Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 84


__ADS_3

" Nggak bukan sayang bukan hahaha "


" terus apa galle "


" kenapa si kamu kok tiba-tiba nanya kayak gitu? kamu nggak mau punya anak hmm? "


" bukan galle setiap wanita yang sudah bersuami pengen punya anak punya kebahagiaan dengan anak-anak nya wanita mana yang nggak mau punya anak semua mau punya anak termasuk aku, tapi kalo semisalnya aku suatu saat nanti aku nggak bisa ngasih kamu anak gimana? apa bener kamu akan cari wanita lain? "


" sayang.. kalo semisalnya kamu nggak bisa ngasih aku anak aku nggak papa kita bisa angkat anak dari panti asuhan, dan satu lagi aku nggak akan cari wanita lain lagi kalo kamu masih ada di sini "


" APA! jadi kalo aku udah nggak ada kamu akan cari wanita lain gitu maksud kamu hah!! "


" hehehe nggak sayang nggak, bukan kayak gitu "


" TERUS APA! "


" kamu memangnya udah tau kalo kamu bakal nggak bisa ngasih aku anak hmm? nggak kan? jadi kita harus berfikir positif dulu jangan berfikiran yang negatif.. ya "


" semisalnya kata dokter aku nggak bisa hamil gimana galle? "


" itu kan kata dokter kalo kata Allah dia akan menitipkan seorang anak di rahim kamu makan kun fayakun ( jadilah) maka saat itu juga jadilah seorang anak di rahim kamu.. ingat yang menentukan kamu bisa atau nggak nya hamil bukan dokter tetapi Allah.. maka kamu harus positif thinking dengan Allah ya.. "


" *bagaimana dok? kenapa dengan perut saya? "


" ibu sudah bersuami atau masih lajang? "


" masih lajang dok tapi sebentar lagi saya akan menikah kenapa dok? "


" apakah ibu pernah mengalami suatu kecelakaan? "


" pernah dok saat saya masih kuliah di kairo.. "


" hufh.. sesuai prediksi saya sendiri mungkin karena adanya benturan yang cukup keras yang membuat perut ibu kadang-kadang sakit dan di bagian rahim ibu melemah.. "


" maksud dokter? saya nggak bisa hamil? "


" bukan seperti itu bu. kesempatan untuk hamil masih ada tapi cuma 20 persen dan kandungan ibu nanti akan lemah seiring berjalannya waktu* "


melihat anisha tiba-tiba diam dan bengong membuat Galih penasaran apakah anisha memikirkan dia akan mencari wanita lain kalo dia tidak bisa hamil


" Sayang kamu kenapa kok bengong? "


anisha tersadar dari lamunannya karena sentuhan tangan Galih di jarinya


" ah apa galle? kamu bilang apa tadi? "


" kamu kenapa kok bengong? "


" ah nggak papa galle kamu fokus nyetir aja aku hanya kelelahan makanya bengong "

__ADS_1


" apa hubungannya lelah dengan bengong? " batin Galih


setelah itu tidak ada percakapan di dalam mobil mereka sama-sama larut dalam fikiran masing-masing


skip sampai apart


anisha dan galih memasuki apartemen galle yang berada di lantai 30 dengan nomer kamar 389


mereka menaiki lift hanya mereka berdua saja di dalam lift galih nampak menggenggam tanggan anisha sampai pintu lift nya terbuka


dia menggandeng anisha menuju kamar apartemen nya itu


setelah sampai galih langsung menggesekkan kartu di pintunya dan menekan beberapa nomer dan setelah itu terbuka





" kamu istirahat dulu ya nish aku mau mandi dulu "


" iya galle "


galih masuk ke dalam kamar mandi dia merasa badannya sangat lengket makan dari itu dia memilih mandi terlebih dahulu


sedangkan anisha dia membaringkan tubuhnya dia kasur empuk itu dan tanpa sadar dia tertidur padahalkan di wajahnya masih di penuhi dengan makeup tipis


