Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 35


__ADS_3

drtd drtt drtt


" siapa sih yang nelfon.. " ucap anisha sambil mengambil HP nya di atas meja dekat sofa kamar nya


" Galih ngapain dia nelfon ya " gumam anisha dan mengangkat panggilan Galih


Panggilan terhubung


" ya hallo assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam nish"


" kamu ngapain nelfon aku lagi mau minta makan lagi "


" diem dulu ngapa "


" okay cepat ngomong kalo nggak ngomong aku tutup telfon nya "


" eh jangan dong jangan di tutup "


" ya makanya cepetan ngomong "


" kamu bisa ke apartemen ku kagak nish? "


" ngapain aku ke sana! jangan macam-macam ya kamu! "


" Fiktor ini namanya nish.. "


" maksud mu apa coba galle jangan berbelit-belit "


" aku lagi sakit perut ni tolong dong kurangin sakitnya aja nish "


" maksudnya aku bukan dokter galle ngapain kamu nelfon aku "


" siapa tau kamu tau obat sakit perut aww cepetan nish ku cht ya nomer apartemen ku "


Panggilan Terputus


" sakit ni orang " gumam Anisha


dan berlalu pergi ke luar kamar karena paman, bibi, dan ponakan kembar nya sudah pulang ke rumah mereka anisha menuju apartemen Anggia terlebih dahulu


***


" kamu ngapain ke sini nish? " tanya Anggia


" temenin aku ke apartemen galle yuk " ucap Anisha


" maksudnya apa sih nish? " tanya Anggia


" udah ayok biar naik ke lantai atas aja kok " ucap Anisha


" ya nomer apartemen nya berapa Anisha " ucap Anggia gemas dengan anisha saat mereka sudah berada di dalam lift


" Nomer.. " anisha tak jadi melanjutkan ucapannya karena bunyi pesan masuk ke dalam ponselnya


Galle


Nish nomer apartemen ku 40**3 di lantai 4 yak kamu cari aja


*Anisha


hmm


Galle


kok hmm doang nish?


Anisha


hmmm*


" siapa nish? " tanya Anggia


" siapa lagi orang yang mau kita datengin apartemen nya " jawab Anisha


" oooh okay " ucap Anggia


" oh iya nish nomer berapa? " tanya Anggia


" 403 katanya sih kita suruh nyari sendiri " jawab anisha

__ADS_1


" wah itu laki-laki ya " celetuk Anggia


" eh kok kamu tau dia laki-laki? " tanya Anisha


" kan namanya di kontak kamu Galle ya jadi ku simpulkan dia laki-laki lah.." jawab Anggia


" ooh okay " ucap anisha


" eh tapi bener yak dia laki-laki nish? " tanya Anggia


" hmmm iya bener " jawab anisha


***


" Nah nish.. ini nih 403 " ucap Anggia


" alhamdulillah akhirnya dapet juga " ucap anisha


" pencet bel nya nggi " titah Anisha


" yee kok aku si " ucap Anggia namun tak urung ia lakukan


ceklek


" assalamu'alaikum " ucap anisha


" waalaikumsalam " jawab seorang laki-laki dari dalam apartemen


" maaf, bener ini apartemen ny Galih? " tanya Anisha


" iya benar kalian siapa ya? " tanya Radit ya laki-laki itu adalah Radit


baru saja anisha membuka mulut nya tetapi Anggia lebih dulu menjawab nya


" galle yang menyuruh kami ke sini " jawab Anggia ketus di balik masker kesehatan nya


" maaf siapa itu galle? " tanya Radit


" Galih Asfaradzhi " jawab anisha di balik masker kesehatan nya


" oh dia ada keperluan apa dengan nya? siapa tau saya bisa bantu " ucap Radit


" tadi galle menelfon saya katanya dia lagi sakit perut.. dia menyuruh saya kemari " ucap anisha


" Haduhhh!! orang ini! sudahlah ayo kita balik ke apartemen kita! males di sini! nanya terus!!kapan berenti nanyanya hah!! " ucap Anggia kesal itulah yang di rasakan Anggia saat ini dengan laki-laki di hadapan nya saat ini


