Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
pesantren


__ADS_3

di kamar


galih tersenyum mendegar sahutan sang istri dari balik kamar mandi,, dia berjalan duduk di atas kasur sembari menunggu sang istri tercinta keluar dari persembunyiannya yaitu kamar mandi dengan memejamkan mata sebentar


ceklek


anisha masih berdiri dekat meja rias nya dengan memainkan jari jemari nya tidak bisa di pungkiri dada anisha hari ini berpacu dengan cepat seakan-akan akan mengikuti lomba balap motor liar suasana kamar malam itu benar-benar tidak biasa


anisha semangat ayo,, demi malaikat kecil yang akan melengkapi keluarga kecil mu ini,, ayo semangat🔛🔥 batinnya


karena sang istri tak kunjung mendekat akhirnya galih berjalan mendekat ke arah anisha


aku tidak menyangka anisha akan benar-benar memakai baju lu*nat ini batinnya


satu kata yang ada dalam fikiran galih malam itu adalah seksi anisha sangat menggoda iman nya malam ini


membalikkan badan anisha berhadapan dengan badannya dengan kedua tangan nya berada di pundak sang istri


anisha masih saja menundukkan Kepala nya malu adalah satu kata yang tepat untuk anisha saat ini


" Anisha,, tatap mata aku,, "


" mas,, anisha malu tau,, jangan bikin anisha tambah malu dong,, "


" aku mau liat wajah malu kamu itu sayang,, "


anisha mengeleng " malu nya sampe ke ubun-ubun tau akhhhh " batinnya


karena anisha tak kunjung mengangkat kepala nya galih mengambil dagunya dan mengangkat kepala nya


pasrah adalah kata yang tepat anisha saat sang suami menginginkan maka dia harus menyerahkan


" anisha kenapa kamu sangat cantik malam ini? "


" aku cantik hanya untuk kamu mas,, hanya untuk suami ku seorang "


galih tersenyum mendengar ucapan sang istri dan entah kenapa suara anisha malam ini menjadi sangat seksi di pendengaran nya


" iya kamu hanya boleh cantik di depan aku seorang,, dan hanya aku seorang lah yang berhak menikmati kecantikan kamu,, "


" mas aku boleh minta tolong? "


" apa? "


" aku cuma minta tolong ke kamu,, buat aku memiliki seorang malaikat kecil yang akan merubah kehidupan keluarga kecil kita ini mas,, apakah kamu bersedia membantu istri mu ini? "


" kalau soal itu jangan di tangan lagi sayang,, mas akan membantu itu walaupun kamu tidak meminta nya,, karena tidak bisa di pungkiri oleh hati mas ini,, bahwa mas sangat iri dengan radhit dan anggia mereka sudah memiliki baby Rayyan "


" kalo begitu tunggu apalagi mas,, sekarang ayo "


" beneran kamu? "


" sebelum aku berubah fikiran mas,, "


mendengar jawaban anisha galih segera memboponh tubuh ramping nan kecil itu ke Ranjang


//SENSOR-NIIIIITTT///


***


satu minggu kemudian..


saat ini anisha dan galih sedang di dalam mobil perjalanan menuju pesantren abi Rasyid yang berada di kota P


" mas kamu pernah nggak ngajar di sana? "


" waktu itu pernah mau ngajar di sana tapi karena ada masalah sedikit antar kita,, jadi belum kesampean ngajar di sana sayang,, "


anisha hanya mangut-mangut mendengar jawaban sang suami


" mas nanti kita jalan-jalan ya di pesantren itu,, keliling-keliling lah,, ya mas ya "


" sesuai keinginan kamu sayang,, "


" terimakasih suamiku "


" sama-sama istri tercinta ku "

__ADS_1


1 jam kemudian


setelah satu jam di perjalanan akhirnya mereka telah sampai di salah satu pesantren milik abi Rasyid


setelah keluar dari mobil ada seorang laki-laki paru baya yang menghampiri mereka berdua


" assalamu'alaikum den,, "


" waalaikumsalam mang,, akhirnya kita bertemu juga ya mang,, "


" iya den,, ini istri aden ya? "


" iya mang,, ini Anisha istri saya,, sayang mendekat lah,, "


" iya mas,, "


" sayang perkenalkan ini mang Burhan,, mang burhan ini adalah orang yang di percaya oleh abi untuk mengurus pesantren di sini,, "


