
Kini galih dan anisha sedang berada di teras depan rumah yang di bilang oleh mang Burhan tadi kebetulan di depan rumah kecil itu ada sebuah pohon mangga yang berbuah lebat tetapi sayang beribu-ribu sayang mangga-mangga itu semua masih muda
anisha sejak tadi memandangi pohon mangga itu dengan tatapan mata berbinar dan juga sedari tadi wanita itu juga sudah menjilat-jilat lidahnya ntahlah apa yang sedang di lakukan nya itu
jika anisha sedari tadi memandangi pohon yang lumayan besar itu lain lagi dengan sang suami yang saat ini masih berusaha membuka kunci pintu itu karena sangat keras untuk di putar dan membukanya
1 jam
sudah 1 jam lamanya galih masih berusaha membuka pintu rumah itu tetapi nihil hasil masih belum terbuka sedangkan anisha saat ini sudah berada di bawah pohon mangga itu
sepertinya anisha hendak memanjat? tetapi mungkin dia sadar bahwa dirinya tidak akan pernah mungkin menaiki pohon yang lumayan tinggi nan besar itu
menyadari dirinya masih mengenakan baju gamis serta kerudung yang bertengger di kepala nya membuatnya tak kehabisan akal dia pergi entah kemana
karena keasikan dengan kunci dan pintu rumah itu galih sampai tak menyadari keberadaan sang istri sampai pada saat suara benda terjatuh dari arah belakangnya baru dia mengalihkan pandangannya
Brukkk
ternyata Eh ternyata di sana sang istri tercinta bari saja menggotong sebuah tangga dan menjatuhkan tangga nga begitu saja
menyadari bahwa wanita yang berdiri di sana adalah sang istri galih segera menghampiri dan mengelap keringat dari pelipis istri nya itu
" sayang kamu sedang apa? kenapa kamu membawa tangga? dan ini tangga nya siapa? "
begitu banyak pertanyaan galih lontarkan kepada sang istri yang saat ini tengah berdiri di samping nya dengan satu tangan kanan bertengger di pinggul belakang nya dan satu tangannya lagi bertengger mesra di lengan sang suami
" anu mas,, tadi nisha liat mangga tuh di atas "
anisha menunjuk ke atas pohon mangga itu galih pun mengikuti arah tangan dan kepala istri nya itu matanya membola saat melihat begitu banyak mangga tetapi masih belum matang dan dia yakin itu akan sangat asem jika dia memakannya
galih kembali menatap wajah berbinar sang istri berharap sang suami peka dan mengerti bahwa dirinya sekarang menginginkan mangga muda itu
" terus? "
mendengar pertanyaan dari bibir sang suami senyuman anisha memudar dengan perasaan yang sangat kesal dirinya menjawab
" Nisha mau mangga itu!! "
" dan kamu mau naik ke atas untuk mengambil mangga itu? oh astaga sayang jangan membuat ulah yang tidak-tidak sayang,, sudah cukup keanehan kamu beberapa minggu lalu dan sekarang aku mohon jangan aneh-aneh lagi "
__ADS_1
" tapi nisha mau mangga itu mass "
mata anisha sudah berkaca-kaca setelah mendengar ucapan sang suami tercinta nya itu
" tapi sayang,, mangga nya itu masih belum matang masih sangat muda itu,, kalau kamu makan rasanya pasti sangat asam,, dan juga setau aku kamu ga suka yang asam-asam kan? terus kenapa sekarang kamu mau makan mangga muda itu "
" enggak tau mas,, pokoknya anisha mau makan mangga itu sekarang "
sedari anisha kekeh pada keinginanan nya sedari saat itu juga galih kembali terus berusaha membuka kunci pintu itu tanpa mendengarkan anisha yang terus merengek seperti anak kecil yang meminta di belikan mainan
karena kesal melihat sang suami tak merespon ucapannya wanita itu pun melangkah menuju galih dan mendorong nya untung saja ada kursi sehingga galih terduduk di kursi itu
" astaghfirullah sayang,, kenapa mendorong suami mu ini,, kau tau kan wajah suami mu ini sangat tampan kalo lecet bagaimana? kau mau tanggung jawab? "
" lagian dari tadi buka kunci pintu nya lama banget kalo ga bisa ya bilang dari tadi dong,, kan Nisha bisa bantu,, "
" kamu ga akan bisa yank buka nya,, aku aja laki-laki dari tadi ga bissss-- "
suara laki-laki itu terpotong saat mendengar suara pintu terbuka seketika mulut nya menganga meyakinkan dirinya bahwa bukan sang istri tercinta nya lah yang membuka nya
" kenapa mas,, aku udah bukain pintunya sekarang giliran kamu ambilkan mangga itu buat aku "
" APA!! JANGAN BILANG KAMU MASIH GA MAU AMBILIN JUGA!! HAH!! "
" i-iya yank "
" ya sudah sekarang kamu masuk ke dalam biarkan aku yang ambil sendiri "
" j-jangan yank,, nanti kamu jatuh,, "
" pilih kamu yang ngambilin aku mangga nya atau aku yang ambil sendiri!!! "
menyadari sang istri masih mengenakan gamis panjang membuat laki-laki itu pasrah dan akhirnya mau mengambil kan mangga untuk anisha
melawan rasa takutnya galih memaksakan diri untuk menengok ke bawah di mana saat ini anisha memberi intruksi bahwa dia harus mengambil mangga yang besar
seketika Kepala pening dan akhirnya semuanya gelap,,,,,,
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
galih terbangun saat ini dia sudah berada di atas kasur yang cukup empuk laki-laki itu berusaha mengembalikan kesadaran nya saat kesadarannya mulai pulih dan ingatan terakhir dirinya masih di atas pohon membuat dirinya bingung
" kenapa aku ada di sini? bukannya tadi aku di pohon? "
galih terus berpikir keras bagaimana kejadian sampai-sampai dirinya bangun-bangun sudah di sini,, lamunannya itu terpecah saat mendengar suara pintu di buka ternyata anisha yang masuk dengan nampan yang berisi air dan makanan
ceklek
" sudah bangun mas? alhamdulillah ayok kamu minum dulu biar agak tenangan dulu "
galih menerima gelas air yang di sodorkan sang istri dan meminumnya hingga tandas tidak bisa di pungkiri bahwa dirinya benar-benar haus
" gimana mas udah agak tenang? "
" i-iya yank,, udah "
" alhamdulillah,, yuk sekarang kamu makan dulu nih,, tadi Bi siti istri nya mang burhan memberikan makanan ini buat kita,, ni kamu makan dulu "
anisha hanya menyodorkan sepiring nasi lengkap beserta sayur dan lauk nya membuat laki-laki itu bingung apakah istri nya tidak makan?
" yank,, kamu ga makan? "
" Oh aku tadi udah makan di rumah mang Burhan sama istri dan sama anak-anak nya juga,, ini bi siti suruh aku bawain ini buat kamu,, lagian ini kan udah malem dan dari tadi kamu belum makan apa-apa,, pasti kamu laper kan? "
laki-laki itu terkejut saat menyadari hari sudah malam dan di luar sudah gelap
berapa lama aku tertidur?
rupanya laki-laki ini belum sadar bahwa dirinya tadi pingsan bukannya sedang tidur ( pingsan sama tidur atau tertidur itu sama atau beda si?)
" yank,, aku tidur berapa lama? "
yup!
akhirnya bisa up lagi..
sampai sini dulu..
__ADS_1
dadahhh..