Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 70


__ADS_3

" alhamdulillah makasih umi abi galle sayang kalian "


" hahaha, iya sama-sama sekarang kalian ke kamar gih "


" iya mi, don ayok ke kamar "


" ya galle paman bibi doni ke kamar dulu ya "


" iya sayang istirahat ya "


" iya umi assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam sayang "


Galih dan doni naik ke lantai dua kamar doni ada di sebelah kamar Galih


" ini kamar kamu ya don dan ini kamar aku kalo kamu butuh apa-apa langsung ke bawah aja ya "


" iya siap galle aku masuk dulu ya assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam "


mereka masuk ke kamar masing untuk membersihkan diri dan beristirahat


di lantai bawah abi Rasyid dan umi fatma masih duduk di sofa ruang tamu


" umi udah nggak Sabar bi menanti anisha di rumah ini "


" iya umi abi juga udah nggak sabar "


" Kira-kira anak galle sama anisha nanti kayak apa ya bi.. soalnya ke-dua sama-sama cantik dan ganteng bi "


" umi-umi belum juga nikah udah mikirin anak aja nih umi "


" hahaha "


" ya sudah sekarang kita istirahat ya supaya besok kita ke rumah anisha nya agak pagian ya "


" ya bi ayok "


***


pagi harinya setelah sarapan abi Rasyid dan umi fatma sudah siap hendak berangkat ke rumah anisha


" umi udah siap bi ayok "


" iya ayok galle ayok temani abi sama umi "


" iya bi ayok "


" paman bibi doni ikut ya "


" iya doni emang siapa yang mau ninggalin kamu ayok masuk mobil "


" galle pakai mobil abi aja ni "


" iya bi "


di dalam mobil


" bi kita ke rumah yang mana ini "


" kita ke rumah besar aja galle soalnya om dim udah telfon abi tadi pagi mereka lagi di rumah besar katanya "


" oke bi "


" galle emang anisha punya rumah berapa "


" katanya si sekitar 4 atau 6 rumah lah don "


" hah!! buju buneng!! itu camer kamu horang kaya ya galle "


" alhamdulillah don '


" MasyaAllah dua keluarga kaya akan bersatu entah seberapa kaya kalian "


" hahaha "


" orang tua anisha itu emang kaya doni om dim punya perusahaan di mana-mana di luar atau dalam negeri terus tante lia punya agensi untuk model terus punya travel untuk para travelling terus punya butik dan sekarang katanya proses pembangunan bioskop di mall A itu "

__ADS_1


" hah! yang bi sekaya itu "


" alhamdulillah "


" gila itu harta nggak bakalan abis sampe tujuh turunan itu hahaha "


" alhamdulillah "


***


sekarang mobil mewah milik abi Rasyid sudah terparkir di pekarangan rumah besar milik keluarga frainkeris


kini mereka sudah duduk di sofa ruang keluarga rumah besar itu



" dim kita langsung aja ya dim "


" iya syid langsung aja "


" jadi kedatangan aku dan kelurga kemari untuk membahas tentang pernikahan galle sama anisha "


" iya syid jadi gimana? "


" jadi aku ingin menanyakan kepada kalian tentang mahar.. kalian mau mahar nya apa? "


" sayang..kamu saja yang bilang kamu hendak mahar apa dari galle "


" nisha hendak mahar seperangkat alat sholat dan bacakan satu buah al-qur'an bi "


" bagaimana galle dengan mahar yang di minta anisha? "


" iya bi galle menyanggupi "


" alhamdulillah "


apa! maksud anisha itu kamu membaca alquran tanpa melihat nya galle kenapa kamu ini apa dia sudah hafal satu buah al-qur'an ya batin doni


" dan tanggal pernikahan nya? "


" sayang kamu hendak tanggal berapa? "


" bulan nya sayang? "


" bulan yang akan datang "


" jadi 3 minggu lagi ya "


