Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 94


__ADS_3

di gedung resepsi pernikahan anisha zahra tengah duduk di sebuah meja dengan Rizky karena kebetulan tadi Rizky lah laki-laki yang langsung mendatangi nya setelah dia turun dari panggung tadi


mereka terlihat nampak akrab sekali berbicara dengan santay seperti orang yang sudah saling mengenal


memang si zahra dan Rizky sudah lama saling kenal tapi karena kesibukan zahra si kampus dan kesibukan Rizky di perusahaan nya membuat mereka jarang sekali bertemu


terlebih lagi Niki orang yang mengenalkan mereka berdua tengah berkuliah di Amerika jadi mereka tidak enak jika bertemu hanya berdua saja


" ra gimana kuliah kamu? "


" alhamdulillah kak lancar "


" alhamdulillah "


" perusahaan kakak bagaimana? dan supermarket? "


" perusahaan ku jauh lebih berkembang sekarang ra, dan supermarket mamah juga sudah membuka cabang ke tiga di kota P "


" wah.. alhamdulillah.. urusan kita semua di permudah oleh Allah kak "


" iya ra.. alhamdulillah.. "


" oh iya kak.. sejak kapan cabang supermarket di kota p di buka? "


" sudah satu bulan ini ra.. kamu berkunjung dong ke supermarket mamah.. kan udah lama kamu ga kesana ra.. setelah kamu dan kakakmu itu mengundurkan diri "


" hahaaha... insya allah ka.. jika sudah tidak sibuk lagi.. zahra sempat kan berkunjung ke sana "


" janji loh ya "


" iya kak zahra janji.. tapi zahra ga tau pastinya zahra kapan punya waktu "


" tidak masalah ra.. "


" oh iya kak.. gimana kuliah Niki di Amerika? eh ngomong-ngomong soal Niki kemana Niki kak? tadi bukannya dengan kakak ya? "


" ah tadi dia pamit pulang duluan katanya ada urusan mendadak dari dosen nya.. ntah lah itu "


" ooh.. ya sudah.. "


" ra kamu udah semester berapa? "


" sebentar lagi semester 6 kak "


" oh lumayan cepet juga ya kamu ra "


" maksudnya? "


" Niki aja masih semester 5 ra.. dan kamu bentar lagi semester 6 "


" astaghfirullahhaladzim kak Rizky.. "


pembicaraan mereka terhenti saat zahra mendengar suara sang bunda nya memanggilnya


bunda lia menghampiri zahra dan Rizky di meja itu matanya celingak celinguk mencari sosok laki-laki yang di katakan oleh suaminya tadi


" zahra bunda mau tanya sebntar sama kamu boleh ya "


" boleh kok bun.. apa? "


" laki-laki yang tadi bersama kamu mana? "


" yang mana bund.. ni laki-laki yang bersama zahra " ( tunjuk zahra ke arah Rizky)


" dia yang ayah tadi kenalkan sama kamu ra "


" owh.. kak Daniel ya bund? "


" mungkin kan bunda ga liat waktu ayah kenalin ke kamu ra.. "

__ADS_1


" astaghfirullah ka Daniel kemana ya bund "


" nah loh.. bukannya dia sama kamu ra "


" iya bund... tadi kak Daniel sama aku.. tapi sekarang dia kemana ya bund? bunda bantu zahra nyari yuk bunda... takutnya ayah nyariin ke zahra lagi "


" mana bunda tau.. rupanya saja bunda belom lihat bagaimana mau bantu kamu cari dia "


mata zahra tertuju ke arah Rizky yang saaat ini tengah memainkan handphone nya dia yakin tadi sewaktu dirinya bernyanyi bersama Daniel pasti Rizky melihat laki-laki itu dan dapat mengenalinya


" kak Rizky "


mendengar zahra memanggilnya Rizky mendongakkan Kepala nya melihat ke arah gadis itu


" iya ra kenapa? "


" kakak tadi liat aku nyanyi kan? "


" ga ra.. tadi kakak ke toilet kenapa? "


" yahh.. ga papa kak.. ya sudah zahra tinggal sebntar ya kak "


