Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 53


__ADS_3

di dalam sebuah mall yang cukup besar anisha dan Galih berjalan beriringan semua mata terlihat ke arah mereka takjub dengan pasangan itu yang terlihat sangat serasi


" ya ampun itu pasangan kok serasi banget yak "


" ampun deh mas nya ganteng banget pake jas kek gitu "


" liat deh bro ceweknya cantik banget kayak bidadari "


" serasi "


" serasi "


" kayaknya pengantin baru "


seperti itulah kira-kira orang-orang di sana melihat anisha dan Galih sangat serasi


" nish kamu merhatiin nggak sih kalau orang-orang tu kayak ngeliatin kita " sambil menoleh ke arah samping Galih terkejut karena anisha melepaskan maskernya " nish kok kamu lepas sih masker kamu? " tanya Galih sambil ngegas


" emang kenapa galle toh mereka nggak akan kenal sama aku.. "


" aku nggak peduli kenal atau nggak mereka sama kamu!!! sekarang pasang maskernya!! "


" nggak ah nggak mau kamu apa-apa an sih galle "


" pasang maskernya!! "


" udah ah kamu ih bikin malu tau nggak sih.. " anisha masuk ke dalam toko yang menjual skincare JAFRA


Galih menyusul anisha dengan perasaan kesal entah kenapa dia tak suka jika orang-orang melihat kecantikan yang terpancar dari wajah anisha


anisha tengah bicara dengan salah satu pegawai di sana sedangkan galle menunggu di kursi tunggu toko itu dia menatap anisha yang masih sibuk bicara terkait dengan skincare yang ia pegang


sudah satu jam lamanya anisha bicara dengan pegawai itu Galih langsung mendekati anisha yang masih asik bicara tentang dunia kecantikan


" anisha sudah belum? " anisha mendongak menatap ke arah Galih " sebentar lagi galle tolong ya aku masih ingin bertanya tentang skincare ini " mengambil produk bermerek jafra " ya sudah 15 menit " anisha menganguk


Galih kembali duduk di sofa tunggu toko itu sedangkan anisha melanjutkan sesi tanya jawabnya


" baiklah saya beli produk jafra ya.. satu paket ini berapa ya kak? "


" sebentar ya saya tanyakan dulu " anisha menganguk


" kak sepaket nya seharga 1.500 jt mau? "


" iya saya ambil satu paket ya "


" baik kak saya bungkus kan dulu " anisha tersenyum


" ini kak kartu kredit atau cash? "


" kartu kredit aja ya ini " sambil menyerahkan blackcard nya


" terimakasih kak.. jangan lupa datang lagi ya "


" terimakasih kembali "


anisha langsung berjalan mendekati Galih yang tengah bermain handphone nya


" galle ayok kita makan dulu aku laper nih " Galih mendongak menatap anisha dengan tas totebag bertuliskan JAFRA


" sudah? " anisha menganguk sambil tersenyum


" udah kamu bayar? " anisha menganguk sambil tersenyum


" berapa? " anisha menyerahkan struk bukti pembayaran nya

__ADS_1


" 1.500 jt? " anisha hanya menganguk


" nomer rekening kamu berapa? "


" buat apa? "


" berapa nish? "


" buat apa dulu galle? "


" sebutin "


anisha menyebutkan nomer rekening nya tak lama handphone nya bergetar pertanda pesan masuk segera anisha membuka handphone nya ternyata notif dari bank Galih mengganti uangnya sebanyak 2 jt


" galle ini apa? " sambil menyerahkan SMS dari bank


" aku ganti uang kamu nish "


" buat apa? "


" buat beli itu " sambil menunjuk totebag bertuliskan JAFRA di pangkuan anisha


" ini kan punya aku.. buat apa kamu ganti uang ku? "


" sudah lah nish.. tidak papa itung-itung sedekah lah " sambil keluar dari tokoh skincare JAFRA itu


" what!! sedekah? " anisha segera menyusul Galih


" galle tunggu dong " teriak anisha dari belakang Galih


Galih berbalik menatap anisha berjalan entah kenapa menurut nya cara anisha berjalan itu sangat lucu


saat anisha berjalan seseorang memanggilnya " Anisha " anisha menoleh ke arah suara dia tersenyum melihat bu windy yang memanggilnya


bu windy mendekati anisha dia segera memeluk erat tubuh yang selama ini ia rindukan


