
drtd drtt drtt
" siapa sih yang nelfon.. " ucap anisha sambil mengambil HP nya di atas meja dekat sofa kamar nya
" Galih ngapain dia nelfon ya " gumam anisha dan mengangkat panggilan Galih
Panggilan terhubung
" ya hallo assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam nish"
" kamu ngapain nelfon aku lagi mau minta makan lagi "
" diem dulu ngapa "
" okay cepat ngomong kalo nggak ngomong aku tutup telfon nya "
" eh jangan dong jangan di tutup "
" ya makanya cepetan ngomong "
" kamu bisa ke apartemen ku kagak nish? "
" ngapain aku ke sana! jangan macam-macam ya kamu! "
" Fiktor ini namanya nish.. "
" maksud mu apa coba galle jangan berbelit-belit "
" aku lagi sakit perut ni tolong dong kurangin sakitnya aja nish "
" maksudnya aku bukan dokter galle ngapain kamu nelfon aku "
" siapa tau kamu tau obat sakit perut aww cepetan nish ku cht ya nomer apartemen ku "
Panggilan Terputus
" sakit ni orang " gumam Anisha
dan berlalu pergi ke luar kamar karena paman, bibi, dan ponakan kembar nya sudah pulang ke rumah mereka anisha menuju apartemen Anggia terlebih dahulu
***
" kamu ngapain ke sini nish? " tanya Anggia
" temenin aku ke apartemen galle yuk " ucap Anisha
" maksudnya apa sih nish? " tanya Anggia
" udah ayok biar naik ke lantai atas aja kok " ucap Anisha
" ya nomer apartemen nya berapa Anisha " ucap Anggia gemas dengan anisha saat mereka sudah berada di dalam lift
" Nomer.. " anisha tak jadi melanjutkan ucapannya karena bunyi pesan masuk ke dalam ponselnya
Galle
Nish nomer apartemen ku 40**3 di lantai 4 yak kamu cari aja
*Anisha
hmm
Galle
kok hmm doang nish?
Anisha
hmmm*
" siapa nish? " tanya Anggia
" siapa lagi orang yang mau kita datengin apartemen nya " jawab Anisha
" oooh okay " ucap Anggia
" oh iya nish nomer berapa? " tanya Anggia
" 403 katanya sih kita suruh nyari sendiri " jawab anisha
__ADS_1
" wah itu laki-laki ya " celetuk Anggia
" eh kok kamu tau dia laki-laki? " tanya Anisha
" kan namanya di kontak kamu Galle ya jadi ku simpulkan dia laki-laki lah.." jawab Anggia
" ooh okay " ucap anisha
" eh tapi bener yak dia laki-laki nish? " tanya Anggia
" hmmm iya bener " jawab anisha
***
" Nah nish.. ini nih 403 " ucap Anggia
" alhamdulillah akhirnya dapet juga " ucap anisha
" pencet bel nya nggi " titah Anisha
" yee kok aku si " ucap Anggia namun tak urung ia lakukan
ceklek
" assalamu'alaikum " ucap anisha
" waalaikumsalam " jawab seorang laki-laki dari dalam apartemen
" maaf, bener ini apartemen ny Galih? " tanya Anisha
" iya benar kalian siapa ya? " tanya Radit ya laki-laki itu adalah Radit
baru saja anisha membuka mulut nya tetapi Anggia lebih dulu menjawab nya
" galle yang menyuruh kami ke sini " jawab Anggia ketus di balik masker kesehatan nya
" maaf siapa itu galle? " tanya Radit
" Galih Asfaradzhi " jawab anisha di balik masker kesehatan nya
" oh dia ada keperluan apa dengan nya? siapa tau saya bisa bantu " ucap Radit
" tadi galle menelfon saya katanya dia lagi sakit perut.. dia menyuruh saya kemari " ucap anisha
" Haduhhh!! orang ini! sudahlah ayo kita balik ke apartemen kita! males di sini! nanya terus!!kapan berenti nanyanya hah!! " ucap Anggia kesal itulah yang di rasakan Anggia saat ini dengan laki-laki di hadapan nya saat ini
" eh saya cuma nanya namanya siapa? kok kamu yang sewot sih!! " ucap Radit ngegas
