Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 73


__ADS_3

anisha terus memohon dengan tuan heru supaya mengizinkan viola untuk dia bawa ke kamar nya


" baiklah.. hey kamu kesini "


tuan heru mengiyakan permintaan Anisha dan memanggil salah satu anak buah nga yang berbadan besar dan berwajah sangar


" iya tuan "


" bawa wanita ini ke kamar cucu ku cepat "


" baik tuan "


viola di bawa ke kamar anisha sedangkan anisha dia ke dapur untuk mengambilkan makanan dan minuman untuk viola


anisha membuka pintu kamar nya terlihat viola tengah duduk di salah satu sofa kamar nya


" assalamu'alaikum "


viola menoleh ke arah asal suara itu dia hanya mengangguk anisha masuk dan duduk di samping viola


anisha mengusap bahu viola lembut dia memeluk tubuh viola dari samping


" maafkan atas semua yang sudah kakek dan ayah ku perbuat sama kamu ya "


" ayok sekarang kamu makan dulu pasti kamu lapar kan "


viola hanya menganguk karena sudah dua bulan ini dia tidak makan walaupun sering di di antarkan oleh anak buah tuan heru makanan dia juga tidak bisa makan karena ikatan dan bekapan mulutnya tidak di buka oleh anak buah tuan heru


viola makan dengan lahap sedangkan anisha ke kamar mandi menyiapkan air hangat untuk viola merendam kan diri nya sebentar


anisha keluar dari kamar mandi dan melihat viola sudah selesai dengan makannya


" kamu mandi dulu ya air nya udah siap.. ayok "


viola tidak menjawab dia hanya berjalan ke kamar mandi


anisha menyiapkan baju untuk viola kenakan kebetulan baju-baju sebelum dirinya berjilbab masih ada di lemarinya itu


tak lama viola keluar dengan handuk kimono milik anisha


" ini baju kamu ya.. kamu pakainya di ruangan sana "


anisha menunjuk ruangan ganti pakaian, viola hanya menganguk dan berjalan menuju ruangan yang di tunjuk anisha tadi


tak lama viola keluar dengan baju yang di berikan oleh anisha tadi viola kembali duduk di sofa kamar anisha


" emmm aku boleh foto kamu nggak? "


viola menganguk dan melihat ke arah anisha yang sudah mengarahkan kamera ponselnya ke arahnya


" tunggu dulu sebentar ya kamu bisa dandan kan? "


viola hanya menganguk, segera anisha mengambil make up nya di meja rias karena make up itu di ganti setiap masa kadaluwarsa nya sudah habis


jika sewaktu-waktu atau secara mendadak anisha ke sana dan hendak pake make up


setelah pake make up segera anisha memfoto viola dengan masih duduk di sofa, kaki viola pada orang-orang pada umumnya biasanya


Cast baju anisha yang viola pake



" terimakasih "


viola kembali menganguk dengan tersenyum ke arah anisha


anisha duduk di samping viola dia ingin tahu apa yang viola inginkan dari dirinya itu


aku akan menanyainya dengan pelan-pelan batin anisha


" Nama kamu siapa? "


" Viola "


anisha menganguk " kamu tau alasan kenapa kamu di sekap di ruangan itu? "

__ADS_1


viola menganguk dia menundukkan wajahnya menahan air mata


" apa alasannya kalo kamu tau? "


" alasannya... karena aku telah berani mengusik cucu kesayangan tuan heru "


" maksudnya apa? "


" aku telah mencelakai cucu kesayangan nya sampai dia koma selama dua Minggu "


" viola kamu masih ingat aku? "


viola menoleh ke arah anisha dia meneliti wajah anisha dengan seksama dan akhirnya dia menggeleng


kenapa di tidak mengenali ku ya? batin anisha


" baiklah kalo begitu kamu istirahat ya aku mau keluar dulu "


saat anisha hendak berdiri viola menahan tangannya


" kenapa viola? "


" jangan tinggalin aku sendiri di sini... aku takut "


