
Anisha masuk ke dalam rumah setelah mobil Rizky menjauh dari rumahnya
Saat anisha masuk ayah dan bunda nya duduk di sofa dengan pisang goreng juga teh hangat
" assalamu'alaikum bund ayah "
" waalaikumsalam sayang "
Anisha mencium punggung tangan kanan kedua orang tuanya sambil mencomot pisang goreng di meja
" astaghfirullah Nisha... " ucap bunda lia melihat tingkah anaknya itu
" hahaha... nggak papa kan bund.. lama juga aku nggak kaya gini " ucap anisha cengengesan
" iya ya bunda juga ngerasa kamu itu bukan anak kecil lagi.. kenapa aku ke gitu.. kamu tu udah besar udah gede udah dewasa.. udah pantes nikah.. hahaha " celoteh bunda lia
" ya kalo soal nikah si.. Anisha jujur belum siap bund.. tapi kalo Allah berkehendak ya Anisha harus Terima.. " ucap anisha
" gimana kerjaan kamu nak..? " tanya bunda lia
" alhamdulilah lancar aja kok bund.. " jawab anisha sambil tersenyum
" besok kamu kerja lagi? " tanya bunda lia
" iya bund.. tapi besok aku masuk agak siangan kira-kira jam 8:20 lah baru berangkat " jawab anisha
" ya udah kalo gitu kamu istirahat gih pasti capek banget kan.. " ucap bunda lia
" iya bunda.. Anisha bersih- bersih ya bund.. " ucap anisha sambil berlalu
" nggak kerasa ya bund.. anak kita sudah pada gede " celetuk ayah dimas
" hehehe iya yah.. " jawab bunda lia
" anak kita tuh sholehah banget bund.. ayah jadi bangga.. tapi orang-orang di luar sana pada nggak tau kalo anisha bisa orangnya.. orang-orang cuma tau anisha itu selalu mengenakan hijab.. banyak lagi lah yang bilang ini itu.. tentang anisha. pada gunjingin tu.. karena anisha sempet kabur dari rumah saat lamaran dari temen nya ayah.. " ucap ayah dimas
" Anisha itu emang anaknya emang kek gitu yah.. sampe-sampe bunda kalo ke pengajian dia selalu minta bunda untuk rekam ceramahnya.. tapi kalo di ajak dia nggak mau.. alasannya malu.. hahaha " timpal bunda lia
" pasti ada alasan selain malu tuh bund. " celetuk ayah dimas
" nggak tau yah.. serah anisha aja lah. " ucap Bunda lia
***
Keesokan paginya jam 8:10 anisha berangkat bekerja di supermarket M di mana dia bekerja menjadi seorang asisten juga sekertaris
tak lama anisha di perjalanan dia sampai di depan supermarket M anisha masuk dan menyapa karyawan lain dengan ramah semua karyawan suka dengan anisha selain cantik dia juga baik, ramah, rendah hati, makanya mereka sangat menghormati anisha sampai-sampai anisha di panggil dengan embel-embel Ibu
setelah menyapa karyawan dengan ramah anisha masuk ke ruang kerjanya
anisha terlihat sedang mengecek berkas entah itu apa
Ceklek
__ADS_1
Anisha mendongak menatap siapa yang membuka pintu tanpa mengetuk pintu terlihat bu windy berdiri di ambang pintu anisha langsung berdiri dan menundukkan kepalanya
Bu windy tersenyum dan berjalan ke arah anisha memberikan sebuah map yang kemarin anisha berikan dengan Rizky anaknya
" ini apa bu? "tanya anisha
" saya sudah menandatangani berkas untuk pembelian bahan makanan yang kurang di supermarket ini.. saya juga sudah menghitung ulang perhitungan kamu.. semuanya benar. pas.. saya juga sudah menelfon Suplayer kita buat nganterin bahan makanan yang kurang " ucap bu windy
" Baiklah bu.. Kira-kira kapan sampe nya bu..? " tanya anisha
" paling satu atau dua jam lagi lah tunggu aja " jawab bu windy
" iya bu.. " ucap anisha
" ya udah saya masuk dulu yah " ucap bu windy
