galih diri nya merasa kurang puas dengan jawaban Ghaniyah tadi pagi


Ghanisha yang sedang memainkan ponsel nya itupun menoleh ke arah kakak nya " iya kak, kakak kemana tadi malam? "


" aku ke rumah sakit, abi niyah ke rumah sakit, jenguk temen yang lagi lahiran "


p


" kenapa pulang nya larut banget? kenapa nggak ngasih kabar ke orang rumah dulu? "


" ponsel Niyah mati bi makanya nggak ngasih kabar ke dulu "


" kenapa pulang nya larut banget? "


" ke asikan ngobrol "


" emang kakak ke rumah sakit mana? "kali ini bukan galih yang bertanya melainkan anisha


" rumah sakit permata cahaya ummah "


saat Ghanisha hendak bersuara bunyi bell berbunyi menandakan sedang ada tamu Ghanisha berjalan untuk membukakan pintu nya


ceklek..


" aaaaaaaaaaa, auntyyy isha kangennnnn " Ghanisha langsung memeluk wanita cantik yang sedang berdiri Di depan pintu


" Aunty juga kangen sama kamu, ponakan kecil nya auntyyy " adik dari anisha itu segera mengecup kepala ponakan nya


mata Ghanisha beralih ke arah sosok laki-laki yang baru saja keluar dari mobil " aunty itu siapa? " bisik nya zahra segera mengikuti arah pandangan zahra yang ternyata tertuju kepada lelakinya


" itu temen aunty sayang, sebentar aunty kenalkan " Ghanisha menganguk laki-laki itu sekarang sudah berada tepat di depan nya ternyata laki-laki itu cukup tinggi dari badannya


" gimana ada yang ketinggalan lagi kak? " tanya zahra kepada laki-laki itu


" nggak ada, ni tadi aku cari ini " laki-laki itu mengangkat kedua tangannya memperlihatkan dia totebag zahra hanya menganguk


" dia siapa? " kembali bertanya kepada aunty nya, mata laki-laki itu beralih ke arah sosok gadis cantik itu

__ADS_1


" oh iya, kak kenalkan dia ponakan kecil nya aku, yang pernah aku ceritakan itu loh " laki-laki itu menganguk lalu mengulurkan tangan kepada ghanisha


" ternyata memang benar, dia sangat cantik, kenalkan aku Rizky " Ghanisha membalas jabatan tangan Rizky dengan senyuman


" Ghanisha om " laki-laki itu terkejut ketika di panggil om oleh gadis cantik di depan nya itu sedangkan zahra hanya tertawa melihat ekspresi lelakinya itu


" om? "


baru saja Ghanisha ingin membuka mulutnya suara Anisha sudah terdengar " Dekk, siapa yang dateng? kenapa nggak di suruh masuk? "


" ah iya, isha lupa. ayuk masuk aunty " Ghanisha segera menggandeng lengan zahra dan menuntunnya masuk


" ayuk masuk kak " ucap zahra yang sudah di tarik lengannya oleh sang ponakan


" Om?? " tunjuk Rizky kepada dirinya sendiri apakah setua itu dirinya sampai di panggil om lalu melangkah masuk


***


" siapa sayang dateng? " tanya anisha yang baru keluar dari ruang keluarga


" Mbakkk " ucap zahra dan langsung memeluk kakak semata wayang nya dengan rasa rindu yang menggunung


" Zahra? kamu dateng dek " zahra hanya menganguk dalam pelukan kakak nya itu beberapa lama kemudian dirinya melepaskan pelukan nya


" apa kabar kamu? kenapa ga mau pulang? ayah sama bunda mana kenapa nggak ikut ke sini? mereka sehat kan? " zahra terkekeh melihat kakak nya melontarkan begitu banyak pertanyaan


" kok malah ketawa si " mata anisha tak sengaja melihat Rizky otaknya memutar mencoba mengingat Rizky karena wajah laki-laki itu sangat familiar di matanya


anisha memandang adiknya lalu memandang lagi ke arah Rizky " ini maksudnya apa? " tanpa basa basic zahra memperlihatkan cincin di jadi manis nya anisha terkejut sambil menutup mulutnya


