Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 24


__ADS_3

" umi kok ketawa si " ucap Galih kesal


" Nak Galih maafkan Anisha ya nak.. karena membentak kamu.. hahahaha " Ucap bunda lia sambil tertawa


" Nggak papa lia.. bagus nisha.. memang selama ini belum ada yang berani membentak galle dia kesayangan di keluarga.. apa lagi kakak perempuan nya sayang banget sama galle makanya dia.. haha " ucap umi fatma


" hah! apa! " ucap anisha dan zahra bersamaan


" Hahahaha๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ " tawa anisha dan zahra pecah sampai anisha memegangi perut nya dan anisha kehilangan keseimbangan nya dia hendak terjatuh tapi


Hap! Galih berhasil menangkap tubuh anisha yang hendak terjatuh


mereka saling menatap saat suara deheman seseorang membuyarkan tatapan mereka


" Ekhemm " deheman abi Rasyid


" udah dong mbak bang.. bukan mahram " celetuk zahra


" eh astagfirullah.. iih kamu lepasin nggak " ucap anisha sambil melotot ke arah Galih


" ooh lepasin sekarang nih.. okay.. gua lepasin... " ucap Galih


Brukk!!


" Wadawaww sakit ih.. kamu ini aku ini perempuan loh.. lemah.. bantuin diri " ucap anisha


" kan tadi katanya lepasin ya aku lepasin lah.. salah aku di mana? Dek salah ku dimana? mi bi salah galle di mana? tan om salah Galih di mana? " tanya Galih pada semua orang sedangkan anisha masih mendongak menatap Galih kesal


" nggak kok nak kamu nggak salah.. anisha yang salah " jawab ayah dimas dan di angguki semuanya


" iya tapi dirikan dulu gitu badan ku baru di lepas ni nggak kan sakit ni " ucap anisha sambil berdiri dan menggerutu kesal sambil memajukan bibir nya


dan itu membuat Galih semakin gemas melihat nya Refleks Galih mencubit kedua pipi anisha


anisha tidak bisa berkutik saat mendapatkan perlakuan seperti itu dari Galih


" mmmmm... lucunya๐Ÿ˜… hahaha " ucap Galih sambil mencubit kedua pipi anisha sebenarnya diapun tidak sadar melakukan itu


Seketika kesadaran anisha kembali dan menepis tangan Galih dari pipinya


" iih.. apa-apaan sih kamu sakit tau nggak!! " nyolot anisha sambil mendorong dada Galih


kesadaran Galih belum sepenuhnya kembali dan saat anisha mendorong dada Galih pria itu hendak terjatuh tetapi anisha dengan gesit memegangi tangan Galih tapi sia-sia tubuh Galih lebih besar dari tubuh anisha dan akhirnya mereka terjatuh bersamaan


Galih terjatuh dalam posisi terbaring dan anisha berada di atas nya mereka saling tatap menatap


kali ini ayah dimas dan abi Rasyid tidak bisa diam lagi mereka karena saat ini Anda juga Galih dalam keadaan yang sangat intim


ayah dimas segera menghampiri anisha dia mengangkat tubuh anisha dan mendirikan anisha

__ADS_1


Galih pun di bantu berdiri oleh abi Rasyid dia menatap lekat anisha sama halnya dengan anisha menatap lekat Galih


" Ekhem.. ayo galle kita pulang.. Lama-lama di sini tidak baik untuk mu " ucap abi Rasyid


Galih tersadar dia segera menurunkan pandangannya ke bawah


" i.. i.. iya bi.. ayo " ucap Galih


umi dan abi sudah berada di dalam mobil sedangkan Galih masih di luar dia sedang bicara dengan anisha


" Nish.. maaf ya๐Ÿ˜ž " ucap Galih


" maaf untuk apa?๐Ÿคจ " heran anisha


" tadi_ " ucap Galih


" iya.. baiklah aku maafkan tapi bisakah kau berbicara dengan baik dengan ku.. oh iya.. besok aku mau be_" ucapan anisha terpotong oleh teriakan abi Rasyid


" baik nish.. dadah.. sampai jumpa " ucap Galih dan segera masuk mobil


anisha melambaikan tangan menatap mobil Galih menjauh dari pandangan matanya ada rasa tak rela jika Galih pergi itulah yang di rasakan anisha saat ini


