Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
CIS 114


__ADS_3

Apakah hamil?





" mas galih,, anjeun didieu pikeun bulan madu anjeun atanapi ngan ukur keur jalan-jalan? "


" saleresna sanes niat bulan madu pak,, "


jawab galih sambil menyesap kopi susu milik nya


" satuluyna? "


" saleresna, kami ngan ukur hoyong ningali pesantren, pak ,, abdi parantos lami teu nganjang, janten asa teu raoseun ,, pun bojo oge dina wanci jalan-jalan ,, nembe di bawa kadieu "


1 jam


sudah 1 jam berlalu anisha sudah siap dengan gamis dan jilbab yang di berikan oleh putri tadi pagi dini hari dan galih dengan baju santuy nya


mereka berjalan keliling pesantren di temani oleh Mang burhan dan anak ke-3 beliau


" mang,, adeknya umurnya berapa? "


" Hajib teh umur nya baru 6 tahun non,, "


" dan hajib udah punya adek lagi ya? "


" ahahaha,, iya non,, "


asik berkeliling-liling sekitar pesantren tak lama datang lah putri menghampiri mereka


" assalamu'alaikum abah,, "


" waalaikumsalam "


" putri ti mana? "


" dapur pesantren "


mata putri pun melirik baju yang di kenalan oleh anisha dan galih "


" wah,, mbak muat nya gamis nya? "


" hehehe,, iya alhamdulillah muat,, soalnya kita lupa baju pakaian dari rumah,, niat nya cuma mau jalan-jalan liat pesantren eh,, maunya nginep,, ini baju kamu? "


" iya mbak,, itu baju aku,, ga papa kan? "


" iya ga papa kok,, terimakasih ya "


" iya mbak sama-sama "



" cantik Banget lho,, mbak pake gamis itu "


" terimakasih,, kamu juga cantik "


mata putri pun melirik ke arah galih yang sedang mengobrol dengan salah satu santri


" mas galih juga muat ya pakaian milik bang kamil "


" iya alhamdulillah muat-muat aja pakaian yang kamu kasih "


" iya mbak,, ya sudah aku lanjut jalan dulu ya assalamu'alaikum "


" iya, waalaikumsalam "

__ADS_1



karena cuaca yang cukup terik pagi itu galih sengaja memakai kacamata hitam yang kemaren dia gunakan dalam perjalanan ke pesantren


mereka pun melanjutkan keliling pesantren mereka juga memasuki dapur pesantren tak lama kemudian


" astaghfirullah "


ucap anisha sambil membekap mulut nya sendiri dengan gelisah nya,, galih yang menyadari itu segera merangkul anisha


" kamu kenapa yank? "


anisha hanya menggeleng dan segera keluar dari dapur pesantren itu di susul oleh galih dan mang burhan juga hajib


anisha segera memuntahkan isi perutnya ke selokan dekat dapur pesantren itu galih membantu memijat tengkuk anisha


" astaghfirullah,, non anisha kenapa den? "


" gatau mang,, "


setelah anisha muntah tapi yang di muntahkan cuma nasi goreng yang tadi dia makan bersama suami


" kamu kenapa yank? kok tiba-tiba muntah-muntah gini "


" aku juga ga tau mas,, tiba-tiba aja aku mual saat mencium bau dapur "


galih langsung memeluk anisha dan mencium kening anisha lembut


" ya sudah den yuk kita ke rumah mamang biar non anisha minum teh hangat di sana "


" iya mang,, yuk sayang "


rumah mamang


anisha segera duduk di kursi kayu ruang tamu, mang burhan segera masuk ke dalam rumah dan datang bersama bi siti sambil membawa secangkir teh hangat


" ini Non minum dulu teh nya masih hagat itu "


" iya non sama-sama "


anisha segera meminum teh hangat itu dengan galih yang duduk di samping nya,,, terus melihat ke arah nya


" kamu pusing sayang? "


" enggak mas,, "


" memang nya non anisha kenapa tadi samping muntah-muntah? "