" aku dan kak Rizky sudah bertunangan mbak "


" hah. kapan? kok mbak nggak tau?!! " zahra hanya terkekeh melihat ekspresi kakak nya itu


" mbak pasti tau kenapa aku dan kak Rizky jadi bertunangan, udah ah mana ponakan aku satunya, Ghaniyah ini aunty sayanggg " teriak zahra dan berlalu meninggalkan semuanya di ruang tamu


anisha memandang ke arah Rizky dengan senyuman nya " selamat pak, mari masuk " Rizky hanya tersenyum canggung ke arah anisha


Ghanisha yang sedari berada si sana langsung menggandeng lengan Rizky setelah tau laki-laki itu tunangan aunty kesayangannya lalu masuk ke ruang tengah


***


terlihat lah bahwa Ghanisha, anisha, zahra, dan galih tengah berbincang seru seketika Ghanisha langsung duduk di samping aunty nya itu


" auntyy, mana hadiah aku? " ucap Ghanisha Ghaniyah yang mendengar itu langsung menengadahkan tangannya seperti yang di. lakukan oleh Ghanisha


" eh kak, dek, masa langsung minta hadiah, aunty nya baru sampe loh, bawa tunangan lagi "


" iyakah, jadi adek kecilnya abang udah tunangan? " ucap galih

__ADS_1


" mbak, abang, udah deh. "


" pak Rizky, kenapa si mau tunangan sama adek saya, hahaha " ucap anisha


" mbak, kok masih manggilnya bapak sih, kak Rizky belum tua-tua amat kok " ucap zahra


" DIAMMMM " kakak beradik itu merasa si abaikan oleh orang-orang yang ada di sana


" kok kita berdua nggak di ajak ngobrol siii " celetuk Ghanisha


" kamu belum cukup umur, buat di ajak ngobrol, kalau Ghanisha sabi lah, hahahaha " ucap zahra


mendengar itu Ghanisha menggembungkan pipi nya karena di anggap belum cukup umur


" kenapaaa tu pipi, minta di cubit iya? hahahaha " ucap zahra sambil mencubit kedua pipi Ghanisha yang keliatan sedikit Chubby


" aduuhhh sakit auntyyy " gadis itu bersidekap dengan wajah garang ke arah zahra


" uuuuuu tatutttt " ucap zahra dengan nada yang di buat-buat dan semua orang pun tertawa termasuk Rizky dia sangat senang melihat zahra dan Ghanisha berceloteh sedangkan Ghaniyah gadis itu sedikit pendiam dengan orang baru


" udah ah jangan cemberut gitu, gemesh tau, mau aunty cubit lagi? "


" nggak!!!!! jangannn!!! "


" makanya jangan cemberut lagi "


anisha dan galih hanya terkekeh melihat interaksi keduanya


" aunty sekarang udah tunangan, kakak kapann? " celetuk Ghanisha membuat Ghaniyah yang sedang minum tersedak emang adek lucn*t emang kakak nya tersedak malah di ketawain


" jodoh nya belum datang " ucap Ghaniyah santai


" tapi ada nggak rasa ingin menikah? " tanya zahra Ghaniyah tersenyum dan menganguk


" ada si, tapi mau gimana lagi. jodoh nya belum datang aunty "


zahra menatap kakak dan kakak iparnya


" kenapa nggak kalian jodohin aja Ghaniyah sama siapa itu, anaknya kak Anggia " saran zahra anisha hanya mengangkat bahunya sambil melirik suaminya


Ghanisha menegang mendengar saran yang terlontar dari aunty nya


" gimana kalo beneran ummah sama abi jodohin kakak sama kak Rayyan, terus aku gimana? aku mencintai laki-laki itu " batinnya ingin sekali dia berkata seperti itu tapi apalah daya dia tak mungkin langsung berkata seperti itu sedangkan mereka baru sekali ketemu itupun ke tidak sengajaan


🌴🌴🌴🌴


Aduhhh onty zahra, Saran mu membuat salah Satu ponakan mu akan sakit hatiiπŸ’”


Ghanisha semangatt kejar terus cintamu jangan kasih kendorrr πŸ—£οΈ

__ADS_1


...TBC...


__ADS_2