" mbak udah mbak.. mari masuk besok mbak harus berangkat kan? penerbangan mbak kapan? " tanya zahra


" jam 10 pagi dek.. " jawab anisha


" ya udah mendingan mbak istirahat ayo mbak.. entar mbak telat lo besok " ucap zahra


anisha masuk ke dalam rumah di langsung masuk ke dalam kamarnya tanpa mengucapkan sepatah kata pun dengan semua orang


***


Setelah sholat subuh anisha bersiap-siap kini dia sudah siap dengan pakaian nya


Outfit Anisha menuju bandara



kini anisha zahra bunda lia dan ayah dimas sudah berada di mobil dengan ayah dimas yang menyupir bunda lia duduk di sebelah ayah dimas


sedangkan zahra sejak masuk mobil dia memeluk erat anisha


bunda lia hanya tersenyum dengan tingkah kedua putrinya itu yang sedang berpelukan


" mbak nisha.. zahra akan kangen banget dengan mbak..hiks" ucap zahra sambil menangis


" iya zahra mbak juga pasti akan kangen banget dengan mu sama bunda sama ayah.. tapi kamu tenang dek.. mbak akan pulang jika liburan semester okay " ucap anisha mencoba menghibur sang adik


sampai di bandara anisha dan keluarga segera turun mereka berjalan dan duduk di kursi tunggu setelah mendengar pengumuman penerbangan anisha langsung berpamitan kepada ayah dan bunda terutama dengan sang adik

__ADS_1


zahra menatap anisha berjalan menjauh " Mbak Nisha!!! " teriak zahra


anisha berhenti berjalan dan berbalik sambil merentang kan tangannya zahra langsung berlari untuk memeluk anisha


" hahahaha sudah sayang sudah ya.. mbak harus berangkat.. " ucap anisha sambil melepaskan pelukan zahra


Anisha memegangi wajah sang adik dan mengcup kedua pipi zahra juga kening zahra


" Muach.. muach.. dan muach... dah sayang assalamu'alaikum " ucap anisha dan berlalu meninggalkan sang adik


zahra menatap kakaknya yang sudah menghilang di kerumunan banyak orang


ayah dan bunda menghampiri zahra sekarang mereka mengurusi anak bontot nya itu


" sayang mari kita pulang kita do'a kan mbakmu ya " ucap bunda lia sambil memeluk zahra


" iya sayang mari kita pulang nak.. besok kau harus sekolah ingat pesan mbak mu.. okay " ucap ayah dimas


zahra menganguk di dalam mobil zahra diam sambil menatap ke luat jendela


bunda lia yang melihat Putri nya murung ingin menghibur putrinya itu dan teringat pesan anak sulung nya itu


" Hmmm.. zahra kata mbak mu setelah kita sampai ke rumah kamu segera masuk ke kamar nya.. dan baca al-quran yang ada di meja belajar nya di bawah al-quran itu ada surat Untukmu bacalah " ucap bunda lia


zahra yang mendengar itu langsung menoleh ke arah bunda yang duduk di depan


" Bund.. bener bund? " tanya zahra dengan mata berbinar


" hmm iya sayang " jawab bunda lia


sampai di rumah zahra langsung berlari ke kamar sang kakak dia segera ke meja belajar anisha dia mendapati al-quran dan surat di bawahnya zahra segera membaca surat itu


๐Ÿ“จ๐Ÿ“จ๐Ÿ“จ


Assalamu'alaikum adikku yang paling cantik mbak cuma mau bilang kamu jangan nyusahin bunda sama ayah ya sayang


Nanti mbak akan nelfon kamu kalau mbak ada waktu senggang di sana


oh iya tolong kamu baca ya al-quran ini dan setelah kamu baca al-quran nya sampai pada juz 16 tahun kamu akan mendapatkan surat lagi


oh iya.. salam buat bu windy, Nikita ya bilangin maaf mbak nggak bisa nemuin mereka sebelum mbak pergi


oh iya satu lagi dek sekolah yang rajin jangan mikirin pacaran ya kalo mau pacaran nikah aja okay.. percaya lah sayang pacaran setelah menikah itu enak loh hahaha sudah dulu ya waalaikumsalam


zahnish


zahra ~ Anisha


๐Ÿ“จ๐Ÿ“จ๐Ÿ“จ๐Ÿ“จ

__ADS_1


---------------------------


BERSAMBUNG


__ADS_2