" yeee nyolot ni orang!! biasa aja kali ngomong nya nggak usah ngegas juga!! " ucap Anggia ikutan ngegas
" eh saya nggak bakalan ngegas kalo kamu nggak ngegas duluan!! " ucap Radit
" kapan saya ngegas!! hahh!! " ucap Anggia
" Eh kamu ya_" ucapan Radit dipotong anisha
" maaf kami permisi " ucap anisha
anisha menarik tangan Anggia yang si empunya tangan masih melotot ke arah Radit
" Awwwwww " suara Galih dari dalam apartemen
Radit yang mendengar teriakan Galih langsung berlari masuk menemui Galih itu
***
" Iiihh nish!!! kok kamu bawa pergi si!! " gerutu Anggia di dalam lift dengan tangan yang berdekapan di dadanya
" kamu juga sih!! kita itu mau bertamu di sana kok kamu nyolot si dengan laki-laki itu " ucap anisha yang berkacak pinggang
" dia ngeselin nish!! " ucap Anggia
" kita itu mau bertamu di sana nggi " ucap anisha
" nish kita itu bukannya bertamu di sana malah di Instrogasi kaya polisi detail banget nanyanya " ucap Anggia masih dengan kesalnya
" aku yakin nish kalo kita tadi nggak pergi dia pasti nanya di mana kita tinggal huh males banget!!! " sambung Anggia
Ting lift terbuka Anggia langsung keluar mendahului anisha
astaghfirullah Anggia hahaha lucu tu anak kalo lagi ke gitu batin anisha sambil memandangi Anggia
__ADS_1
***
" dit tadi siapa yang dateng? " tanya Galih
" oohh itu lemes dateng " jawab Radit enteng
" lemes? maksud ente siapa dit? " tanya Galih
" kagak tau tapi mereka cari ente lih " jawab Radit
" laki-laki atau perempuan " tanya Galih
" perempuan pake masker kesehatan " jawab Radit
" tunggu apa jangan-jangan itu Anisha ya " ucap Galih
" anisha ana kagak tau lih " ucap Radit
" tunggu dit ente bilang mereka? mereka siapa? " tanya Galih
" ya kenapa ana bilang mereka? karena yang dateng dua orang cewek pake masker kesehatan nyari ente " jawab Radit
" tunggu biar ana telfon Anisha lagi " ucap Galih
" ya hallo assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam nish.. kamu di mana sekarang? "
" di apartemen "
" kamu nggak jadi ke sini nish? "
" udah tadi ke sana tapi yang bukain nya laki-laki "
" terus kenapa kamu nggak masuk nish? "
" ya nggak bisa lah nggak sopan namanya "
" maksudnya? "
" dia bukannya nyuruh masuk tapi malah Instrogasi kita "
" hah! maksudnya? "
" hufft galle aku bukan dokter yak! kamu hubungin dokter aja "
" kamu ke sini lagi dong! "
" ngapain ntar di Instrogasi lagi "
" udah nggak bakalan nanti kalo dia lagi yang buka langsung masuk aja "
" ya sudah lah assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam cepetan ya nish "
" hmm"
setelah memutuskan telfon ya Galih menatap Radit dengan horor yang di tatap tidak peduli dan memilih untuk memainkan ponselnya
" ente ngapain Instrogasi mereka dit?? " tanya Galih
" maksudnya " tanya radit
" ck. sudahlah lebih baik kalo mereka kembali langsung suruh mereka masuk " ucap Galih
" lah kenapa lih? " tanya radit
" udah kagak usah banyak neko-neko " ucap Galih
" oke lah " pasrah saja lah batin Radit
bunyi bell berbunyi radit langsung beranjak membukakan pintu apartemen nya lagi dua makhluk perempuan yang tadi tepat berada di hadapan nya
" masuk aja lah " ucap Radit
" makasih kang " ucap Anisha
" akang? kamu orang bandung? " tanya Radit
" hehehe " anisha hanya terkekeh menanggapi Radit
__ADS_1
------------------------
Bersambung