
" umi.. abi dengar anisha punya kakak sepupu yang masih lajang rencananya abi mau bertemu dengan kakeknya anisha dulu untuk bertemu dengan kakak sepupunya anisha besok "
" maksudnya abi apa? "
" abi Rya mau abi saja yang memilihkan Rya suami.. karena Rya tidak berani untuk memilih "
" jadi maksud abi.. abi mau menjodohkan rya dengan kakak sepupu nya anisha? "
" iya umi "
" abi sebaiknya jangan.. kita biarkan dulu rya yang memilih calon nya.. kita kasih waktu buatnya ya "
" bagaimana rya, frans, ai? "
" kalau frans dan ai benar apa yang di katakan umi abi.. "
" baiklah rya.. kamu mencoba untuk memilih sendiri ya "
" iya abi.. do'akan rya abi.. semoga rya memilih yang terbaik "
" selalu nak.. tanpa di minta pun abi dan umi selalu mendoakan kebaikan semua anak-anak umi dan abi "
" iya abi umi.. "
" ya sudah kamu kembali ke kamar kamu gih.. kamu pasti capek kan? kalian juga ai frans.. Rizky dan fanny sudah tidur bukan? "
" iya umi.. kita ke atas dulu assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
di kediaman frainkeris
zahra sejak pulang dari rumah kedua pasutri itu terus saja mengomel karena dosen nya itu menyuruh nya untuk mengirim kan email dokumen yang sudah dia selesai kan kemarin
" apa si maunya dosen itu bikin orang kesel aja astagfirullah... "
tak lama suara dering dari ponselnya menghentikan acara ngomel-ngomelnya itu zahra melihat ke arah ponselnya yang tertera nama dosen sableng
" ngapain lagi si ni dosen telfon malem-malem gini astagfirullah "
walau kesal zahra tetap mengangkat telfon dari dosennya itu
" assalamu'alaikum pak "
" waalaikumsalam zahra "
" iya Pak? "
" besok kamu ke ruangan saya ya.. "
" untuk apa saya ke ruagan bapak "
" kamu mau naik semester ga? "
" owh... iyalah pak.. mahasiswi mana si yang ga mau naik semester.. semuanya pasti maulah pak "
" ya sudah ke ruangan saya besok "
" baiklah pak.. "
tanpa basa basi pak andika menutup telfon nya sampai membuat zahra bertambah kesal
" sabar zahra sabar.. "
zahra akhirnya memutuskan untuk pergi tidur sebelum itu dia pergi ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya, tangan, dan kakinya karena itulah kebiasan nya sejak lama
setelah selesai di kamar mandi zahra bersiap untuk merebahkan tubuhnya di kasur empuknya tetapi suara dering ponsel menghentikannya
dilihat nya nomer tidak di kenal tengah menghubungi nya di lihat nya jam di dinding menunjukkan jam 11.00
" siapa ya yang menelfon ku malem-malem gini "
karena penasaran zahra akhirnya mengangkat nya sebelum dia mengangkat nya gadis itu mematikan lampu kamarnya terlebih dahulu
" hallo.. "
__ADS_1
" hallo benar ini dengan zahra aulia Rahma? "
" benar ini dengan siapa? "
" saya Daniel zahra "
" owh.. kakak rupanya.. zahra kira siapa kak.. kenapa menelfon malem-malem? "
" tidak papa.. saya cuma mu bilang maaf tadi saya langsung pergi dari pesta karena tiba-tiba saya ada urusan mendadak "
" owh.. tidak papa kak.. zahra mengerti pasti urusan pekerjaan kakaka yang membuat kakak pergi secara tiba-tiba sampai tidak sempat berpamitan terlebih dahulu "
" maaf ya ra.. "
" iya kak tidak masalah.. owh iya kak.. sudah dulu ya.. zahra sudah mengantuk "
" iya tutup aja telfon nya "
" iya kak... assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
zahra menutup telfonnya dan kembali meletakkan ponselnya ke atas nakas tak butuh waktu lama zahra sudah tertidur karena memang dia sangat mengantuk
