Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 68


__ADS_3

Viola berjalan mendekati Galih dan he dak memeluk nya kembali tapi laki-laki ini menghindar dari Viola dia menjauh kalau Viola mendekat


" Sayang kamu nggak kangen sama aku.. aku kangen banget sama kamu galle, kamu tau aku tersiksa jauh dari kamu "


Galih tidak bersuara dia hanya mendengarkan Viola bicara sesuka hatinya


" kamu tau galle kalau saja kepergian ku waktu itu tidak di atur oleh kedua orang tua ku, aku tidak akan meninggalkan mu galle, aku sangat mencintaimu kau harus percaya itu "


" dulu mungkin aku percaya akan cintamu tetapi saat pada waktu kau pergi meninggalkan ku tanpa jejak sedikit pun dari hari itu juga aku tidak mempercayai mu lagi.. "


" galle ayolah itu masa lalu sekarang masa kini kita harus melupakan masa lalu dan jalani masa kini, menikahlah denganku dan kita jalani masa kini kita bersama anak-anak kita kelak "


" cuih.. menikah? denganmu? jangan mimpi Viola "


" kenapa galle apa ada yang salah apa aku berubah? "


" aku juga akan menikah tetapi tidak denganmu Viola "


" aku tau kau akan menikah dan sudah memiliki calon mu sendiri tetapi dia jauh galle dia tidak tak kan tau kalo kita menikah terlebih dahulu kan? biarkan dia menjadi istri kedua mu galle dan aku istri pertama mu "


" dari dulu aku tak pernah berniat sekalipun untuk memiki istri dua Viola "


" galle ayolah aku tidak ingin lagi kita berpisah seperti dulu cukup 6 tahun sudah kita berpisah sekarang aku tak ingin lagi ayo hidup bersama ku hidup berdampingan dengan ku nikahi aku galle "


" tak kan pernah aku untuk menikahimu Viola "


" kenapa apakah karena wanita itu heh.. bahkan aku jauh lebih cantik dari pada dirinya apa yang kau lihat darinya hah "


" dia tidak ada apa-apa nya jika di banding kan dengan diriku galle "


" mungkin dia tidak ada apa-apa nya jika di banding kan denganmu melalui fisik tetapi jika dia dibandingkan dengan mu melalui iman dan akhlaknya aku lebih memilih dia "


" iman? akhlak? hahaha sejak kapan kamu lebih mementingkan itu semua galle "


" sejak kau pergi dariku "


" hoh... seperti nya kepergian ku membawa pengaruh negatif padamu galle "


" justru aku sangat berterimakasih atas kepergian mu karena itu aku bisa kuliah dia kairo dan lulus bertitel kan Ustadz "


" hah! kamu ustadz hahaha, rasanya itu sangat tidak mungkin "


" tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah "


" Allah? siapa dia? dimana keberadaan nya hah!! "


" keberadaan nya ada di mana-mana Viola kau tak kan menyadarinya, bahkan saat kau sedang melakukan apapun walau sudah bersembunyi dia akan tetap tau kau ada di mana bersama siapa, dia juga tau kalo kau berbohong atau kah tidak "


" maksud mu aku berbohong galle "


" aku tidak tau Viola kau berbohong atau kah tidak tetapi dia maha tau segalanya apa yang di perbuat oleh setiap hambanya "


" galle sudahlah telinga ku sakit mendengar mu berceramah seperti itu heuh.. "


" Viola jangan meremehkan Allah ingat itu "


" aku tidak takut dengan siapapun sekalipun dengan Allah "


" Viola jika Allah sudah murka maka dalam waktu sekejap saja dia bisa mematikan manusia tanpa menyentuh nya "


" sudahlah galle aku tidak butuh ceramah gratis mu itu kalo kau hendak berceramah silahkan ke musholla "


" Viola ku peringatkan menjauhlah dari kehidupan ku sekarang juga "


" tidak akan dan tidak akan pernah untuk selama-lamanya "