" senang nya kita bisa ketemu lagi nish "


" iya bu saya juga sangat senang bisa kembali bertemu dengan ibu "


" bagaimana Studi kamu? "


" alhamdulillah lancar bu.. tidak ada hambatan apapun "


" tinggal berapa tahun lagi nish kamu di sana? "


" Kira-kira sekitar dua tahun lebih lah bu "


Galih melihat anisha dari kejauhan terlihat anisha bicara dengan wanita paruh baya itu dengan sangat akrab dia berjalan mendekati anisha tetapi baru selangkah dia melangkah seorang laki-laki sudah berada di samping anisha


" siapa laki-laki itu kenapa dia berada di samping nya anisha? "


" dan apa ini dia melihat Anisha seperti itu dengan tatapan memuja seperti itu "


Galih terus bersungut-sungut dari kejauhan dengan rasa kesal dan marah di berjalan mendekati anisha


" nish ayok kita makan bukannya kata kamu mau makan "


Galih langsung memegang tangan kanan anisha dan mengusapnya dengan lembut


" eh galle " anisha langsung menarik tangannya yang sedang di genggam Galih


" siapa dia nish? " anisha menoleh kearah bu windy


" oh iya perkenalkan bu dia calon suami nisha namanya Galih dan galle perkenalkan bu windy dan pak Rizky mereka adalah bos aku saat aku kerja di supermarket milik bu windy dulu sebelum aku kuliah "

__ADS_1


Galih tersenyum dan mengnguk ke arah bu windy dan tersenyum sinis ke arah Rizky


bu windy yang mendengar kata calon suami dari anisha sangat kecewa padahal dia berharap anisha akan menjadi menantunya dan istri dari anaknya yaitu Rizky


sedangkan Rizky setelah mendengar kata calon suami sontak beralih tempat sekarang dia berada di samping bu windy


oh jadi dia yang mau nikah sama nisha batinnya


pupus sudah harapanku untuk menjadikan anisha sebagai menantu ku dan istri dari anakku Rizky batin bu windy sambil menatap anisha yang tersenyum cantik


" oh jadi kamu hendak menikah nish? "


" iya bu nisha mau menikah... alhamdulillah sudah ketemu sama jodoh nya yang di atur sendiri oleh yang di atas "


" oh iya Pak Rizky karena minggu kemarin saya tidak bisa bicara dengan bapak di cafe hipster bagaimana kalau kita makan siang bersama hari ini "


" kamu setuju kan galle? " menoleh ke arah Galih yang tengah memasang wajah Datar nya


" ah.. tentu saja silahkan "


" mari bu windy pak Rizky kita makan siang di restoran atas "


" iya nak mari "


***


di dalam resto masih di dalam mall


" silahkan di makan bu windy pak Rizky tidak usah sungkan-sungkan galle orang nya baik kok "


baik si baik nish tapi kok kalau dia ngeliat ke arah gw kok rasanya gw nggak bisa nafas yak batin Rizky sambil menelan salivanya


" iya terimakasih nisha.. ayok nak di makan "


" iya mah mari kita makan "


mereka makan siang bersama hari itu di resto mall kota surabaya


***


di parkiran mall


" terimakasih banyak ya nish sudah memberikan kami waktu untuk lebih lama bersamamu "


" iya bu sama-sama seharusnya nisha yang mengucapkan terimakasih bukannya ibu "


" Sama-sama deh hahahaha mari nisha ibu dan Rizky akan pulang niki sudah menunggu di rumah soalnya "


" iya bu silahkan "


" assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam bu.. pak Rizky hati-hati ya jangan ngebut "


" iya nish mari "


tanpa menunggu lama lagi Galih menarik tangan anisha untuk masuk ke dalam mobil nya Galih membuka dan menutup pintu mobil untuk Anisha dengan kasar


dia berjalan mengitari mobil dan duduk di depan kemudi dia menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedikit lebih tinggi dari biasanya


------------------------------


Kira-kira Galih kenapa ya?


ada yang bisa jawab?

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2