
Informasi 2
•
•
•
🎋🎋🎋🎋
seorang gadis cantik terlihat keluar dari gerbang sekolah nya dengan salah satu temannya dengan senyum mengembang gadis itu berbicara kepada gadis di samping nya
tak lama gadis itu berjalan ke arah mobil yang sejak tadi menunggu dirinya "Assalamu'alaikum, Abiiii " ucapnya sembari mengecup punggung tangan abinya
" waalaikumsalam sayang nya abi " ucap galih sambil mengecup singkat pucuk kepala putrinya
tak lama galih mulai menjalankan mobil nya ke arah rumah perkomplekannya sedari tadi putrinya itu menatap jalanan saja tanpa berbicara sedikit pun
" sayang " gadis itu menoleh dengan senyuman cantik " iya bi? " galih menoleh sedikit melihat putrinya itu " gimana tadi di sekolah? lancar? "
gadis itu mengangukan kepala nya dengan tetap senyuman yang masih dia pamerkan "alhamdulillah lancar bi "
" alhamdulillah "
***
mobil galih memasuki pekarangan rumah nya setelah satpam membukakan gerbang nya gadis itu segera turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah
galih menggelengkan kepala nya melihat putrinya itu lantas dia segera turun " pak, tolong nya " ucap galih sambil melirik mobil nya satpam itu segera menganguk
" Assalamu'alaikum, umaaa " teriak gadis itu anisha dengan senyum mengembang menyambut kepulangan putri bungsu nya itu
" waalaikumsalam putrinya umaaa " ucap nya anisha segera berdiri dari sofa Ghanisha segera memeluk tubuh ummanya itu
anisha mengecup kepala putrinya dan mengelus nya lembut di sana " mana abi sayang? " Ghanisha hanya menunjuk ke arah luar anisha menggelengkan kepala nya sambil tersenyum gemas
tak lama galih datang Ghanisha langsung melepaskan pelukannya dari anisha "assalamu'alaikum " ucap galih "waalaikumsalam " anisha segera mengecup punggung tangan suaminya itu dan mengambil alih tas dan jas kerja suaminya
" sayang ke atas dulu sana, ganti baju nanti turun lagi " Ghanisha menganguk dan berlalu menuju kamarnya
galih tersenyum ke arah istri nya itu membelai lembut pipi kanan milik anisha " kamu menempati janji mu mas " galih tersenyum dan menganguk lalu mengecup lama kening anisha
" kakak dimana? "
__ADS_1
" di kamar. kan kamu ngelarang dia keluar " galih menganguk anisha segera menuntun suaminya itu ke kamar
" bersih-bersih dulu sana mas " suruh anisha
" siapkan pakaian mas ya. " Anisha tersenyum dan menganguk dan mereka berjalan menuju kamar dengan tangan galih yang memeluk pinggang anisha posesif
***
Ghanisha meletakkan tas nya ke kasur dan duduk di meja belajar nya sambil membuka laptop nya dengan tak sabaran
segera dia membuka email yang masuk dari Rey dengan senyum mengembang di wajah cantik itu
**📧
Muhammad Rayyan Sabir, putra sulung dari pasangan Anggia putri dan Radityadika putra abdan
asal : Indonesia
usia : 23 tahun
status : Mahasiswa
Kampus : University of Sydney (USYD)
Ghanisha tercengang setelah membaca semua tulisan yang di kirimkan oleh Rey dia tidak menyangka bahwa Rayyan itu adalah orang yang sama
" oh my gosh, jadi benar dia adalah kak Rayyan putra sulung tante anggia, orang yang tidak sengaja menyenggol sepeda ku, " batinnya dia masih setia memandangi foto Rayyan yang tertera di sana seketika dia mengambil ponselnya dan kembali menghubungi sang asisten ( foto nya aku upload di Instagram aku ya langsung aja cari rhimh156)
panggilan terhubung
" Rey, kirimkan foto Rayyan ke handphone ku sekarang " /Ghanisha
" Baik Nona " /Rey
Tutt
Panggilan terputus
tak membutuhkan waktu lama setelah panggilan itu berakhir ponsel genggam nya kembali berbunyi notifikasi pesan dari Rey yaitu foto Rayyan dengan memakai pakaian formal berbeda sekali dengan Rayyan yang waktu itu dia temui
di usapnya layar ponselnya dengan lembut seolah-olah dia sedang mengusap wajah tampan laki-laki itu
" kenapa kau begitu tampan, aku mencintaimu kakak " gumamnya dengan masih setia mengusap layar ponselnya dan sekali-kali menciumnya
__ADS_1
" ahhhgrrr aku pasti sudah gila, aku gila karena mu kakak " Gumamnya dan menyenderkan ponsel nya di tumpukan buku-buku sekolah nya yang ada di meja itu dengan layar ponsel yang masih setia menyala memperlihatkan potret Rayyan yang di kirimkan oleh asisten nya barusan
tak lama terdengarlah suara ketukan pintu gadis itu meyakini bahwa di balik pintu itu adalah anisha ummah nya
Tukk..
Tukk..
" sayang, ayuk turun kita makan siang " suara lembut anisha sudah terdengar dari balik pintu itu Ghanisha panik segera gadis itu menutup kasar laptop nya dan mematikan ponselnya
segera dia buka pintu dan nampaklah anisha yang berdiri di sana dengan senyuman yang imut Ghanisha tersenyum memperlihatkan gigi nya
" astagfirullah nak, kamu belum ganti baju? "
" Ghanisha capek ummah, makanya tadi rebahan dulu " anisha menganguk dan masuk ke dalam kamar putrinya itu dia menggelengkan kepala melihat tas, dan jilbab putrinya berserakan di kasur
" ya udah, nisha bersih-bersih dulu ummah. " anisha hanya menganguk dan mulai meletakkan tas dan jilbab putrinya di tempat yang seharusnya
" udah gede juga ni anak, tapi lihatlah, kebiasaan buruk ini masih melekat saja "
lalu mencopot seprei di kasur putrinya itu karena ini adalah hari senin dan sudah jadwal nya untuk mengganti seprei
Anisha menuju ke lemari gadis nya dan menganguk seprei yang berwarna pink polos segera dia pasang setelah selesai anisha menyuruh Ghanisha untuk segera turun
setelah mendapat kan jawaban 'iya' anisha segera keluar dari kamar putrinya itu
***
Ghanisha keluar dengan baju kodok nya dengan lengan panjang dia memasang jilbab pashmina plisket yang masih baru setelah selesai sedikit memoles sedikit bibir nya menggunalan lipbalm merch cherry, gadis itu segera turun dan menuju ke meja makan
" assalamu'alaikum semuanya "
" waalaikumsalam "
Ghanisha memandang ke arah kakaknya tumben sekali kakaknya itu pulang untuk makan siang tidak seperti biasanya
" tumben kakak pulang siang ini " Celetuk gadis itu sambil mendudukan diri di samping sang kakak
baru saja Ghaniyah hendak menjawab galih segera menyela " kakak emang nggak kerja hari ini dek, kasian dia pasti capek kemaren kan pulang nya larut "
Ghanisha hanya menganguk dan segera mengambil Nasi dan pelengkap makanan ke piring nya.
🌴🌴🌴🌴
__ADS_1
...TBC...