" iya oke dim waktu yang cukup untuk mempersiapkan semuanya ya kan galle "


" iya bi "


" anisha galle kalian bicara berdua gih ayah hendak membahas sesuatu dengan para orang tua kamu juga zahra bawa nak doni berkeliling rumah "


" hah! zahra yah? "


" iya sana "


" oke.. ayok kak doni biar zahra temani berkeliling rumah


" iya mari "


" ayok nish "


" iya galle "


para anak muda meninggalkan para orang tua yang hendak membahas sesuatu itu


" ada apa dim kamu hendak membahas apa? "


" akhir-akhir ini aku mendapat laporan dari anak buah ku yang mengawasi anisha selama di kairo bahwa akhir-akhir ini ada penelfon misterius yang sering menghubungi anisha "


" terus dim ada apa? "


" anak buahku sudah melacak orang itu ternyata orang itu adalah seorang wanita "


" wanita "


" iya fatma wanita "

__ADS_1


" terus dim "


" aku hendak bertanya terlebih dahulu dengan kalian "


" iya apa dim "


" apa galle mempunyai seorang pacar dulu? atau teman wanita yang dekat dengan galle dulu "


" kita tidak tahu pasti dim.. yang kita tau hanya Naemi yang dekat dengan galle sejak beberapa tahun belakangan ini tapi sekarang dia sedang berada di Malaysia "


" kalo temen dekat? "


" kalo temen dekat biasanya galle memperkenalkan nya dengan frans tidak dengan kami "


" bisakah kalian menghubungi frans sekarang? "


" ya tentu saja sebentar aku akan menyuruhnya untuk ke sini ya "


" apa tidak papa frans kesini dia kan dari jakarta "


" tidak papa lia kamu tenang aja "


" ya sudah "


abi Rasyid segera menelfon frans setelah mendapat jawaban 'iya' dari frans abi Rasyid segera mematikan telfon nya


***


di taman belakang rumah


anisha dan galle duduk di kursi single di taman belakang rumah itu sambil berbincang ria dan di selingi canda tawa



" Nisha kamu kok makin hari makin cantik ya "


" hahaha kamu bisa aja galle nggak lah aku makin hari itu makin jelek "


" bagiku kamu itu makin cantik anisha kulit mulus badan yang tidak terlalu tinggi dan ini aku suka hidung kamu "


" kenapa kamu suka hidung aku galle "


" karena hidung kamu mancung hahaha "


" lho apa hubungannya dengan mancung "


" aku nggak tau yang pasti aku suka hidung kamu "


" ih kamu mah nggak jelas galle "


" hahaha biarin tapi kamu suka kan? "


" hahaha iya "


" nisha aku boleh tanya sesuatu? "


" iya silahkan "


" kenapa selama ini kalian selalu tinggal di ruang kecil kenapa nggak di rumah ini aja "


" awalnya cuma aku aja galle yang ke rumah kecil karena teman-teman ku sering ke rumah aku nggak mau mereka tau Identitas ku yang sebenarnya makanya aku ke rumah kecil eh zahra ikutan dan beberapa hari kemudian ayah sama bunda juga ikutan jadilah kami keluarga kecil yang sederhana hahaha "


" kenapa kamu nggak mau teman kamu tau Identitas kamu nish? "


" karena aku nggak mau mereka minder sama aku "


" kenapa harus minder? "


" karena teman-teman ku itu kebanyakan dari kalangan masyarakat biasa galle aku nggak mau mereka minder kalo tau Identitas aku sebenarnya "


Galih masih menunjukkan wajah bingung


" dulu itu ada temen ku namanya Della syakira malik dia itu dari kalangan berada tetapi dia di jauhi temen-temen dengan alasan minder dan malu berteman dengannya karena dia anak orang kaya_"


ucapan anisha terpotong karena suara zahra yang baru saja datang bersama doni


----------------------


bersambung

__ADS_1


__ADS_2