
mobil Galih sudah berhenti di salah satu gedung yang sudah di hias karena dua hari lagi di gedung itu akan menyelenggarakan Resepsi pernikahan
Galih sengaja memilih untuk melihat nya dalam keadaan sudah di hias karena dia ingin tau bagaimana suasana gedung itu saat sudah di hias
" galle ini beneran Gedung nya "
" iya ayok turun "
anisha dan Galih turun tampak Seorang laki-laki paru baya menghampiri mereka
" assalamu'alaikum "
" waalaikumsalam "
" apa benar dengan bapak galih asfaradzhi? "
" iya benar pak, apakah bapak yang memiliki gedung nya? "
" iya betul sekali pak, perkenalkan nama saya Feri "
" iya Pak Feri saya Galih dan ini calon istri saya anisha "
anisha hanya menganguk dan sedikit tersenyum ke arah pak feri
" baiklah silahkan masuk kalian ingin melihat nya yang sudah di hias bukan "
" betul sekali pak, mari sayang "
" iya "
anisha dan Galih juga pak feri masuk ke dalam gedung yang sudah di hias itu ini adalah gedung pertama yang mereka kunjungi masih ada 4 gedung lagi yang harus mereka lihat dan gedung-gedung itu juga sudah di hias
gedung 1
" Nah seperti inilah gedung saya pak yang sudah di hias "
anisha dan Galih melihat-lihat ke sana kemari ke setiap sudut gedung itu
" bagaimana pak? "
" saya hari ini hanya melihat nya saja nanti saya akan diskusikan lagi bersama dengan calon istri saya pak "
" baiklah pak tidak mengapa silahkan di lihat-lihat dulu "
" iya Pak terimakasih "
setelah melihat gedung pertama saat ini anisha dan Galih sudah berada di gedung kedua bersama pemiliknya
gedung 2
" bagaimana nish? "
" kamu tadi sudah foto kan gedung pertama tadi? "
" iya "
" nah sekarang kamu foto lagi gih gedung ini biar kita diskusi lagi nanti "
" baiklah "
setelah menfoto gedung kedua mereka segera berpamitan dengan si pemilik gedung
sekarang mereka sudah berada di gedung ketiga yang mereka kunjungi dan suasananya sama gedung ini juga sudah di hias
gedung 3
" galle kamu foto lagi sana "
" iya "
setelah memfoto dan sedikit berbincang-bincang dengan si pemilik gedung mereka pamit
dan mereka sekarang sudah berada di gedung ke empat seperti biasa Galih akan memfoto Gedung itu lagi
gedung 4
gedung 5
__ADS_1
" Nah, Nisha ini adalah tempat untuk aku menikahimu atau tempat untuk mengucapkan ijab kabul untuk menghalalkan mu, bagaimana tempat nya? "
" bagus indah sekali aku suka galle "
" alhamdulillah "
" oh iya galle kira-kira kita kapan ijab kabul nya? sampe kamu sudah menemukan gedung untuk kamu menikahiku "
" InsyaAllah seminggu sebelum resepsi "
" baiklah galle urus saja aku ngikut kamu aja ya "
" iya nish "
" baiklah pak saya memesan tempat ini untuk ijab kabul dan tolong hias seperti ini juga ya, untuk tanggal 28 nanti ya pak "
" baiklah atas nama siapa? "
" Galih asfaradzhi pak "
" baiklah tolong tinggalkan nomer telfon bapak di sini biar saya lebih mudah untuk menghubungi bapak jika gedung nya sudah siap "
" baiklah, tolong bapak tulis nomer rekening bapak biar saya bayar uang mukanya dulu dan sisanya nanti setelah acara selesai pak "
" baiklah pak ini kebetulan saya membawa tulisan nomer rekening saya hahaha "
" iya baiklah pak nanti saya transfer terimakasih pak "
" iya Pak terimakasih kembali "
***
selesai melihat gedung-gedung tepat jam 12 siang dan mereka memutuskan untuk sholat di masjid terdekat dari tempat mereka sekarang