pagi sudah datang dan anisha menyambut pagi itu dengan berkutat di dapurnya sedangkan galih sedang berolahraga di halaman rumah mereka
setelah sudah selesai menyiapkan sarapan pagi untuk suaminya anisha memutuskan kembali mandi karena dia merasa tubuhnya bau bumbu dapur memang sebelum sholat subuh dia sudah mandi tapi karena sehabis memasak terkena bumbu dapur menghasilkan bau yang tidak sedap
setelah mandi anisha kembali mengenakan hijab nya karena takut kalau tiba-tiba ada tamu yang berkunjung ke rumahnya
anisha berjalan menuju halaman rumahnya dah mendapati suaminya tengah duduk sambil meminum air putih di atas meja
" mas makan dulu yuk.. "
" owh.. kamu udah selesai masaknya? "
" sudah mas.. yuk makan "
" iya ayuk sayang "
" sayang aku mandi dulu ya.. tidak nyaman kalau makan dengan berkeringat seperti ini "
" iya sayang.. "
Galih mengecup singkat kening anisha karena itu adalah kebiasaan baru baginya
setelah mandi Galih kembali ke meja makan mendapati istrinya sedang duduk menunggu dirinya
" sayang "
" mas.. yuk makan.. nisha udah laper banget nih "
" yuk sayang "
mereka makan dengan tenang sampai anisha membuka suaranya
" mas "
" iya sayang "
" kita jadi kan.. hari ini ke rumah ayah "
" iya sayang jadi kok.. "
" ya sudah kita menginap kan mas? "
" iya sayang.. tapi kita menginap di rumah abi terlebih dahulu baru di rumah ayah ya "
" iya mas.. "
sedangkan di tempat lain lebih tepatnya di pinggir jalan karena ban mobil Rya tiba-tiba bocor
" astaghfirullah.. bagaimana ini aku kan sudah janji sama dokter sila tapi bagaimana ini... ban mobil juga kenapa si tiba-tiba bocor "
tak lama sebuah mobil berhenti di depan mobil Rya dan keluarlah seorang laki-laki datng menghampiri nya
__ADS_1
" mobil mu kenapa? "
" ini ban nya bocor "
" kau mau kemana? "
" kau tidak lihat aku memakai baju apa? "
" baju dokter "
" nah.. sudah pasti dan sudah jelas aku mau ke rumah sakit "
" owh.. mari ku antar dari pada kau terlambat "
" baiklah.. karena aku sedang buru-buru... sebntar aku ambil tas ku dulu "
" eh tapi tuan.. "
" kenapa? "
" mobilku bagaimana? "
" anak buah ku bisa mengambil nya dan mengntarnya ke bengkel "
" baiklah.. terimakasih tuan "
Rya dan laki-laki itu masuk ke dalam mobilnya di dalam mobil terjadi keheningan karena laki-laki itu tidak suka dengan suasana hening dia akhirnya membuka suaranya
" siapa namamu nona? "
" owh.. aku Rya.. dan kau? "
" aku Ega.. "
" owh.. tuan Ega- "
" panggil aja Ega.. sepertinya kita seumuran "
" owh.. benarkah.. umurmu berapa Ega? "
" umur ku 26 tahun dan kau? "
" aku 25 tahun.. kita hanya beda 1 tahun "
" iya aku mengerti.. kau mau pergi ke rumah sakit mana Rya? "
" ke rumah sakit faradzhi "
" owh oke.. "
tak lama kemudian akhirnya mobil yang di kendarai oleh Ega berhenti tepat di depan rumah sakit faradzhi
" terimakasih Ega.. "
" sama-sama.. Rya aku boleh minta nomer ponselmu? "
" owh.. untuk apa? "
" mobilmu "
" owh iya.. hahahah.. ini kartu namaku.. kau bisa menghubungi ku dengan nomer ini "
" baikalh.. terimakasih kartunya "
" ya sama-sama.. kalau begitu aku turun dulu assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
Rya masuk ke dalam rumah sakit keluarga sedangkan Ega segera melajukan mobil nya ke tempat tukuan awalnya
bersambung
**bonus
Ega**
__ADS_1
mohon bersabar segalanya butuh proses 💐