" itu bi,, tadi kan kita ke dapur pesantren tiba-tiba aku mual saat mencium bau dapur,, biasanya enggak lho bi,, "


" apa mungkin non nisha hamil? "


mendengar itu anisha dan galih saling pandang dengan raut wajah yang tak bisa di artikan,, anisha langsung membuka kalender di handphone nya mencari tanggal merah yang biasanya dia kedatangan tamu


" gimana sayang? "


mata anisha terbelalak saat mengetahui dia telat kedatangan tamu nya sudah seminggu yang lalu


" mas aku telat mas,, "


" kamu udah tespek? "


" belum,, aku aja ga sadar kalo udah telat mas,, mana mungkin aku kepikiran beli tespek "


" Non mau tespek? "


" mau bi,, tapi biar suami nisha aja yang beli di Apotek "


" Apotek jauh non dari sini,, biar pakai punya bibi dulu aja ya,, kebetulan punya bibi sisa satu mau? "

__ADS_1


" mau bi,, "


bi siti segera masuk ke dalam kamar dan mengambil tespek segera dia berikan ke anisha


" ini non ke kamar mandi aja di belakang "


" iya bi,, mas sebentar ya "


" iya yank,, jangan lama "


" iya mas,, "


anisha berjalan ke belakang anisha memasuki kamar mandi dan segera menggunakan tespek itu


30 menit kemudian


sudah 30 menit anisha ke kamar mandi tetapi belum ada tanda-tanda anisha keluar dari sana membuat sang suami berjalan bolak balik sudah seperti setrikaan


galih semakin cemas karena sang istri belum menunjukkan tanda-tanda kedatangannya dari kamar mandi,, sampai suara anisha mengejutkan nya dari kecemasan yang melanda


" mas "


anisha menemui sang suami dengan wajah muram dan sedih dari kamar mandi,, tangganya kanannya yang memegang hasil tespek nya dia sembunyikan di belakang tubuh nya,, anisha menemui sang suami dengan wajah yang sedih


galih yang melihat wajah anisha yang muram pun langsung memeluk tubuh anisha seperti tahu hasilnya tidak seperti yang mereka harapkan selama ini


" sayang,, enggak papa mungkin buka rezeki kita,, masih banyak waktu untuk kamu bisa hamil,, jangan sedih sayang,, aku selalu ada untukmu "


anisha mendongakan wajahnya menatap wajah galih dengan sendu tetapi jauh di lubuk hati nya yang paling dalam dia seakan hendak menertawakan kebodohan yang suaminya lakukan sekarang


" mas kamu bilang ap- "


belum selesai ansiah berucap galih langsung memotong ucapan nya


" enggak papa sayang,, mungkin sekarang bukan rezeki kita,, kamu sabar ya "


" mas,, kamu bilang apa sih? "


" kenapa sayang? "


" kamu belum lihat hasil tespek aku,, kenapa kamu ngomong kayak tadi hah!! "


galih tercengang menatap wajah anisha yang mendadak tiba-tiba lain dari tadi


" oh iya,, gimana hasilnya sayang? "


menurut sajalah pikir nya supaya tidak panjang urusannya


anisha menunjukkan tespek yang ada di tangan nya dengan sangat pelan dan hati-hati


semua orang tegang dengan hasil tespek yang akan anisha berikan kepada suaminya,, galih nampak begitu menunggu sang istri membalikkan tespek itu dan melihat hasil nya


sampai pada saat hasil tespek itu pun terlihat oleh galih laki-laki itu tidak tau harus bicara apa sekarang laki-laki masih mematung diam di tempat dengan menatap lekat tespek itu


" mas aku- "


" ini artinya apa yank? "


anisha ternganga setelah mendengar jawaban dari suaminya dan ternyata dia tidak tau arti dari tespek itu


-------------------------------


Bersambung...


###


jangan lupa tinggalkan jejak 👣


jangan jadi pembaca gelap ya gaes

__ADS_1


terimakasih...


__ADS_2