" takut kenapa viola? "


" aku takut orang-orang itu akan kembali memukul ku hiks.. hiks.. "


anisha sangat terkejut mendengar itu dia memperhatikan wajah viola yang memelas


setauku kakek tidak pernah main tangan jika sedang menyandera seseorang batinnya


" aku mohon "


" ya sudah oke.. kamu tidur ya.. aku temani aku tidak akan pergi "


" terimakasih "


" Sama-sama



setelah viola tertidur pulas anisha keluar dari kamar nya dengan langkah pelan takut viola terbangun


***


" kakek "


anisha sudah berdiri dengan tangan di pinggang dengan wajah marah


" kenapa sayang hmm "


" kakek main tangan ya dengan viola "


" i.. iya.. sayang "


" kenapa kek! dia itu seorang wanita dia lemah kenapa harus main tangan hah! "


" sayang dia melawan terus.. jadi anak buah kakek memukul nya beberapa kali "


" kakek seharusnya tidak asal main tangan gitu dong kek.. asal kakek tau ya karena pukulan itu dia merasa shok kek.. bahkan dia ketakutan "


" sayang maaf "


" sudahlah.. aku mau kakek kembalikan saya tahan tubuhnya dan buat dia tidak shok lagi.. kakek harus bertanggung jawab "


" iya sayang nanti kakek akan hubungi dokter keluarga "


" baiklah "


" tapi dengan satu syarat "


" apa itu "


" kamu harus mau mengelola perusahaan kakek yang ada di jakarta itu "

__ADS_1


" hah! apa! anisha nggak bisa kek.. anisha nggak bisa mengelola perusahaan "


" nanti kakek ajari mau ya sayang "


" hmmm.. aduh Nenek kemana lagi kan aku butuh bantuan nenek sekarang batinnya


" Nenekmu kali ini tidak akan membantu mu menolak anisha "


" emang nenek kemana kek? "


" Nenekmu sedang di luar negeri dia sedang berkunjung ke tempat temannya dan meninggal kan kakek di sini "


bagaimana ini.. aku nggak mau mengelola perusahaan.. itu sangat sulit haduhhh batinnya


" kenapa nggak kak Ega kek "


sebelum tuan heru menjawab Ega sudah menjawab duluan dia baru saja datang dari luar kota


" aku sudah mengelola perusahaan di kota B Nisha "


anisha menoleh ke asal suara, dia segera memeluk kakak tersayang nya itu


" kakak!! aku merindukan mu "


" aku juga princess "


" kenapa kau ini selalu saja mengambil namaku untuk menyelamatkan dirimu hah "


" hehe kak aku tidak ahli dalam mengelola perusahaan.. aku takut nanti bangkrut "


" walaupun bangkrut kakek tidak akan marah degan mu nisha.. kamu lupa kamu itu cucu kesayangan kakek "


" biarkanlah aku mau menunggu Nenek saja "


" oh iya ada apa gerangan tuan putri ke sini hmm "


" kenapa kau tidak senang melihatku hah "


" ouh.. suatu kehormatan bagi saya bisa bertemu dengan anda tuan putri "


" hahaha apasi kak Ega hahaha "


" ada apa nish kamu ke sini "


" aku awalnya ke sini mau menemui viola tapi sekalian aja aku juga mau undang kakak ke pernikahan ku "


" waw adek kecilku sudha hendak menikah, sudah besar sekarang ya "


" iyalah.. aku kan cantik hahaha "


" pd bangett nish "


" emang kenyataan kek Ega hahaha "


" iya cantik banget kayak bidadari "


" ah maca cih "


" coba kamu aegyo "


" aku nggak bisa aegyo kak "


" hmm.. ternyata ada juga hal yang kamu nggak bisa "


" ada kak bahkan banyak yang aku nggak bisa hahaha "


" ya sudah aku mau ke kamar papay.. ayah nisha nginep di sini ya "


" iya.. ayah pulang dulu ya "


" hmm "


---------------------------


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2