" assalamu'alaikum mang,, perkenalkan saya Anisha,, "


" waalaikumsalam Non anisha,, "


" oh iya mang kenapa tidak datang ke resepsi? "


" maap ya den,, mamang mah waktu itu lagi nemenin istri melahirkan di bidan sini "


" owalah begitu to mang,, ya sudah tidak papa,, ngomong-ngomong dapet apa lagi nih mang? "


" alhamdulillah den,, laki-laki lagi "


" alhamdulillah,, anak keberapa mang? kalo boleh tau "


" alhamdulillah Non sudah anak ke empat "


" allhamdulilah,, selamat ya mang,, "


" iya Non terimakasih "


" sama-sama mang,, "


anisha dan galih masuk ke rumah mang burhan yang berada tepat di samping kanan pesantren


" duduk den Non,, mamang buatin minum dulu "


" ga usah repot-repot mang,, kita ke sini cuma mau liat-liat pesantren,, anisha pengen liat pesantren katanya "


" owalah begitu to den,, hayuk mah kita keliling-keliling,, tapi jangan sekarang atuh pasti kalian capek di jalan pan,, "


di tengah-tengah perbincangan mereka ada anak laki-laki masuk ke rumah mang burhan dengan tergesa-gesa


" assalamu'alaikum Bapak "


" waalaikumsalam " ( semua orang)


" Ih,, bagas aya naon? "


" Rini pajoang deui, Pak "


" astagfirullah ,, sareng saha anjeun merjuangkeun bagas? "


" sareng teh Yunda pak,, "


" astaghfirullah ,, naha tiasa gelut? "


" Teu terang pak, hayu urang angkat ka dinya sateuacan teh Yunda pingsan "


" enya-enya hayu urang ka ditu "


" hayu pak "


" den,, Non,, mamang tinggal dulu sebentar ya,, "


" kenapa mang? "


" itu Non si Rini berantem "


" astaghfirullah,, iya mang,, Nisha mau ikut mang boleh ya "

__ADS_1


" ya sudah ayok sayng "


akhirnya anisha, galih, mang burhan serta Bagas ke tempat kekacauan berada


" naon masalah Rini bagas?! "


" bagas teu terang pak "


terlihat lah Rini dan yunda saling adu mulut bahkan bukan adu mulut lagi bahkan mereka adu fisik,,


" astaghfirullah,, itu mereka kenapa mas? "


" nggak tau sayang,, udah kita diem aja "


" iya mas,, "


mang burhan segera melerai perkelahian itu yang sudah banyak penonton nya


" astaghfirullahhaladzim ,, Rini yunda, naon salah anjeun!? "


" bapa "


" kunaon Rini?! astaghfirullahhaladzim "


" Mang Burhan Rini anu angkat heula "


Rini menoleh ke arah Yunda yang barusan angkat bicara


" DIEM ANJEUN YUNDA "


ucap Rini sambil menunjuk Wajah Yunda dengan telunjuk nya


" Kunaon Rini? Anjeun kasieun sabab aya burhan pelem kan? "


ketika rini hendak bersuara mang burhan dengan cepat menyuruhnya untuk pulang


" sumuhun pak Rini sumping ka bumi "


akhirnya kekacauan pun berakhir Rini pulang bersama anisha dan galih


" mas kita nginep di sini ya mas ya pliss "


" ya sudah kita nginep di mana? "


" Enggak tau pokoknya nisha mau kita nginep di sini "


" kita tanya mang burhan dulu sayang "


" oke "


galih menghampiri mang burhan di teras rumah


" mang "


" eh iya den? "


" mang,, Anisha mau nginep di sini mang,, kalo boleh tau,, di sini ada nggak ya penginapan yang deket-deket sini mang? "


" enggak usah cari penginapan den,, di rumah sebelah aja,, kosong kok tapi banyak debu nya,, "


" ya sudah mang,, tidak papa nanti biar kita aja yang bersihin "


" ya sudah sebentar mamang ambil kunci nya dulu den "


" iya mang "


____________________________


hay hay hay semuanya akan


othor kembali lagi alhamdulillah..


apa kabar semuanya baik dong ya kan? hahah..


maap ya lama up nya soalnya biasa lah urusan dunia nyata itu ribet..


sampe sini dulu ya gaes,, in sya allah akan up lagi..

__ADS_1


__ADS_2