
" Assalamu'alaikum bunda ayah " anisha langsung memeluk kedua orang tuanya itu " waalaikumsalam sayang " bunda lia dan ayah dimas langsung mengecup kening sangat putri " kamu baik-baik aja kan di sana? kamu sehat kan di sana? " tanya bunda lia " ia bunda ku sayang nisha sehat dan baik-baik aja kok.. tanya aja paman dan bibi kalo perlu tanya sama Arsya dan Arsyad bun " bunda lia terkekeh dengan jawaban sang putri " ya udah ayo kita pulang sekarang pasti adikmu menunggu di rumah deh " di angguki oleh anisha dan bunda lia
sekitar setengah jam lamanya di perjalanan menuju rumahnya yang telah lama tidak ia datangi akhirnya sampai juga dan langsung di sambut oleh sang adik tercinta nya zahra langsung memeluk anisha dan berjalan pun masih dalam memeluk anisha dia sangat rindu kakak nya itu
" Mbak nisha ayo duduk mbak.. mbak pasti lelah kan? sebentar zahra ambilkan air dulu " zahra langsung pergi melesat ke dapur mengambil kan anisha minuman " ini mbak kata orang dari perjalanan jauh harus minum air putih dulu supaya tenggorokan mbak sehat " anisha hanya terkekeh dengan ucapan zahra dia langsung meminum segelas air putih hingga tandas
" zahra kamu sudah masak hmm? " zahra langsung menoleh ke arah sang bunda " belum bunda.. zahra baru pulang dari kampus jadi belum sempat masak " anisha tersenyum di balik niqap nya karena zahra menurut dengan surat-surat yang ada di dalam al-quran itu " eh nisha " anisha menoleh ke arah sang bunda " iya bund kenapa? " bunda lia duduk mendekati anisha dan menggeser tubuh zahra membuat zahra Mencebikkan bibir nya
" dua tahun belakang ini ya adikmu itu selalu bantuin bunda di rumah mulai dari menyapu, mengepel, memasak, cuci baju, cuci piring, kalo ada tamu juga dia yang bikinin minuman nya, persis kaya kamu dulu sayang " zahra Mencebikkan bibir nya karena Bunda nya membicarakan dirinya " alhamdulillah kalo zahra nggak bikin susah bunda selama nisha pergi, nisha tenang jadinya ninggalin bunda sama zahra " anisha menjawab dengan tenang dan senyuman di balik niqap nya " yee mbak nisha zahra kan pengen seperti mbak nisha, zahra menuruti apa yang mbak nisha tuliskan untuk zahra di surat-surat al-quran itu
"
" alhamdulillah kalo kamu menurut dengan mbak, oh iya gimana kuliah nya lancar aja kan? " zahra menganguk dengan senyuman yang tidak pernah luntur jikalau kedatangan anisha " ya kamu tau nish, setelah sholat subuh dia tidak kembali tidur dia mandi terus bantuin bunda ke pasar subuh nish, bantuin bunda masak, sampe kalo jam sudah menunjukkan pukul 06:30 dia siap-siap mau ke kampus, dan pulang dari kampus tidak menentu nish, kadang pulang cepet kadang pulang telat bunda pusing sama adikmu itu " sambil menunjuk ke arah zahra yang tengah asik memakan buah stroberi
" biasalah mbak " anisha menoleh ke arah sang adik " zahra ingat ya kamu jangan pacaran dulu pikiran dulu studi kamu sampe selesai kalo mau pacaran bilang sama bunda biar bunda cariin laki-laki nya biar pacaran setelah halal kan enak kan bund? hahaha " zahra melipat kedua tangannya di depan dadanya
" ihhh mbak zahra itu nggak punya pacar, banyak si yang ngedeketin bahkan ada yang secara terang-terangan ngasih zahra hadiah-hadiah lho mbak, juga ada yang langsung nembak zahra tapi zahra tidak menjawab iya atau pun tidak zahra hanya memberikan senyum ke mereka mbak " anisha dan bunda hanya geleng-geleng kepala mendengar celotehan zahra
__ADS_1
" ya udah nish kamu istirahat gih zahra antar mbakmu ke kamar nya " zahra memberi hormat ke arah sang bunda dan langsung menarik tangan dan koper anisha
***
di kediaman Asfaradzhi setelah kedatangan Galih rumah itu riuh dengan gelak tawa dari celotehan anak dari frans dan airin yang sudah berusia hampir 3 tahun itu bocah laki-laki yang begitu aktif dan sangat bisa kalo bicara itu di bernama Muhammad Rizky Asfaradzhi Mahendradatta
" aman.. aman au ak alau iky nak acuk ekolah " celoteh Rizky Galih mengernyit heran dengan celotehan ponakan nya itu " iky mau masuk sekolah? emangnya umur iky udah cukup untuk masuk sekolah hmm? " Bocah itu menganguk dengan antusias nya
" abi umi nanti frans dan airin serta Rizky mau jalan-jalan ke rumah.. aww " belum selesai frans menyelesaikan ucapannya airin sudah mencubit perut nya " apa sih umi kok cubit abi? " airin menatap tajam ke arah sang suami " kan udah abi bilang jangan kasih tau galle dulu tentang anisha kamu lupa ya bi? " bisik airin tepat di telinga frans yang cengengesan tidak jelas itu
" aman.. aman ita main yuk " Galih hendak beranjak dari duduknya tetapi di cegah oleh ucapan frans " Rizky yuk kita jalan-jalan sekarang nanti hujan lho " Rizky menoleh ke arah abinya dengan wajah seperti bertanya dan frans langsung menganguk bocah kecil itu langsung berjingkrak senang dan langsung berlari menuju abinya
" galle kamu istirahat aja dulu nanti aja mainnya setelah kita pulang sekarang kita pamit assalamu'alaikum " Galih hanya menganguk sambil tersenyum dan melambaikan tangannya ke arah bocah kecil itu " waalaikumsalam hati-hati bang jangan ngebut-ngebut " frans hanya mengacungi jempolnya ke arah Galih dan berlalu masuk ke dalam mobil
" abi umi galle istirahat di kamar dulu ya assalamu'alaikum " Galih langsung mengecup punggung tangan kedua orang tuanya dan berlalu ke kamar " waalaikumsalam sayang "
***
__ADS_1
Di kediaman keluarga abdan Radit tengah bersantai di dalam kamar nya sambil menonton televisi yang ada di dalam kamar nya
Ceklek
" assalamu'alaikum kak aku boleh masuk? " radit menganguk dan menepuk sofa di sebelah nya " ada apa lagi hmm ada yang mau kamu bicarakan atau apa? " Radit sudah hafal dengan sang adik langsung memahami apa maksud dari kedatangan sang adik ke kamar nya
" kakak masih ingat kan dengan cewek yang ada di foto ini " sambil menyerah kan handphone nya ke arah Radit
Radit melihat foto perempuan di layar ponsel adiknya itu lalu menganguk " kamu dapet dari mana lagi foto cewek ini dek? "
" ya kemaren saat aku nggak sengaja ketemu dia dan aku foto deh dari kejauhan kayaknya dia lagi ngelamun deh kak" Radit hanya menganguk tanda mengerti " kakak tau nggak ternyata dia kuliah di kampus aku juga kak dia sekarang jadi junior aku tapi dia susah buat di deketin kak..
-----------------------------
Bersambung
__ADS_1