
informasi
•
•
•
🎋🎋🎋🎋
fikiran Ghanisha tidak pernah luput dari satu nama yaitu nama ' Rayyan ' apakah benar Rayyan itu adalah anaknya anggia ataukah bukan apakah hanya namanya saja yang kebetulan mirip ataukah memang benar itu orang yang sama
Ghanisha sudah menyuruh asisten pribadinya untuk mencari informasi tentang laki-laki yang menyenggol sepedanya sekitar satu minggu yang lalu tepat di hari senin saat masih di dalam mobil
tak lama datanglah Atika selaku bendahara di kelas itu dia terlihat menghampiri murid-murid untuk meminta uang kas untuk kelas mereka
tak begitu lama kemudian kini giliran meja nya Ghanisha dan Nara yang di datangi sang bendahara
" Nish, maaf sebelumnya uang kas lo bulan kemaren--" belum sempat selesai Atika berbicara sudah di potong okeh Ghanisha
" iya gua tau kok tik, gua bayar kayak biasa aja ya. " Atika menganguk sambil tersenyum dia mengambil catatan nya untuk mencatat Ghanisha bayar untuk 1 bulan kedepan
Atika melirik ke arah Nara gadis yang satu ini sering tidak membayar kas kelas dengan alasan lupa bawa uang nya. padahal cuma 5ribu rupiah
" Nara, lo belum bayar selama 2 bulan sayanggg, apa mau di bayar sekarang? " Nara hanya menjawab dengan Cengiran nya perasaan atika sudah mulai was-was
" tik. nih 150 " ucap Ghanisha sambil menyodorkan uang nya ke atika
" oke, makasih nish, Nara lo? "
" lo tenang aja tik, kali ini gua bayar, berapa semuanya? "
" widihhhh keliatan nya duit lo banyak ya Nar " celetuk Ghanisha sambil terkekeh pelan
" Alhamdulillah nish, tik berapa? " atika langsung melihat ke catatan nya mencari nama Nara Aulia
" Nar, utang lo semuanya 292 ribu rupiah " ucap atika
" okey, ni gua lebihin buat 2 hari kedepan "
" gila lo, ini utang lo aja baru 2 bulan kemaren, hari ini lo belum bayar sayanggg " ucap atika dengan tangan yang sudah mengambil uang Nara
atika mengambil uang seharga 3ribu rupiah dan memberikannya ke Nara " nih, kembalian lo, besok bayar lagi ya nak " setelah itu bendahara itu segera berlalu
__ADS_1
Ghanisha kembali melihat handphone nya dia menunggu balasan pesan dari asisten nya itu tak lama suara Nara mengangetkannya " Nish "
" Apa " ucap Ghanisha sambil menoleh ke arah Nara
" lo udah belajar buat hari ini? " Ghanisha mengernyit heran
" belajar buat apa? "
" lo lupa? hari ini kita ujian sayanggg, jangan bilang lu lupa bawa kartu pengenal " ucap Nara yang tiba-tiba khawatir
" tanda pengenal yang kemaren di bagiin Bu Reni? " Nara langsung menganguk
" emang hari ini kita UN? " tanya gadis itu dengan gamblang pasal nya dia sama sekali tidak ingat
" iya GHANISHA, lo tadi malem ga buka wa kelas apa " dan di jawab dengan gelengan kepala oleh Ghanisha
saat Nara hendak berbicara Ghanisha lebih dulu mengangkat satu tangannya tanda supaya gadis itu berhenti untuk bicara
" tau lah, gua pasrah aja hari ini " Nara hanya berdecak sambil gelengan kepala nya
Ghanisha kembali masuk kedalam fikiran nya. fikiran yang akhir-akhir ini di penuhi dengan Rayyan, masih menunggu balasan pesan dari sang asisten saat ini dia seharusnya belajar untuk UJIAN NASIONAL yang akan di laksakan hari ini bukannya memikirkan tentang laki-laki itu
semakin berusaha untuk melepaskan laki-laki itu dari fikiran nya semakin susah rasanya penasaran itu kian membuncah sampai dering ponselnya membuyarkan fikiran-fikirannya itu
panggilan terhubung
" Hallo Rey, apa kau sudah menemukan apa yang aku minta? ( tho the point) " /Ghanisha
" Hallo Nona, ya saya sudah menemukan identitas orang yang Anda minta, saya hanya ingin mengeceknya sekali lagi, tolong anda jelaskan tepat di hari apa, jalan apa, dimana, dan jam berapa kalian bertemu, supaya saya tidak salah " /Rey
" ya baiklah, dengarkan baik-baik Rey aku tidak akan mengulanginya lagi " /Ghanisha
" iya baiklah Nona, Anda sekarang bisa jelaskan " /Rey
" kami bertemu itu ketidaksengajaan, tepatnya di hari senin, di jalan Koala, di pinggir jalan dekat sekolah ku, dan sekitar jam 6 pagi " /Ghanisha
" Baiklah Nona, saya sudah benar mendapatkan informasi yang Anda minta, saya akan kirimkan e-mail nya ke laptop Anda " /Rey
Tutt
panggilan terputus
dengan tidak tau terimakasih nya Ghanisha mematikan panggilan itu dan menduga-duga apakah rey sudah mengirim e-mail nya ke laptop yang ada di kamarnya ataukah belum
__ADS_1
" Nar, hari ini jadwal nya apa? "
" sejarah, sama IPA nish. "
Ghanisha menganguk dan gadis itu mengambil satu buku sejarah dari dalam tas nya untuk di pelajari nya karena hari ini mulai hari pertama dia mengikuti UJIAN NASIONAL dan itu pun dia lupa
tak lama kemudian notifikasi pesan masuk di handphone nya segera dia lihat ternyata Rey segera dia membuka nya di aplikasi hijau yang berlogo telfon rumah itu
Rey :
Nona, saya sudah mengirimkan e-mail nya ke laptop anda, apakah ada lagi yang Anda butuhkan?
15.20
senyum kepuasan mengembang sempurna di kedua sudut bibirnya sambil mengetik balasan pesan untuk asisten pribadinya itu
^^^Ghanisha :^^^
^^^tidak ada, terimakasih ya Rey,^^^
^^^15.22 ^^^
tak lama kemudian seorang guru masuk dan ujian pun di mulai
" sebelum memulai ujian, bapak mau kalian taro tas kalian di meja yang sudah bapak sediakan. silahkan dari sebelah sini "
satu persatu dari mereka sudah meletakkan tas di meja yang sudah di sediakan termasuk Ghanisha dan Nara
" sebelum mulai, alangkah baik nya kita berdoa terlebih dahulu "
skip doa
" Baik, silahkan masuk ke link yang bapak kasih di grup wa, jangan ada yang nyontek menyontek, usahakan kerjakan soal-soal itu dengan baik karena ini ujian penentuan kalian akan lulus atau tidak dari sekolah ini. "
" Baik pak "
🌴🌴🌴
yeayyy aku kembali lagi untuk melanjutkan cerita ini, sebelumnya aku minta maaf karena akhir-akhir ini jarang up nya. kalian tau sendiri lah. ujian sebentar lagi akan di mulai aku lagi mempersiapkan diri untuk itu
...so, enthusiasm for those of you who are currently undergoing exams or tests ...
...hope it goes well and your score is satisfactory.. ...
__ADS_1
^^^TBC ^^^