Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
CIS 113


__ADS_3

Tamu pertama☝





galih terbangun pada jam tiga dini hari karena mendengar suara ketukan pintu dan mendengar seseorang memanggil namanya lebih tepat nya suara seorang perempuan,, segera dia beranjak dari tempat tidur dengan hati-hati dan pelan supaya tidur anisha tak terganggu oleh pergerakan nya


sebelum turun dari tempat tidur galih membaca doa sesudah bangun tidur dan segera dia keluar dari kamar dan menuju pintu utama rumah sederhana itu,, sebelum dia membuka pintunya galih mengintip sedikit seseorang yang berdiri di depan pintunya lewat kaca


setelah tau siapa yang mengetuk di pagi dini hari ini galih segera membuka kunci pintu nya dan nampaklah seorang gadis gadis berhijab dengan senyuman di tangan nya dia membawa seperti al-Qur'an, baju koko dan sarung juga peci tak lupa juga mukenah


" assalamu'alaikum mas "


" waalaikumsalam,, siapa ya? "


" saya Putri mas anak kedua mang burhan, saya kesini di suruh sama abah buat anterin ini,, "


" ini apa? "


" ini Qur'an mas, baju koko, sarung lengkap sama peci nya,, terus di bawah ada mukenah untuk istri mas galih,, nah kalo di paling bawah baju biasa mas milik bang kamil,, terus ini ada baju gamis dan hijab nya kali aja cocok sama istri nya mas,, ini mas,, "


" ah iya terimakasih ya put,, jadi ngerepotin "


" sama-sama mas,, enggak repot kok,, ya sudah ya mas,, saya pulang dulu takut di cari sama ambu,, assalamu'alaikum "


" iya waalaikumsalam,, sekali lagi terimakasih ya put "


Putri hanya mengangguk dan berjalan keluar dari halaman rumah sederhana yang saat ini di tempati anisha dan galih


kamar


anisha yang tak merasa pelukan hangat sang suami pun terbangun,, pandangannya berpencar mencari sosok galih


" kemana galle? ini masih dini hari dia kemana? " batinnya


mata nya menangkap pintu kamar yang terbuka dan nampaklah sosok yang dia cari sambil membawa tumpukan baju dan Al Quran di atas nya


" lho,, kenapa bangun sayang? "


" kamu dari mana mas? pagi-pagi buta kok hilang dari kamar "


galih tersenyum sambil meletakkan baju koko dan juga mukenah di lantai samping anisha duduk galih meletakkan ak quran di meja yang cukup tinggi


mata anisha tertuju pada barang yang di letakkan oleh galih di lantai samping dirinya itu


" terus baju-baju ini milik siapa mas? al Qur'an ini juga "


galih tak menjawab dia duduk samping istri nya sambil mendekap tubuh anisha,, galih menepuk-nepuk punggung Anisha pelan

__ADS_1


" mas jawab pertanyaan aku dong "


" tadi aku kebangun karena denger suara orang manggil nama aku terus suara ketukan pintu utama aku keluar kamar terus ku buka pintunya,, ternyata anaknya mang burhan yang nganterin al Qur'an sama baju-baju itu sayang,, terus dia pamit pulang dan aku masuk lagi ke kamar,, udah deh "


" beneran cuma kayak gitu? "


" iya sayang beneran,, masa aku bohong sama istri kesayangan aku ini si,, ya udah yuk tidur lagi "


" ga mau ah,, bentar lagi adzan subuh,, mendingan kita tadarusan mas sambil nunggu adzan "


" ya udah yuk tadarus,, bersih-bersih badan dulu yank,, abis bangun tidur "


" siap mas,, "


anisha mandi untuk membersihkan dirinya sehabis bangun tidur,, walaupun dingin dia tetap mandi dan hendak beribadah secara bersih raga nya


setelah mandi nisha keluar dari kamar mandi dan mendekati baju yang sudah di atas kasur sederhana itu


" mas ini gamis nya siapa? "