" eh saya cuma nanya namanya siapa? kok kamu yang sewot sih!! " ucap Radit ngegas


" yeee nyolot ni orang!! biasa aja kali ngomong nya nggak usah ngegas juga!! " ucap Anggia ikutan ngegas


" eh saya nggak bakalan ngegas kalo kamu nggak ngegas duluan!! " ucap Radit


" kapan saya ngegas!! hahh!! " ucap Anggia


" Eh kamu ya_" ucapan Radit dipotong anisha


" maaf kami permisi " ucap anisha


anisha menarik tangan Anggia yang si empunya tangan masih melotot ke arah Radit


" Awwwwww " suara Galih dari dalam apartemen


Radit yang mendengar teriakan Galih langsung berlari masuk menemui Galih itu


***


" Iiihh nish!!! kok kamu bawa pergi si!! " gerutu Anggia di dalam lift dengan tangan yang berdekapan di dadanya


" kamu juga sih!! kita itu mau bertamu di sana kok kamu nyolot si dengan laki-laki itu " ucap anisha yang berkacak pinggang


" dia ngeselin nish!! " ucap Anggia


" kita itu mau bertamu di sana nggi " ucap anisha


" nish kita itu bukannya bertamu di sana malah di Instrogasi kaya polisi detail banget nanyanya " ucap Anggia masih dengan kesalnya


" aku yakin nish kalo kita tadi nggak pergi dia pasti nanya di mana kita tinggal huh males banget!!! " sambung Anggia


Ting lift terbuka Anggia langsung keluar mendahului anisha


astaghfirullah Anggia hahaha lucu tu anak kalo lagi ke gitu batin anisha sambil memandangi Anggia

__ADS_1


***


" dit tadi siapa yang dateng? " tanya Galih


" oohh itu lemes dateng " jawab Radit enteng


" lemes? maksud ente siapa dit? " tanya Galih


" kagak tau tapi mereka cari ente lih " jawab Radit


" laki-laki atau perempuan " tanya Galih


" perempuan pake masker kesehatan " jawab Radit


" tunggu apa jangan-jangan itu Anisha ya " ucap Galih


" anisha ana kagak tau lih " ucap Radit


" tunggu dit ente bilang mereka? mereka siapa? " tanya Galih


" ya kenapa ana bilang mereka? karena yang dateng dua orang cewek pake masker kesehatan nyari ente " jawab Radit


" tunggu biar ana telfon Anisha lagi " ucap Galih


" ya hallo assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam nish.. kamu di mana sekarang? "


" di apartemen "


" kamu nggak jadi ke sini nish? "


" udah tadi ke sana tapi yang bukain nya laki-laki "


" terus kenapa kamu nggak masuk nish? "


" ya nggak bisa lah nggak sopan namanya "


" maksudnya? "


" dia bukannya nyuruh masuk tapi malah Instrogasi kita "


" hah! maksudnya? "


" hufft galle aku bukan dokter yak! kamu hubungin dokter aja "


" kamu ke sini lagi dong! "


" ngapain ntar di Instrogasi lagi "


" udah nggak bakalan nanti kalo dia lagi yang buka langsung masuk aja "


" ya sudah lah assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam cepetan ya nish "


" hmm"


setelah memutuskan telfon ya Galih menatap Radit dengan horor yang di tatap tidak peduli dan memilih untuk memainkan ponselnya


" ente ngapain Instrogasi mereka dit?? " tanya Galih


" maksudnya " tanya radit


" ck. sudahlah lebih baik kalo mereka kembali langsung suruh mereka masuk " ucap Galih


" lah kenapa lih? " tanya radit


" udah kagak usah banyak neko-neko " ucap Galih


" oke lah " pasrah saja lah batin Radit


bunyi bell berbunyi radit langsung beranjak membukakan pintu apartemen nya lagi dua makhluk perempuan yang tadi tepat berada di hadapan nya


" masuk aja lah " ucap Radit


" makasih kang " ucap Anisha


" akang? kamu orang bandung? " tanya Radit


" hehehe " anisha hanya terkekeh menanggapi Radit

__ADS_1


------------------------


Bersambung


__ADS_2