
pagi harinya anisha terbangun dari tidur nya tadi setelah sholat subuh dia kembali ketiduran
hari ini tidak ada kelas di kampus nya anisha memilih bersantai di apartemen nya di temani dengan ice coffe dan beberapa camilan
dia mengambil handphone nya dan menghubungi sang calon suami
panggilan terhubung
galih : assalamu'alaikum sayang.. ada apa?
anisha : waalaikumsalam galle, aku cuma mau bilang aku nggak ada waktu untuk kamu bicara tentang ayah baskin juga Naemi.. bagaimana kalo, aku pulang aja kamu nanti ke rumah
galih : aku terserah kamu aja sayang..
anisha : kamu sibuk nya maaf ya mengangu
galih : aku sibuk si.. tapi kalo yang ganggu kamu aku rela dan ridho kok.. hahaha
anisha : ya udah kalo gitu aku cuma ngasih tau itu aja sama kamu.. aku tutup ya assalamu'alaikum
galih : lho kok cuma Bentaran yang nelfon nya.. kamu nggak kangen ya sama aku?
anisha : aku nggak kangen.. udah puas.. aku tutup ya assalamu'alaikum
galih : ya udah deh yang waalaikumsalam
panggilan terputus
" hufh.. waktu dua tahun lama juga ya.. aku takut kalo galle kepincut sama cewek lain.. apalagi si Naemi itu.. dia jauh lebih cantik dibandingkan dengan aku.. apalagi pas di gubuk itu sebelum pulang dia mencium kening si Naemi itu.. hufh.. "
" hufh... mereka kan bukan mahram kenapa galle mau mencium kening nya.. bukannya galle tau itu sama aja perbuatan tercela.. seorang laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya tidak boleh bersentuhan, tapi galle.. astaghfirullah hal adzim.. "
" ya Allah hamba mohon jika hamba dan galle tidak berjodoh maka jauh kan lah kami.. jika kami berjodoh maka deket kan lah kami.. entah kenapa hati ini terasa ingin pergi menjauh darinya ya Allah.. mantap kan lah hati ini.. hamba mohon "
" aku nggak boleh ngambil keputusan jika galle belum menjelaskan semuanya.. "
" fighting nish "
anisha menoleh ke asal suara ternyata anggia yang berada di belakang nya
" eh nggi.. udah lama di situ? "
" lumayan lah.. hehehe "
__ADS_1
anisha menganguk sambil tersenyum miris
" aku selalu dukung semua keputusan kamu nish.. kamu tenang aja.. aku akan berada di belakang kamu nish.. aku hanya mau bilang jangan gegabah untuk mengambil sebuah keputusan nish.. aku sebagai sahabat hanya mengingat kan.. dan semua kembali lagi ke kamu.. "
" makasih ya nggi, kamu selalu ada buat aku "
" iya sama-sama kamu tenang aja ya "
***
D Indonesia-jakarta
di sebuah perusahaan berlantai 50 itu di sebuah ruangan seorang laki-laki tengah sibuk dengan semua pekerjaan nya
jam sudah menunjukkan pukul 15:30 laki-laki itu baru saja menyelesaikan pekerjaan nya
dia bersandar di kursi kebesaran nya itu sambil menutup matanya merasakan penat yang mendera begitu saja.
" hari yang melelahkan.. " gumamnya " kapan aku bisa menikahi anisha aku hendak setelah aku pulang kerja dia memijat ku dengan tangannya itu.. dengan rasa cinta sebagai seorang istri " sambungnya
tak lama sekertaris nya mengetuk pintu ruangan nya mendengar ada yang mengetuk pintu dia mengizinkan orang itu masuk
pintu terbuka nampak lah seorang gadis tinggi semampai dengan baju yang kurang bahan rambut hitam panjang lurus sengaja dia gerai untuk menarik perhatian sang CEO nya rok span yang sengaja ia naikan sedikit dengan kancing baju atas sengaja dia lepas hingga terlihat lah belahan dua gunung kembar nya
" ada apa " tanya Galih datar " anu pak maaf ya pak saya menganggu saya hanya ingin pamit pulang pak.. apakah bapak masih ada pekerjaan biar saya bantu pak " ucapnya
" saya sudah selesai dan kamu silahkan pulang ini juga sudah sore "
" iya Pak baik saya permisi "
" hmm "
setelah sekertaris nya keluar Galih menghembuskan nafasnya kasar
" astaghfirullah hal adzim.. baju apa itu apakah dia kekurangan bahan.. jika emang benar kenapa di pakai coba.. itu bisa saja menarik perhatian kaum laki-laki "
sedangkan di luar ruangan setelah keluar dari ruangan CEO nya sekertaris itu nampak kesal
" kenapa si dia kayak nggak terpancing gitu sama pakaian aku.. padahal aku kan sengaja kek gini mau menarik perhatian nya.. "
tak lama Naemi datang karena di suruh oleh laki-laki yang ada di dalam ruangan CEO itu
" maaf, assalamu'alaikum apa pak Galih nya ada? "
__ADS_1
" ada.. tapi kamu ada perlu apa sama bos saya? "
" biasa aja dong mbak nanya nya nggak usah pake ngegas juga kali saya nggak budek "
" ada perlu apa dengan bos saya hah "
" mungkin ini urusan pribadi saya.. nggak mungkin dong saya kasih tau.. emang siapa si kamu.. "
" eh harusnya saya yang nanya kamu yang siapa.. dateng-dateng mau ketemu atasan saya lagi.. heh kamu dengar ya pak galle itu cuma milik saya ingat dan perlu di catat okay "
" heuh.. nggak usah bermimpi terlalu tinggi ya.. "
" kenapa!? "
" perlu kamu tau atasan kamu itu sudah mempunyai calon istri yang jauh lebih cantik dari pada kamu.. dan pasti jauh lebih sopan dari pada kamu.. dan juga satu hal yang perlu kamu tau dia wanita yang horor kalau dia tidak menyukai seseorang.. kamu ingat dan juga perlu di catat heuh.. "
Naemi segera masuk ke ruangan CEO yang sudah memanggilnya
laki-laki itu menoleh ke arah Naemi yang masuk dengan wajah kesalnya
" kamu kenapa mi? wajah kok ke gitu "
" mas apa mas yang pilih sekertaris mas itu heuh "
" bukan mas tapi bawahan mas.. "
" aku nggak suka dengannya mas.. dia dengan percaya dirinya bilang kalau mas itu cuma miliknya seorang.. untung aku lho mas yang denger itu aku nggak tau bagaimana jadinya kalau kak Nisha yang denger barusan.. bisa abis dia.. "
" percaya diri sekali dia ya.. "
" iya mas... oh iya kenapa mas suruh Naemi ke sini? "
" mas cuma mau kamu bantu mas jelasin semua tentang kita dengan anisha ya.. soalnya dia kayaknya cemburu deh sama kamu mi.. "
" astaghfirullah hal adzim.. iya kan mas manggil Naemi sayang kan kemarin dan juga mas cium kening Naemi kan mas.. harusnya mas nggak ngelakuin itu.. terlebih lagi ya mas... aku dengar dari ayah baskin bundanya kak nisha itu dulu super duper galak, apalagi dengan orang yang tidak dia sukai mas. aku aja kemarin merinding denger kak nisha bicara dingin dan datar haduh.. "
" kamu benar mi.. anisha kalau udah marah nggak bisa di aja neko-neko "
" maksud mas? "
-------------------
Bersambung
__ADS_1