" mana aku tau yank,, mungkin milik anak mang burhan "


anisha hanya mangut-mangut kepala,, dan segera mencoba mencocokkan pada tubuh nya


" udah ga usah kayak gitu,, udah cocok itu d tubuh kamu,, udah ya,, aku mandi dulu "


" iya mas "


" alhamdulillah pas di badan aku,, "


galih merasa sudah cukup bersih-bersih nya dia segera meraih handuk dan melilitkan nya di pinggang dan keluar dari kamar mandi


dia melihat anisha sudah cantik dengan gamis berwarna cokelat itu dengan rambut yang masih di cepol ke atas


" masyaAllah sayang,, kamu cantik banget pakai gamis warna ini,, nanti kita beli ya yang warna ini,, "


...****************...


tak lama terdengar lah suara adzan merkumandang dari musholla pesantren anisha dan galih mengurungkan niat mereka untuk tadarusan


mereka melaksanakan sholat subuh dengan galih yang menjadi imam Anisha,, setelah sholat subuh mereka tadarusan dengan ak Qur'an yang sama


mereka menghentikan bacaan mereka saat ayam jantan sudah berkokok ria dan fajar masih sedikit keliatan mungkin fajar masih enggan menyapa dunia


" mas kamu mau minum kopi atau teh? biar Nisha buatin "


" kaya biasa aja,, kopi susu ya sayang,, bawa ke teras depan aku mau duduk di situ "


" siap suamiku tercinta "


anisha menuju dapur untung kemaren sebelum bi siti pulang beliau sudah memasangkan kompor gas supaya mempermudah anisha memasak jika tiba-tiba galih menginginkan sesuatu jika pagi seperti ini karena nisha tau kebiasaan suaminya itu

__ADS_1


sedang kan berjalan menuju pintu utama di bukanya pintu itu dan menyingkapi gorden-gorden memperbolehkan cahaya matahari masuk


setelah air mendidih anisha segera memotong kopi susu sachet yang sudah ada gulanya dan segera menyeduh nya di dalam cangkir sedang,, setelah siap dia membawanya ke suaminya yang sudah duduk di kursi teras rumah


...****************...


anisha mendengar gelak tawa galih yang nyaring sampai terdengar ke dalam rumah sederhana itu


dia mendapati suaminya tengah bercengkerama dengan salah satu warga di sekitaran rumah sederhana itu


" mas,, maaf ini kopi susunya,, "


" oh iya sayang tolong kamu buatkan lagi ya,, buat pak totok "


" iya mas,, "


" wah, jadi matak nyusahkeun "


" enggak kok pak,, saya buatkan dulu ya,, "


" enya "


2 menit


setelah selesai membuat kopi buat pak totok anisha segera mengantarnya ke depan lagi


" ini pak,, kopi nya,, silahkan "


" hatur nuhun pisan mbak "


" iya sama-sama Pak,, saya ke dalam dulu ya,, "


" punten, upami anjeun hoyong ngalih deui mbak "


karena anisha yang tidak terlalu faham bahasa yang di gunakan di daerah itu dia hanya menjawab dengan anggukan kepala dan berlalu masuk ke dalam rumah


" mas galih,, anjeun didieu pikeun bulan madu anjeun atanapi ngan ukur keur jalan-jalan? "


" saleresna sanes niat bulan madu pak,, "


jawab galih sambil menyesap kopi susu milik nya


" satuluyna? "


" saleresna, kami ngan ukur hoyong ningali pesantren, pak ,, abdi parantos lami teu nganjang, janten asa teu raoseun ,, pun bojo oge dina wanci jalan-jalan ,, nembe di bawa kadieu "


-----------------


ya,, assalamu'alaikum sahabat semuanya,, selamat pagi selamat menjalankan aktivitasnya kembali,, terimakasih karena sudah mengikuti perjalanan anisha dan galih sudah sampai di sini,,


sayang banget ya udah sampai eps ini anisha belum juga hamil,, padahal author udah siapin namanya lho😁

__ADS_1


makanya kasih dukungan buat mereka biar gol 🙌


__ADS_2