Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 72


__ADS_3

Di lain tempat seorang laki-laki yang dulunya akan di jodoh kan dengan anisha tengah menahan amarah setelah anak buahnya memberikan kabar bahwa anisha akan segera menikah dengan seorang laki-laki


" Anisha... aku nggak akan biarin kamu hidup bahagia anisha.. "


dia mengambil Handphone nya dan kembali menelfon anak buahnya


" awasi terus anisha.. jika ada yang mencurigakan silahkan langsung lacak dan berikan kabar kepada ku.. tapi ingat anisha jangan sampai tau dengan apa yang kalian lakuin.. oh iya aku mendengar juga ada seorang wanita yang di sekap oleh tuan heru frainkeris di ruang bawah tanah.. cepat culik wanita itu dan bawa kehadapan ku.. "


setelah memberi perintah dia segera menutup telfon nya tanpa mendengar jawaban dari anak buahnya itu


" walaupun kamu menolak aku dulu anisha.. aku akan rebut kamu lagi dari laki-laki biasa itu.. "


-------------


di kediaman keluarga malik


di kamar Della terus menatap foto anisha dia adalah sahabat yang dulu selalu ada untukya di saat dia sedang memiliki teman anisha lah yang menemaninya


" jadi kamu itu orang berada nish? tapi kenapa kamu nggak jujur dengan temen-temen kalau kamu itu orang kaya.. "


" bahkan kamu lebih kaya daripada aku nish.."


" aku selama mencari kamu tapi aku nggak tau keberadaan kamu nish.. tapi sekarang saat aku sudah tau kamu dimana aku malah minder aku nggak percaya diri untuk nemuin kamu.. "


***


di kediaman asfaradzhi


setelah pulang dari rumah besar anisha keluarga asfaradzhi ini tengah berbincang-bincang di ruang tengah mengenai viola itu sedangkan airin dengan kedua anaknya langsung ke kamar


" galle.. apa viola itu masih suka sama kamu "


" galle nggak tau bi.. "


" galle bahkan kamu sendiri nggak tau kalo anisha sempat koma di Kairo, dan semua itu karena ulah viola ini.. "


" galle pun kaget bi mendengar kabar kalo anisha koma di Kairo dari om dim.. "


" tapi kenapa om dim nggak ngabarin kita kalo om dim tau Anisha koma di Kairo "


" kamu nggak denger hah apa kata om dim.. dia baru tau saat anisha sudah pulih.. itupun temennya anisha yang di sana yang menelfon.. "


" galle ke kamar dulu bi assalamu'alaikum "


" Azkar juga ke kamar dulu paman bibi assalamu'alaikum "


" waalaikumsalam "


***


di kediaman keluarga frainkeris


Anisha sudah membersihkan diri di kamar nya dan dia sedang merebahkan tubuhnya di kasur empuk nya


tak lama dering telfon memecah keheningan kamar itu segera anisha meraih ponselnya terpampang lah nama si pe nelfon


**panggilan terhubung


anisha** : assalamu'alaikum kak baill gimana? apa sudah ada kabar tentang orang itu?


Braimbaill : sudah nish.. aku sudah tau dia siapa, dimana, bagaimana keadaan nya, dan apa niat terselubung nya nish


Anisha : siapa kak beritahu nisha kak


Braimbaill : kamu tenang aja dia nggak akan berani lagi nganggu kamu

__ADS_1


anisha : tapi nisha pengen ketemu dengannya kak


Braimbaill : kalo kamu mau ketemu dengannya kamu bicara dengan ayah mu, karena dia lah yang menyekap orang itu


anisha : ayah? yang bener kak


Braimbaill : ya tugasku selesai kan nish


anisha : iya kak terimakasih kak


Braimbaill : hemm assalamu'alaikum


anisha : waalaikumsalam


panggilan terputus


" ayah apakah benar? ya udah lah aku akan bicara sama ayah "


anisha berjalan ke kamar kedua orang tua nya dia sangat penasaran dengan orang itu


tok tok tok


ceklek


ayah dimas membuka pintu kamar nya dan menyuruh anisha masuk


" sayang kamu duduk aja dulu bunda lagi mandi kamu kenapa? "


