Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 63


__ADS_3

" sabar napa galle, aku itu harus jawab satu-satu ya jangan main nerobos aja "


" iya cepetan nggi "


anggia mengambil surat yang di titipkan anisha untuk galih kepadanya dari dalam tas kecilnya


" ni galle anisha cuma nitip ini buat kamu "


galih mengambil surat itu dan langsung membacanya dalam diam


📨📨📨


******Assalamu'alaikum galle maaf ya selama setahun ini aku nggak ngabarin kamu


aku cuma mau bilang aku di sini baik-baik aja aku sehat wal afiat sehat lahir dan batin galle


aku juga udah lupain masalah Naemi itu sudah ya jangan di fikirin lagi soal itu


untuk Rizky tolong kamu sampaikan ya galle aku kangen Banget sama iky aku tahun ini nggak balik galle makanya aku nitip surat ini buat kamu ke anggia maaf ya galle


alasan kenapa aku nggak ngabarin kamu selama ini adalah karena handphone ku rusak galle kecebur ke dalam air maaf ya galle


lagian kalau aku nggak ngabarin kamu nggak papa kan toh kamu nggak mungkin kan fikirin aku hmm hahaha sudahlah


sampai sini dulu ya wassalam...


Anisha**


📨📨📨


setelah membaca surat dari anisha galih mencium surat itu merasakan lembutnya tangan anisha menuliskan surat itu


" anggia nanti kamu ke kairo lagi kan? "


" iya galle nanti aku balik lagi kok.. "


" baguslah sebentar ya kalian jangan kemana-mana dulu aku keluar sebentar "


" tapi galle kamu mau kemana? "


" udah kalian duduk tenang di sini makan aja apa yang ada okay aku pergi assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam "


galih segera melajukan mobilnya menuju toko handphone dia membelikan anisha handphone yang harga nya cukup fantastis


setelah itu dia kembali lagi ke rumah sang abang


" nggi ini aku titip ya untuk anisha sebentar aku aktifin dulu handphone nya "


setelah mengaktifkan handphone itu Galih juga sudah memasukkan nomor handphone nya dan juga nomer handphone zahra


" ini nggi udah tolong kamu kasihkan ya untuk anisha "


" kok kamu tau galle handphone anisha rusak "


" dia menuliskan nya di surat "


" oh okay galle.. ya udah dit ayuk kita langsung aja aku mau berikan surat ini untuk adiknya anisha "


" hmm bagaimana kalau aku aja yang motoin nanti aku kirim ke zahra biar kalian nggak capek "


" boleh juga tuh ni galle "


" sebentar ya aku cht dulu zahra nya minta izin buat bukain suratnya "


" iya "


Chatting wa


galih : ra ni anisha ada nitip surat ke temen nya buat kamu aku bukain ya nanti aku fotoin mau nggak


zahra : ah yang bener kak boleh bukain kak sekarang


galih : sebentar ra aku bukain dulu


galih :


__ADS_1


zahra : makasih ya kak udah motoin


galih : iya sama-sama


Chating wa off


" udah aku fotoin makasih banyak ya nggi "


" sama-sama galle ya udah aku sama radit pergi dulu ya "


" ya udah kalian hati-hati ya di jalan "


" iya assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam "


***


di Indonesia-surabaya


setelah membaca surat anisha yang di fotokan oleh galih zahra langsung berlari menuju kamar kedua orang tua nya


gdor.. gdor.. gdor..


" astaghfirullah hal adzim kenapa nak "


" yah ini yah baca "


ayah dimas membaca surat dari anisha


" alhamdulillah kalau akhirnya mbakmu itu ngasih kabar ra.. ayah udah khawatir banget "


" iya yah alhamdulillah "


" kenapa ini "


" ini bund baca "


bunda lia membaca surat dari anisha


" alhamdulillah "


" waalaikumsalam "


zahra keluar dari kamar kedua orang tua nya dan kembali masuk ke dalam kamar nya


" alhamdulillah akhirnya mbak nisha beri kabar juga "


***


di kairo


pagi hari anisha sudah bangun untuk mengerjakan sholat dhuha


setelah itu dia ke dapur untuk memasak di temani oleh arsya


setelah makan anisha mengajak Arsya untuk pergi ke pasar karena bahan-bahan makanan udah habis


" mbak nisha "


" hmm "


" aku kangen pasar Indonesia deh mbak "


" mbak juga sya.. tapi mau gimana lagi "


" mbak nanti mbak balik ke Indonesia ka? "


" iya sayang sekitar satu tahun lagi lah "


" hmm ya sudahlah mbak "


" eh kenapa kamu sya kok jadi murung gitu sih "


" nanti mbak ninggalin aku lagi "


" nanti mbak akan sering-sering ke sini kok sya "


" ya sudahlah mbak ayok kita belanja ini taksi nya udah sampe "

__ADS_1


" iya "


anisha dan Arsya masuk ke dalam pasar membeli bahan-bahan pokok makanan dan membeli keperluan-keperluan lainnya


mereka beralih dari toko ke toko yang lain terlihat di kedua belah tangan arsya menenteng belanja mereka


" mbak nisha udah belum si ni udah berat MasyaAllah "


" eh astaghfirullah hal adzim maaf ya sya.. sini biar mbak bawa sedikit ya "


" iya mbak "


" ada lagi yang hendak kamu beli sya? "


" nggak ada mbak kalau mbak ada yang mau di beli lagi? "


" nggak ada sya.. ya udah yuk pulang kasian abangmu sendirian di apartemen "


" iya sudah ayo mbak "


anisha dan arsya sudah sampai ke apartemen mereka mendapati Arsyad minum ice coffe di temani dengan beberapa camilan sisa


" astaghfirullah hal adzim Arsyad kok camilan yang ada di dalam kulkas kamu makan.. itu udah dingin syad nggak enak ih "


" nggak papa lah mbak.. aku laper lagi ini "


" ya sudah mari arsya bantu mbak buatin makanan untuk abangmu "


" ya sudahlah mbak.. seneng kau bang "


" terimakasih adekku yang cantik "


" Sama-sama abangku "


di dapur arsya terus saja bersungut-sungut mengenai abangnya yang sudah laper lagi


" mbak nisha itu perut abang terbuat dari apa ya baru aja makan udah laper lagi "


" mbak nggak tau sya.. tanyain gih ke Allah sana hahaha "


" yee mbak mana bisa arsya tanyain ke Allah hahaha mbak nih ada-ada aja "


" hahaha habis nya kamu lucu sya.. nanya kok sama mbak mana mbak tau hahaha "


" ya juga ya mbak.. hahaha maafin arsya ya mbak "


" ya sudah kita masak untuk makan siang aja ini ya sya "


" iya mbak ini juga udah jam sebelas ni.. bentar lagi waktu zuhur "


" iya sya.. "


tak lama suara adzan sudah berkumandang menandakan telah masuk waktu zuhur


" sini sya biar mbak aja yang goreng ikan nya kamu sholat gih dengan abangmu itu "


" nggak papa mbak arsya tinggal? "


" iya nggak papa sya.. sana "


" ya sudah arsya sholat dulu ya mbak assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam "


" bang ayok sholat bareng "


" ayok "


di dapur anisha melanjutkan menggoreng ikan yang tadi ia beli di pasar


" sudah belum ya anggia kasih surat nya buat galle dan zahra "


" semoga aja sudah biar mereka tau gimana kabar aku di sini "


" hufh.. Sabar anisha tinggal satu tahun lagi kamu pasti bisa "


---------


bersambung

__ADS_1


__ADS_2