" iya bu silahkan " jawab anisha
bu windy masuk ke ruangan nya meninggal kan anisha di meja kerjanya
tak lama ada yang mengetuk pintu dari luar ruangan anisha pun bangkit dan membukakan pintu
Terlihat wanita cantik anggun tinggi kulit putih mulus dengan rambut sebahu juga lesung pipi wanita itu tersenyum menatap anisha
" maaf saya mau bertemu dengan bu windy.. apakah bu windy nya ada? " tanya wanita itu
" iya mbak ada..masuk dulu mbak " ucap anisha
" Mmm.. maaf sebelumnya mbak.. apakah saya boleh tau nama anda " ucap anisha hati-hati
" ooh iya tentu.. perkenalkan nama saya zelina crainses saya anak dari temen bu windy nama mama saya zeta crainses " jawab zelina sambil tersenyum
" baiklah.. kalo boleh saya tau..ada perlu apa dengan bu windy.. soalnya bu windy nggak suka tamu yang hanya membuang waktunya " ucap anisha hati-hati
" tentu kalo saya boleh tau nama kamu siapa.. biar lebih enak aja manggil nya " ucap zelina
" nama saya Anisha saya asisten dan sekertaris bu windy " jawab anisha
" saya datang kemari untuk memberikan undangan makan malam ini untuk bu windy pesan dari mama " ucap zelina sambil meletakkan undangan berwarna merah menyala di meja kerja anisha
Anisha menatap undangan itu dan tersenyum menatap ke arah zelina
" baiklah tunggu sebentar ya.. saya tanya bu windy dulu.. apa anda tidak keberatan " ucap anisha
" ah tentu.. silahkan.. saya akan menunggu di sini " ucap zelina
anisha berjalan mengetuk pintu ruangan big bos nya setelah mendengar suara wanita paruh baya menyuruhnya masuk anisha segera masuk ke dalam ruangan big bos nya
" assalamu'alaikum bu.. " ucap anisha
" waalaikumsalam nisha.. ada apa? " tanya bu windy
" itu bu ada yang ingin bertemu.. " jawab anisha
__ADS_1
" siapa..? " tanya bu windy
" nona zelina crainses bu " jawab anisha
" ada perlu apa? " tanya bu windy
" katanya untuk mengantar kan pesan undangan makan malam bu dari bu zeta crainses " jawab anisha
" hoo baiklah biar saya yang ke depan " ucap bu windy dan beranjak menuju ruangan depan di ikuti anisha di belakang nya
" hoo zelin kenapa tidak mengabari aunty kalo mau ke sini " ucap bu windy sembari memeluk dan cipika-cipiki ala wanita lah ya
" iya tante mamahnya nyuruh dadakan " ucap zelina
" ya tidak papa.. mari kita duduk di sofa dulu " ucap bu windy di angguki zelina
" jadi ada perlu apa? " tanya bu windy
" ini aunty " zelina menyerahkan undangan makan malam
" hoo baiklah.. dalam rangka apa? " tanya bu windy
" dalam rangka kembali nya kakak aunty " jawab zelina
" Jadi Braimbaill sudah kembali? " tanya bu windy keliatan senang
" sudah aunty kak baill katanya mau bertemu dengan kak Rizky juga aunty dan niki " jawab zelina
" baguslah apakah dia akan menetap di sini? " tanya bu windy
" ya aunty dia akan menetap di sini.. " jawab zelina
" ya sudah aunty zelin langsung pamit ya aunty " ucap zelina
" iya.. kamu mau ke rumah? " tanya bu windy
" tidak usah aunty.. zelin harus bantu mama " jawab zelin
" baiklah mari aunty antar ke mobil " ucap bu windy di angguki zelin
" nisha.. saya mengantar zelin ke depan dulu ya " ucap bu windy
" iya bu apakah perlu saya temani " ucap anisha
" tidak perlu nish.. " ucap bu windy
" assalamu'alaikum " ucap bu windy
" waalaikumsalam " jawab anisha
bu windy dan zelin keluar dari ruangan admin menuju parkiran mobil zelin
*Bersambung*
__ADS_1