" ya yah.. yah "


" apa sayang "


" apa ayah sudah tau tentang orang itu? "


" orang itu? "


" yang ayah sekap "


" anisha mau ketemu dengannya yah "


" tapi nish "


" nisha mohon "


" ya sudah lah ayok sekarang aja "


" hmm "


***


kediaman keluarga besar frainkeris


" Assalamu'alaikum Kakek "


anisha langsung memeluk sang kakek yang amat sangat ia rindukan ini


" waalaikumsalam sayang nya kakek "


Tuan heru melepas pelukan nya dan melihat tubuh anisha dari tangan kaki wajah dengan perasaan khawatir


" sayang kamu nggak terluka kan? kamu udah betul-betul sehat kan sayang? "


" iya kek.. anisha sehat alhamdulillah "


" anak nakal kenapa kamu men rahasia kan kalau kamu koma di Kairo hmm "

__ADS_1


" kalian tau? "


" iyalah apa si yang kakek nggak tau tentang cucu kesayangan kakek ini "


" bahkan kakek tau sayang kalo ayah kamu yang bodoh ini dulu berniat hendak menjodohkan kamu dengan seorang laki-laki Br3ngs3k, untung zahra membawa kamu kabur nish kalau tidak entah akan seperti apa nasib cucu cantik kakek ini "


" papah dulu kan dimas itu niatnya hendak menyuruh anisha membimbing laki-laki itu supaya kembali ke jalan yang benar.. "


" tapi kamu itu sudah kelewatan dimas.. anak yang cantik dan solehah kayak gini mau kamu jodoh kan dengan laki-laki bi4d4b itu hah "


" sudah lah kakek jangan di bahas lagi masalah itu anisha suda ikhlas alhamdulillah.. sekarang anisha hendak bertemu dengan orang itu kek "


" kamu mau bertemu dengan orang itu mana sayang? "


" yang ayah sekap "


" oh oke tapi mari kakek temani sayang.. kakek tidak ingin kamu kenapa-kenapa "


" iya ayok kek "


" dimas juga ikut pah "


tuan heru tidak menjawab ayah dimas dia sedang menggandeng tangan cucu kesayangan nya itu menuju ruang bawah tanah


skip ruang bawah tanah



anisha berhenti di pintu masuk tempat viola di sekap oleh kakek dan ayahnya itu


melihat tempat nya yang gelap membuat anisha takut utuk kembali melangkah masuk ke dalam sana


" kenapa sayang kok berenti kita belum masuk ayok sayang "


" kakek di dalam ada penerangan tidak kek "


" ada sayang "


" di dalam kita bisa bernafas tidak kek "


" ada udah kamu jangan takut ayok masuk "


" iya kek.. "


anisha masuk setelah tuan heru dia melihat viola tergeletak di sana dengan tangan di ikat ke belakang kaki yang ikut di ikat juga mulut yang di bekap


" astaghfirullah hal adzim seorang wanita "


anisha langsung menghampiri viola dia melepaskan ikatan di tangan dan kaki viola dia juga membuka bekapan yang ada di mulut viola


tuan heru dan ayah dimas hanya diam saja melihat apa yang di lakukan oleh wanita kesayangan mereka tanpa berkutik


anisha melihat ada air putih di sebelah viola dengan makanan yang di berikan oleh anak buah tuan heru


" ini kamu minumlah dulu.. "


viola meminum air yang anisha sodorkan ke mulut nya


" kamu bisa bernafas? "


viola hanya menganguk dengan masih nafas tersengal-sengal


" kakek ayok kita bawa dia ke kamar anisha ayok kek "


tuan heru tidak menjawab dia masih melihat sang cucu kesayangan nya dengan wanita yang sangat dia benci karena telah berani mencelakai cucu nya itu

__ADS_1


-------------


Bersambung


__ADS_2