selesai sholat anisha dan Galih memilih untuk makan siang di sebuah restoran terdekat dari sana
" kamu mau pesen apa nish? "
" terserah kamu aja "
" minum? "
" aku teh lemon "
" oke bentar ya aku pesan dulu "
" iya "
" jadi kamu suka yang mana gedung nya nish "
" aku suka yang gedung kedua yang kita kunjungi galle.. tapi kalo semua kembali lagi ke kamu "
" ya sudah nanti kita diskusikan lagi bersama kedua orang tua kita ya "
" iya "
tak lama beberapa pelayan membawa pesanan mereka
" permisi tuan ini pesanan anda "
" ah iya "
pelayan itu menaruh semua pesanan galih di atas meja
" Ini nish teh lemon yang kamu mau "
" iya makasih galle "
" galle apakah habis semua makanan ini? "
" kalau tidak habis kita bisa membungkus nya "
" baiklah "
__ADS_1
" selamat makan "
" galle baca do'a dulu "
" hehehe oke "
setelah membaca doa Galih dan anisha memakan
setelah makan siang benar saja mereka menghabiskan semua yang telah di pesan Galih tadi
" alhamdulillah "
" sebentar ya nish aku bayar dulu "
" iya "
" mbak "
seorang pelayan datang membawakan bill makanan mereka
" bill nya "
" ini pak "
Galih mengambil bill dan melihat nominal harganya dia merogoh dompet nya ternyata ada uang cash dan itu pas dengan tagihan makanan mereka
" ini terimakasih mbak "
" Sama-sama Pak "
pelayan itu pergi dengan membawa uang yang di serahkan oleh Galih tadi
" berapa galle totalnya? "
" murah kok nish "
" ya sudah lah "
" ayok kita berangkat ini masih ada sedikit waktu untuk kita memilih undangan sebentar ya nish "
" boleh galle ayok "
Galih segera melajukan mobilnya ke suatu tempat di mana mereka akan memilih undangan pernikahan mereka
" galle terimakasih ya "
" untuk apa nish? "
" untuk kamu yang mau menunggu aku selama kuliah "
" sama-sama nish, dan makasih juga karena kamu sudah percaya sama aku tentang masalah Naemi itu "
" sama-sama galle, dari sekarang aku percaya sepenuhnya sama kamu, tapi aku mohon jangan hancurkan kepercayaan ku galle, karena sekali kamu menghancurkan nya kamu nggak akan dapet kesempatan kedua lagi dari ku galle "
" iya nish aku janji aku nggak akan hancurkan kepercayaan yang telah kamu berikan kepada aku "
" terimakasih galle "
" sama-sama sayang "
" hahaha.. "
ya Allah alangkah beruntung nya aku bisa mendapatkan galle laki-laki idaman semua wanita, ya Allah lancar kan lah niat kami untuk memenuhi sunnah Rasulullah ya Allah amin batin Anisha
ya Allah terimakasih karena engkau sudah memilih kan jodoh yang terbaik untuk hamba dengan mengirimkan satu seperti bidadari surgamu ya Allah yaitu Anisha.. hamba tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bisa memiliki anisha sepenuhnya ya Allah batin galih
" galle apakah di mobil ada air minum? "
" ada nish di bawah coba kamu liat.. siapa tahu masih ada kalau udah habis kita mampir ke supermarket sebentar "
" aku liat dulu galle "
" iya "
anisha membuka selt belt nya dan membungkukkan sedikit badannya sedangkan galih memperlambat laju mobilnya supaya kepala Anisha tidak terjedot karena mungkin Nanti ada jalan yang berlubang
" gimana nish ada? "
" alhamdulillah ada galle sisa 3 botol "
" alhamdulillah kamu minumlah aku akan memperlambat laju mobilnya "
" terimakasih "
---------------------
Bersambung
__ADS_1