
di meja makan masih di tanah air Indonesia di kelurga asfardzhi semua tuan rumah itu sedang menyantap makan malam mereka dalam hening
setelah selesai makan mereka tidak langsung berdiri dan pergi ke kamar masing-masing karena di tahan oleh abi Rasyid
" baiklah silahkan mbak di rapikan dulu mejanya " ucap abi Rasyid
" baik tuan.. " semua pelayanan di rumah itu merapikan meja makan dalam waktu sekejap
" baiklah abi hendak memberitahu kalian bahwa abi akan menjodohkan galle dengan Anisha "
" tunggu bi apakah anisha yang abi maksud anisha anaknya om dim? "
" siapa om dim rya? "
" itu lho bang temennya abi dan umi yang dulu pernah ke sini bawa anak kecil cantik.. "
" ya rya kamu benar sekali "
" iya sayang apa yang di katakan oleh abi mu itu benar tidak ada yang salah "
Rya yang mendengar itu langsung berbinar senang karena sejak dulu rya suka sekali dengan anisha karena dimas selalu mengajak anisha bermain ke rumah nya sewaktu usia anisha kurang lebih 10 tahun dan usia rya baru menginjak 15
sedangkan frans dia tentu bingung dan tak tau siapa itu anisha dan om dim yang di maksud oleh adik, ayah, dan umi nya karena saat itu dia sibuk mengatur dengan acara sekolah nya dan usia frans kala itu baru menginjak 17 tahun
dan galle laki-laki itu sedari usia 5 tahun sampai usia 12 tahun dia berada di kampung halaman umi nya untuk belajar hidup sederhana agar jika dia besar dan mempunyai banyak harta dia tidak akan sombong dan tidak mau berbagi jadi sejak dini dia sudah di latih hidup sederhana di kampung makanya dia kenal dengan anisha itupun bertemu di kegelapan malam
" kamu tidak akan tau Rans karena kamu dulu sangat sibuk dengan sekolah mu makanya saat om dim ke sini kamu tidak ada dirumah "
" tapi bi Rans mau tau siapa om dim itu dan siapa juga anisha itu, Rans mau tau sikap anisha itu seperti apa jangan sampai kalian salah pilih pasangan untuk galle, dan juga bi mengapa abi menjodohkan galle dengan anisha? kenapa bukan galle saja yang mencari calon istri nya sendiri bi? "
" Rans kamu tau kan perkembangan zaman sedang tidak baik di luaran sana abi tidak dapat mempercayakan soal ini jika galle sendiri yang memilih calonnya, takutnya wanita-wanita di luaran sana hanya mau harta galle saja sedangkan anisha ini ayah dan umi sudah tau betul bibit bebet dan bobot nya, "
" oh ya bi sejak 5 belakangan ini Rya tidak pernah bertemu dengan nisha.. dan juga om dim sudah tidak pernah main ke sini lagi, Rya sepemikiran sih dengan bang Rans "
__ADS_1
" maksud Rya apa? "
" umi maksud Rya, Rya hendak bertemu dengan anisha sudah lama tidak bertemu dan Rya juga hendak lebih jauh mengenal anisha umi abi apa boleh? "
" boleh saja tetapi tidak bisa sekarang ataupun besok hari Rya "
" kenapa bi? apakah om dim pindah rumah? "
" bukan om dim tapi nisha saat ini sedang melanjutkan studi nya di Kairo Rya mungkin akan pulang saat libur semester sama seperti galle "
" benarkah bi.. kalau begitu biar Rya saja yang mengunjungi galle di sana dan pasti galle kenal kan dengan nisha bi? "
" ya mereka sudah kenal sebelum mereka abi dan umi pertemukan "
" maksud abi sama umi apa? "
" beginilah Rans Rya kalian tentu masih ingat kan kejadian galle pulang dengan angkot pada malam hari "
" apaansi kamu Rya ya tentu abang juga masih ingat lah "
" Nah... ( bla.. bla.. bla..) begitu cerita Rya "
" oohh seperti itu hahaha "
" loh Rya kamu kenapa ketawa? "
" bang Rans Rya bangga sama anisha "
" bangga buat? "
" bangga karena anisha orang pertama yang berani membentak dan berbicara tinggi dengan galle hahaha "
" abang nggak bangga tu malahan abang kesel hancur sudah image laki-laki jika perempuan berani seperti itu "
__ADS_1
Airin yang sedari tadi masih asik dengan es krim nya menoleh ke arah sang suami " maksud abi apa? oh jadi selama ini saat ai bicara tinggi dengan abi, abi kesel gitu sama ai hah!! " frans langsung menoleh ke arah sang istri yang sudah dalam keadaan melotot ke arahnya
" bukan begitu sayang kalau kamu yang bicara setinggi apa pun dengan abi... abi nggak akan kesel sama ai ya "
" ai nggak percaya sama abi setelah abi mengatakan hal seperti itu terhadap anisha!! asal abi tau ya kehormatan seorang perempuan itu jauh lebih tinggi dari pada laki-laki!! " frans hanya diam membiarkan sang istri memaki-maki nya karena dia juga sedang menyesuaikan hal tersebut dengan dirinya karena sang istri sedang berbadan dua
" sudah kak Rin biar kan saja bang Rans bicara seperti itu.. toh jika bukan perempuan yang melahirkan dia mungkin bang Rans tidak ada di sini sekarang " timpal Rya memanas-manasi sang kakak ipar
" iya kamu bener Rya " pungkas airin dengan masih meloto ke arah sang suami
" enak aja kamu Rya abang itu di lahirin sama umi kan mi? "
" umi itu perempuan apa lelaki? " tanya Rya dan Airin bersamaaan " ya perempu.. an.. lah " jawab frans yang baru menyadari pembicaraan mereka " Nah kan "
" sudah-sudah apa-apaan kalian ini hah!! kok malah bicara melenceng si " umi fatma yang sudah bingung hanya memijit pelipisnya
" sudah lah Bang bagaimana pun apa yang katakan oleh Rya dan istri mu itu semua benar adanya.. tanpa seorang perempuan kita para lelaki mungkin tidak akan ada di dunia ini.. apalagi saat mengingat Umi mu berjuang antara hidup dan mati melahirkan mu dan adik-adikmu itu jadi seorang perempuan derajat nya lebih tinggi dari laki-laki.. sampai kapanpun kamu tidak akan menang jika adu mulut dengan seorang ibu hamil " ucap Abu Rasyid yang juga mulai merasa jengah dengan perdebatan antara kedua anaknya dan menantu yang sedang menganguk keturunan dari keluarga nya itu
" minum kak Rin jangan terbawa emosi kak kasihan ponakan ku " airin mengambil segelas air yang di beri oleh adik ipar nya itu
" baiklah jadi bagaimana apa kalian setuju "
"setuju bi kalau Rya mah apa yang abi pilih itu yang terbaik buat galle "
" iya bi ai sama abi juga setuju " timpal airin yang melotot ke arah sang suami seolah sedang memberi ancaman mematikan semua kaum laki-laki
airin mendekati sang suami dan berbisik tepat di telinga frans " abang kalau tidak setuju seminggu ini tidur di luar " ancam airin frans yang mendengar refleks menganguk mengiyakan apa yang abi nya tanyakan sedari tadi
" alhamdulillah "
-----------------------------
Bersambung
__ADS_1