Galih menatap tajam Viola mereka saling menatap tajam bagaikan tajamnya silet


" kau tau aku sudah memperingatkannya agar menjauhi mu kalau dia tidak mau keluarga nya yang akan menagung semuanya "


" beraninya kau Viola "


" aku sudah bilang aku tidak pernah takut pada siapapun "


" dan galle kau harus bersiap-siap untuk di tinggal kan oleh nya dan kau akan kembali merasakan sakit di sini " menepuk dada Galih pelan dan langsung pergi


" Viola kau "

__ADS_1


***


3 bulan kemudian


Indonesia-surabaya


" mbak nisha "


pekik zahra karena melihat Anisha sedang beridiri di depannya dengan tersenyum hangat


" ayok mbak masuk "


zahra menarik tangan Anisha masuk ke dalam rumahnya dan berteriak memanggil bunda lia


" ada apa zahra kok teriak-teriak "


" assalamu'alaikum bundaku "


" Anisha benarkah itu kau nak "


" iya bund ini aku anisha mu "


" kau kembali "


bunda lia langsung memeluk erat tubuh anisha yang sudah lama tidak ia rasakan


" aku kangen bunda "


" bunda lebih kangen kamu nak "


pelukan mereka terlepas karena suara ketukan pintu


" biar zahra aja yang buka "


Ceklek


zahra membuka pintu rumahnya terlihat lah kedua manusia berbeda jenis kelamin dengan yang wanita berhijab dan sedang mengandung dengan laki-laki tampan di samping nya


" maaf cari siapa ya? "


" iya benar kalian mah bertemu dengan mbak nisha ya "


" ya benar sekali "


" mari masuk dulu kak "


" iya terimakasih "


" silahkan duduk kak biar zahra panggilkan dulu mbak nisha nya "


" iya "


zahra masuk ke dalam dan menemukan anisha di kamar nya


" mbak ada yang mencari mbak tuh "


" siapa sayang? "


" zahra nggak tau mbak "


" ya sudah mbak temui dulu "


" iya mbak biar zahra aja yang lanjutin merapikan baju-baju mbak "


" yasudah terimakasih ya sayang "


" iya mbak sama-sama "


anisha keluar dan menuju ruang tamu anisha melihat dua orang yang tak asing lagi


" anggia "


" anisha "


mereka berpelukan melepas Rindu nya selama 3 bulan terakhir


" kamu apa kabar? "

__ADS_1


" aku baik alhamdulillah, kamu sendiri nggi "


" aku baik dan sekarang lagi hamil "


" wah alhamdulillah selamat ya "


" iya nish makssih2"


" kamu sendiri kapan nyusul nish "


" ah kamu dit hahaha masih lama aku tuh "


" jangan lama-lama nish nanti di ambil orang galle nya "


" bukan jodoh berarti "


" simple banget ngejawab nya ya haha "


" ya aku nggak bisa maksa juga kalau galle bukan jodohku "


" nish aku percaya kamu pasti berjodoh sama galle "


" do'ain aja ya haha "


" ah iya mau minum apa nggi dit "


" apa yang ada aja nish "


" ya sudah sebentar ya "


" zahra "


" iya mbak "


" mbak boleh minta tolong tidak? "


" boleh mbak "


" tolong buatkan mereka minum ya "


" ya mbak dengan senang hati "


" terimakasih adiku sayang "


" sama-sama mbak ku sayang "


" harmonis nya kalian ya "


" alhamdulillah lama tidak berjumpa jadi seperti ini deh "


" hahaha "


" mas kamu telfon galle gih suruh ke sini "


" jangan dit dia pasti banyak kerjaan sekarang "


" tidak mengapa nish, sekarang kan sudah sore pasti dia sudah selesai dengan kerjaannya "


" ya sudah "


" aku keluar dulu ya mau nelfon Galih "


" iya siap mas jangan lama-lama ya "


" manja banget si kamu nggi? "


" hahaha aku juga nggak tau mungkin efek hamil kali ya "


" bisa jadi "


-------------


Viola Angela L.



bersambung

__ADS_1


__ADS_2