" ya sudah.. sekalian aku juga mau pamit ra.. aku mau pulang ni Niki udah chat nyuruh pulang "


" ya sudah kak.. makasih ya kak sudah dateng.. "


" iya sama-sama dan maaf sekali lagi mama ga bisa dateng soalnya beliau masih di kota P ra.. "


" iya tidak masalah kak.. "


" ya sudah aku permisi bu.. saya permisi "


" ooh ya.. makasih ya nak.. "


" iya bu.. assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam "


zahra hendak pergi meninggalkan bundanya tetapi dengan cepat bund lia menangkap pergelangan tangan gadis itu


" kamu mau nyari kemana dengan orang yang masih ramai seperti ini sayang anaknya bunda "


zahra hanya nyengir karena dia baru menyadari sekarang para tamu masih banyak-banyaknya


" lebih baik kamu ke pelaminan gih tanyain ke mbakmu mau makan apa ga "


" iya siap bund.. "


zahra berjalan menaiki panggung pelaminan anisha dan galih yang saat itu sibuk dengan handphone masing-masing


( kenapa mereka bisa main handphone ya.. bukannya tamu masih banyak ya? )


" astaghfirullah tamu masih banyak juga mereka masih asik main handphone "


zahra merebut dengan mudah kedua handphone kakak-kakaknya itu


" kenapa mau marah dengan zahra? "


" ga kok ra hehh.. "


" kalian mau makan ga.. atau mau ap-"


" kedua mempelai yuk kita ganti bajunya dulu.. "


kedua perias datang sebelum zahra menyelesaikan bicaranya mereka memberitahu bahwa sekarang jam anisha mengganti gaun terakhir nya


" baiklah ayok mbak.. bantu saya "


" zahra kamu pegang ni bunga mbak "

__ADS_1


" iya-iya sini ah "


zahra memegangi bunga tangan anisha tadi dan mengekori anisha berjalan menurut ruang ganti bersama galih


kembali ke Daniel


di apartemen mewah itu Daniel sedang duduk di mini bar milik Jack dia kesini bukan untuk bercerita atau apa dia kesini hendak membicarakan tentang pekerjaan


" ini teman berkasnya "


daniel membaca berkas yang di berikan oleh Jack kepadanya tadi dengan baik dan teliti karena sedikit saja dia salah menandatangani berkas maka nasib perusahaan nya yang menjadi taruhan


setelah merasakan cocok dengan isi berkasnya Daniel menandatangani berkasnya setelah penuh pertimbangan tadi


" ini Jack gua sudah menandatangani berkasnya ya "


" owh.. baiklah teman... besok sekertaris nya pak sinan akan mengambil berkasnya kembali "


" hmm "


Jack berjalan mengambil dua botol wine merah dan dua gelas tak lupa dengan es batunya


Jack menuangkan wine ke gelasnya dan menambah kan dua es batu kecil kedalamnya


" mau? "


Daniel menggeleng " gua mau teh hijau saja Jack apakah ada? "


" tumben sekali teman lo ga mau minum? dan lebih memilih teh hijau.. "


" tidak papa entah kenapa beberapa hari ini rasanya badan gua tidak enak "


" owh.. baiklah gua buatkan dulu "


" Jack "


" iya "


" jika lo sedang menyukai seorang wanita apa yang lo lakukan? "


" ya apalagi.. tembak saja dia.. jadikan dia kekasih lo "


" kalo dia ga mau bagaimana? "


" kalo dia menolak bilang aja kalo itu prank hahahah "


" korban tiktok nih "


" eh gua ga main begituan ya "


" terus? "


" gua ga tahu harus ngelakuin apa teman.. karena lo tau sendiri lah gua ga pernah jatuh cinta atau menyukai wanita selama ini "


" hemm "


" lo menyukai seorang gadis teman? "


" hmm "


" siapa dia teman? "


" yang pasti dia seorang wanita "


" owh.. ini ambillah teh hijau lo "


Daniel mengambil teh hijau nya dan mengaduk nya kembali


" tapi Jack dia menggunakan hijab.. dan dia masih kuliah "

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2