Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 25


__ADS_3

setelah membaca surat dari sang kakak zahra membawa al-qur'an yang di berikan anisha padanya ke kamar nya


sedangkan di dalam pesawat yang sudah Take Off anisha merasa bosan dengan perjalanan nya itu kemudian di teringat dengan al-qur'an kecil yang sengaja ia bawa di tas kecilnya itu


dia membaca alquran kecil yang dia bawa itu dengan sangat merdu padahal anisha membacanya dengan pelan semua orang langsung terdiam sejenak saat mendengar suara anisha


anisha tak menyadari bahwa pesawat tersebut sudah tak ada yang bicara lagi selain dirinya yang melantunkan ayat demi ayat sampai pada anisha merasa mengantuk di sudahi membaca alquran nya


" alhamdulilah " ucap anisha sambil mencium al-qur'an kecilnya


tak lama seorang pramugari cantik menghampiri anisha


" permisi kak apakah ada yang kakak butuhkan? " tanya pramugari tersebut ramah dengan senyum manis nya


" ah.. tidak ada terimakasih " jawab anisha tak kalah ramah dan juga senyuman manis anisha semakin membuat pramugari tersebut takjub


" Mmm.. apakah kakak mau minum? " tanya pramugari tersebut


" mmm boleh kebetulan saya haus apakah kau mau mengambil kan nya? " jawab anisha sambil kembali bertanya karena anisha melihat pramugari itu tak membawa makanan dan minuman


" ah tentu saja kak.. pasti kakak sangat kehausan setelah melantunkan ayat suci Al-Quran dengan begitu indahnya.. sebentar ya kak.. saya ambil kan minuman nya dulu.. oh iya kak mau minum apa? " tanya pramugari tersebut


Anisha tersenyum malu-malu " ah tidak juga saya masih harus banyak belajar.. ah iya saya mau air putih dingin kalo ada.. " jawab anisha


" ah ada kak.. sebentar saya ambilkan dulu " ucap pramugari tersebut sambil berlalu mengambilkan minuman untuk anisha


" ini kak air putih nya.. apakah kakak mau makan camilan? " tanya pramugari tersebut lagi


" Mmm boleh deh " jawab anisha


" mmm baiklah sebentar kak saya panggilkan temen saya dulu " anisha mengangguk


" kyani kemari lah bawakan camilan untuk kakak ini " panggil pramugari tersebut kepada temen nya


" iya sebentar lala saya ambilkan camilan nya dulu.. soalnya sudah habis ini " jawab pramugari yang bernama kyani tersebut


" ah iya baiklah " ucap pramugari yang bernama lala tersebut


" ini kak silahkan di pilih camilan nya " ucap pramugari kyani


Anisha mengambil dua snack tersebut dan tersenyum kepada kedua pramugari yang cantik jelita tersebut


" terimakasih " ucap anisha

__ADS_1


" Sama-sama Kak... mari kita tinggal dulu selamat melanjutkan perjalanan semoga perjalanan kakak menyenangkan " ucap pramugari lala sambil menangkup tagannya di depan dada


" iya " ucap anisha dan kedua pramugari cantik itu berlalu menawarkan camilan dan minuman kepada penumpang lain


anisha melihat jam di pergelangan tangan nya menunjukkan jam 12 siang menunjukkan waktu sholat dhuhur sudah tiba dan dia belum sampai juga ke tujuan anisha memutuskan untuk sholat Dzuhur di dalam pesawat sambil duduk dia ber tayamum terlebih dahulu setelah selesai anisha sholat dzuhur sambil duduk di kursi penumpang dekat jendela orang yang duduk di sebelah anisha merasa heran dengan anisha


setelah anisha selesai sholat dzuhur dengan cara duduk orang yang duduk di sebelah anisha bertanya


" Permisi kak.. maaf kita belum saling menyapa karena tadi saya ketiduran.. oh iya kak perkenalkan nama saya Anggia kak.. kalo kakak? " ucap Anggia sambil mengangkat tangannya ingin berjabat tangan dengan anisha