" Dimana mereka sekarang? "


" mereka sedang berada di sebuah apartemen tuan "


" nama apartemen nya apa? dan nomor kamar apart nya berapa? "


" apartemen xxxx dengan nomor kamar 389 tuan di jalan xxxx "


" baiklah terimakasih atas informasinya kurasa hari ini sudah cukup dan besok kau harus membawa dokter yang memeriksa anisha waktu itu ke hadapanku "


" baik tuan besok saya pastikan sebelum jam 10 pagi dokter itu sudah menghadap tuan "


" bagus itu yang ku mau sekarang kau bisa pergi "


" baik tuan saya permisi "


" akan ku buktikan terlebih dahulu apa benar kesempatan untuk anisha hamil tinggal 20 persen ataukah tertukar dengan punya orang lain "


" hufh... satu persatu masalah anisha akan ku ungkap dan selesai kan secara diam-diam "


Daniel ya orang itu adalah Daniel laki-laki yang mencintai anisha sejak lama dia kembali mengambil berkas-berkas yang baru saja di dapatnya tentang Viola wanita yang sudah berani dan dengan sengaja menabrak anisha

__ADS_1


" kau wanita yang bodoh dulu kau sangat membenci anisha yang dia sendiri tidak tau salah dia apa denganmu dan sekarang kau malah mungkin sudah menganggap anisha sebagai teman mu "


" bagaimana baik nya sifat Viola dengan anisha akan terus aku pantau dia... bukan hanya anisha zahra adiknya anisha juga akan aku pantau pergerakan nya dan siapa teman-teman nya "


" sekarang zaman sudah berubah laki-laki mata keranjang sekarang berkeliaran kemana-mana apalagi anak zaman sekarang tidak tau etika dan sopan santun "


" aku harus betul-betul menjaga zahra dari laki-laki seperti itu bukan apa-apa aku hanya tidak ingin zahra masuk jebakan para laki-laki itu yang akan mematahkan hatinya "


kembali ke apart


anisha dan galih sudah membersihkan diri mereka dan sekarang mereka sedang berada di dapur dengan anisha yang memasak dan galih yang ikut-ikutan masuk ke dapur dengan alasan ingin membantu


" galle tolong ambilkan ayam di dalam kulkas "


" emang ada ayam ya di kulkas? "


" ada tadi umi telfon semua bahan makanan sudah siap di dapur dan di kulkas terus tadi aku liat ada ayam.. sana ambilkan "


" sebentar "


" Ni nish ayamnya taroh di mana? "


" taroh di sana aja aku mau cuci dulu ayamnya "


" aku taroh ya "


" iya taroh aja "


anisha sedang asik membersihkan ayam yang di ambil galih dari dalam kulkas tiba-tiba ada sepasang tangan kekar yang melingkar di pinggang nya


" galle aku lagi nyuci ayam "


galih tak menanggapi dia meletakkan dagunya di bahu kanan anisha dengan tangan yang melingkar di pinggang anisha


" kamu mau masak apa sayang "


" aku mau masak yang simple aja galle.. "


" contohnya? "


" ayam goreng aja ya soalnya aku udah laper "


" iya terserah kamu "


galih memiringkan kepalanya hendak mencium leher putih anisha ( anisha nggak pake jilbab ya itu karena galih yang nyuruh tih mereka sudah halal ) tapi tiba-tiba anisha menoleh ke arahnya dan dengan tidak sengaja nya bibir galih bukannya mencium leher tetapi malah mencium bibir ranum milik anisha


mereka terdiam sejenak dan di detik berikutnya kesadaran keduanya tiba-tiba kembali dan dengan segera galih menjauh dari anisha dan anisha melanjutkan acara mencuci ayamnya


mereka berdua keliatan sama-sama salah tingkah karena kejadian yang tak terduga tiba-tiba terjadi tanpa prediksi masing-masing

__ADS_1


------------------


Bersambung


__ADS_2