Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 47


__ADS_3

Di pagi yang indah anisha dan zahra sedang jogging di sekitar komplek mereka banyak ibu-ibu yang sedang yang membeli sayur di gerobak tukang sayur anisha dan zahra duduk untuk beristirahat sejenak di salah satu kursi dekat ibu-ibu itu


" eh ada zahra tumben banget ra jogging biasanya juga enggak " celetuk Suci anak remaja perempuan di mushola Nuril aman di komplek mereka


" kalo enggak buat nemenin mbak nisha ni ya.. gue juga males banget jogging capek.. " suci menoleh ke arah anisha


" ini mbak nisha ra? " di angguki oleh zahra anisha hanya menganggukan kepala " bentar ya mbak ra gue masuk dulu bilangin mamahku bentar " suci langsung ngacir masuk ke dalam rumahnya tak lama dia keluar bersama seorang ibu paru baya mendekati mereka


" mana ci nisha nya.. kok nggak ada " suci menepuk dahinya " ini mah mbak nisha yang bareng sama zahra ini lho " sambil menunjuk ke arah anisha


" wah di sini toh Anisha nya.. maaf ya nish.. tante nggak mengenali kamu.. soalnya kamu pake masker si " anisha menganguk " tidak masalah tante.. wah tante makin cantik aja makin mulus nih " celetuk anisha


" ah kamu masih nggak berubah nish.. masih aja suka muji tante tapi emang bener si kata papahnya suci tante masih cantik hahaha padahal udah tua juga " anisha asik bercengkrama dengan mamahnya suci sedangkan zahra bicara dengan suci


" oh ya ra lho kenapa sekarang jarang banget ke musholla? "


" males gue ci gue sibuk dan capek banget abis kuliah makanya gue sekarang jarang ke musholla bahkan nggak pernah lagi "


" iya si gue bisa ngerti tapi pak RT nyariin lho tuh. "


" ngapain gue di cariin pak RT ci? "


" katanya si butuh kamu yang ngerangkum untuk acara minggu depan itu "


" acara apaan ci? kok gue nggak tau "


" ya jelas lho nggak tau lho kan nggak ke musholla lagi kan "


" iya juga si "


" InsyaAllah deh malam ini gue sama mbak nisha ke musholla lho bilangin ke pak RT kalo mbak nisha udah balik.. jadi biar dia aja yang ngerangkum jadi gue bisa santai "


" wah parah lho ra.. mbak nisha Sibuk-sibuknya ngerangkum acara lho mau santai-santai aja.. "


" hehehe kan emang biasanya mbak nisha yang ngerangkum setiap acara ci "

__ADS_1


" kamu bener juga ya ra.. ya uda nanti aku suruh anak laki-laki yang bilangin ke pak RT "


" bagus itu ci "


" ayok mbak kita pulang udah siang ni "


" ah iya ra ayok.. tante nisha dan zahra pamit pulang ya tante assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam nisha zahra hati-hati ya "


" iya tan "


***


di tengah jalan ada satu mobil yang meng klakson dari arah belakang anisha dan zahra berjalan


tit.. tit.. tit..


anisha dan zahra berjalan bergiliran anisha di depan dan zahra di belakang sehingga mereka agak ke pinggir dari jalan tetapi mobil itu masih saja membunyikan klaksonnya


tit.. tit.. tit..


" astaghfirullah hal adzim siapa ya yang mengemudi itu ra? " zahra tetap berjalan tanpa menoleh ke arah anisha " mana zahra tau Mbak.. ngeselin aja " anisha geleng-geleng kepala melihat adiknya itu


" jadi penasaran deh ra.. samperin yuk tu mobil " zahra menoleh ke arah anisha " ayuk mbak zahra juga pengen tau siapa si yang di belakang setir nya itu bikin orang kesel aja "


anisha dan zahra berjalan mendekati kaca jendela si pengemudi


tok.. tok.. tok..


kaca mobil di turun oleh si pengemudi dan terpampang lah wajah yang tampan rupawan itu anisha langsung menunduk sedangkan zahra dia sedang menikmati indahnya ciptaan Tuhan nya itu


" wah indahnya ciptaan mu tuhan " celetuk zahra si pengemudi itu keluar dari mobil dan berdiri di hadapan anisha dan zahra " hai kita bertemu kembali setelah sekian lama ya " ucap si pengemudi itu zahra tersenyum ke arah nya sedangkan anisha masih menunduk


" ra kamu kenal dengan orang ini? " bisik anisha ke zahra " nggak mbak.. tapi kok kaya nggak asing lagi ya tu muka " bisik zahra ke anisha

__ADS_1


anisha memberanikan diri untuk melihat siapa laki-laki itu dan alangkah terkejutnya ia setelah melihat siapa yang ada di depannya ini


" Pak Rizky " ucap anisha ya si pengemudi itu Rizky kakaknya Nikita " oh iya mbak ini kakak laki-laki nya Niki aku baru inget soal nya dia pernah jemput niki di sekolah dulu "


" Hai anisha kan dan ini zahra kan? " di angguki oleh zahra " kebetulan sekali ya kita di bertemu di sini.. "


" bapak mengenali saya? " zahra menoleh ke arah anisha " iya tentu saja saya mengenali kamu nisha.. dari postur tubuh belakang kamu jadi saya sudah tau itu kamu hahaha maaf ya saya tadi agak jahil sedikit "


" tidak masalah pak.. " zahra hanya menyimak pembicaraan anisha dan Rizky dalam diam " oh iya lebih baik kita bicara di kafe hipster aja nish gimana? " zahra menoleh ke arah zahra


" boleh pak.. tapi saya baru selesai jogging bau keringat ini.. lain aja ya pak " tolak anisha sopan " baiklah tidak masalah nish.. ini kamu simpen nomer handphone saya "


" iya Pak.. sudah baiklah coba kamu tes " anisha mengirim emoticon okay ke chat whatsapp Rizky " oh okay aku simpen ya nomer kamu.. okay.. udah aku save.. makasih nish "


" kalian mau kemana nih? biar aku anter aja nish.. " zahra menganguk setuju ke arah anisha " nggak ngerepotin kan pak? " Rizky menggeleng dan membukakan pintu mobil untuk anisha


" hahaha aku tau kok kamu pasti lagi mikir kamu mau duduk di mana kan? supaya kamu nyaman kamu duduk di belakang aja ya sama zahra "


" terimakasih pak.. " zahra menggeleng kan Kepala nya " wah peka juga ni kak Rizky ya " celetuk zahra " hahaha iya dong. aku ini laki-laki peka ra.. "


" ya elah kak.. emang udah punya calon nih? "


" boro-boro punya calon ra ra.. pacar aja aku nggak punya "


" wah sama nih kaya mbak nisha kan mbak"


" apa sih zahra jangan ngacok kamu "


" emang bener kan mbak.. mbak nisha belum punya gebetan "


" ah kamu lupa apa kata ayah sama bunda "


" ya aku inget kok mbak.. oh iya kak Rizky tau nggak.. mbak nisha mau nikah lho "


------------------------

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2