" oh iya juga ya... perkenalkan nama saya Anisha senang bisa berkenalan dengan kamu Anggia " ucap anisha sambil menjabat tangan kanan Anggia


" saya yang lebih senang kak.. oh iya kakak menuju ke Mesir kan ka? " tanya Anggia


" ah iya.. Anggia saya menuju ke sana " jawab anisha


" kalo saya boleh tau tujuan kakak ke Mesir apa ya kak? " tanya Anggia


" saya ingin melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar khairo Mesir nggi " jawab anisha


" waah MasyaAllah kak.. seperti nya kita di takdir kan untuk berteman kebetulan saya juga melanjutkan studi di sana.. " ucap Anggia


" waah kebetulan sekali ya.. " ucap anisha dengan senang karena di sudah mendapatkan teman


" ah iya kamu udah berapa studi di sana nggi" tanya anisha


" baru setahun ini kak " jawab Anggia anisha hanya menganguk sambil tersenyum


" kalo kakak bagaimana? " tanya Anggia


" kalo saya baru tahun ini.. karena setahun kemarin saya rehat dulu " jawab anisha


" ooh iya kah? kalo boleh saya tau umur kakak berapa tahun kak? " tanya Anggia


" tentu saja boleh nggi.. umur saya 19 tahun nggi " jawab anisha


" waah kak umur kita ternyata sama ya " celetuk Anggia


" nah kalau sama panggil Nisha saja ya nggi " ucap anisha sambil mengusap punggung tangan Anggia


" ah baiklah Nisha " ucap anggia


sedangkan di kursi lain galih sedang tidur dia berangkat tak sendiri dia berangkat dengan temen nya

__ADS_1


" Lih.. Lih.. bangun napa.. temenin ana ini..ana butuh temen ini..astagfirullah pules amat tidurnya ini.." ucap Radit temen sejurusan Galih


" mmhh..apaan si ente.. " gumam Galih


" makanya ente bangun dulu Galih.. " ucap Radit


" bentar-bentar ana ngumpulin nyawa dulu " ucap Galih


" ente Kira ente habis dari mana pake acara ngumpulin nyaw Segala.. hahaha " celetuk Radit


" yee.. ana kan habis berkelana di alam mimpi.. " ucap Galih


" astagfirullah..hahaha " ucap Radit


" oh iya ada apa ente bangunin ana tidur?" tanya Galih


" ana mau curhat ni sama ente " jawab Radit


" curhat tentang apa ente..kagak biasa ente mau curhat.. Hahaha " celetuk Galih


" Masalah orang tua ana mau jodohin ana sama anak temennya_" ucapan Radit di potong Galih


" hah! apa kata ente..ente mau di jodohin! " ucap Galih


" iya Lih.. makanya ana bingung ini.. mau nerima apa kagak " ucap Radit


" bagaimana menurut ana Lih? " Tanya Radit


" menurut ana sih.. selagi dia wanita yang baik.. taat pada allah kurang apa lagi.. ente kagak usah mandang fisik.. yang penting hati, akhlak, dan iman nya baik udah..kalau fisik pasti akan luntur saat di bawah tanah.. tapi kalo akhlak akhlak dan iman nya kuat kagak pernah akan luntur biar di kuburan sekalipun.. paham ente " jelas Galih


" ana paham Lih paham sangat.. tapi " ucapan Radit menggantung


" tapi apa dit.. ente jangan buat ana makin penasaran ini " ucap Galih


" tapi kata papa nunggu kita sama-sama lulus dulu soalnya wanita nya juga studi di Mesir universitas Al-Azhar khairo mesir " ucap Radit


" Nah.. makin bagus itu dit.. kalo aja ente nikah sekarang kan kasian ana..haha " ucap Galih sambil terkekeh


" lah emang ente kenapa kalo ana nikah sekarang Lih? " heran Radit


------------------------------


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2