Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
Epson 91


__ADS_3

setelah selesai dengan nyayian nya zahra turun dari atas panggung dan dia menuju mengambil makanannya karena sejak tadi dia sangat lapar


sedangkan Galih dan anisha di atas pelaminan saling membangga-banggakan zahra


" kau lihat kan mas... adiknya siapa dulu tadi yang nyanyi adiknya nisha dong "


ucap anisha sambil menepuk-nepuk dadanya bangga dengan sang adik


" dia adik ku juga sayang.. kau tahu yang mengajarkan dia bernyanyi itu aku.. "


" heleh.. kita saja baru kenal masa mas yang mengajarkan nya bernyanyi "


" coba kau ingat lah sayang sebelum kau pergi ke kairo zahra bisa tidak menyanyi? "


anisha tampak berpikir sejenak memutar kembali ingatan nya


" tidak.. zahra tidak bisa bernyanyi.. tapi kenapa sekarang dia bisa? "


" itu aku yang mengajarinya "


" kau bohong mas "


anisha menatap Galih dengan tatapan mengintimidasi Galih yang di tatap seperti itu langsung salah tingkah sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal


" hehehehe... sebenarnya zahra ikut les privat bernyanyi sayang.. "


" bagaimana kau tau mas? sedangkan aku kakaknya saja tidak tau "


" iyalah aku tau sayang orang aku kok yang daftarin zahra ke sana "


Galih langsung menutup mulutnya karena keceplosan bicara padahal zahra melarang keras untuk memberitahu siapapun sekalipun anisha atau ayah dan bunda


anisha nampak terkejut mendengar ucapan galih yang keceplosan tadi dia segera berdiri dan berkacak pinggang menghadap ke arah galih


galih juga ikutan berdiri dan mengambil kedua tangan anisha yang berada di pinggang nya itu


" sayang nanti aja ya ngomel-ngomel nya sekarang jangan nanti kita malu.. di liatin bangka orang tu "


menunjuk kerumunan para tamu undangan di aula gedung resepsi mereka anisha juga nampak memperhatikan kerumunan-kerumunan itu dan memutuskan untuk menunda aksi mengomel nya dulu sampai acara selesai


" baiklah aku akan menunda sebentar sampai acara selesai dan kita lanjut di kamar "


mendengar kata 'kamar' dari anisha galih ingin sedikit menggoda istri nya itu


" kita lanjut di kamar ngapain sayang? "


" ya ngomel-ngomel lah.. kan tadi aku bilang di tunda dulu acara ngomel-ngomel aku di sini dan aku akan ngomel-ngomel di kamar sama kamu "


" yahhh... kirain mau ngapain lanjut di kamar "


" emang mau ngapain kita lanjut di kamar kalo bukan aku mau ngomel-ngomel? "


" yaa.. kita melakukan malam kedua kita sebagai pengantin yang sudah mempublikasikan pernikahan kita "


wajah anisha seketika memerah di balik cadar nya dia langsung menunduk karena merasa sangat malu


galih tersenyum melihat anisha malu dia dengan segera menuntun anisha untuk duduk kembali di kursi pelaminan mereka


di sisi lain seorang laki-laki tengah memperhatikan zahra yang tengah makan di temani ngobrol dengan viola dan Della


" zahra... gadis itu benar-benar sangat cantik hari ini "


" Kau.. awasi gadisku jangan biarkan dia terluka biar secuil pun.. ingat itu... kalau dia terluka kau yang akan menanggung semuanya "

__ADS_1


" baik tuan Daniel perkataan tuan adalah tugas untuk kami "


ya laki-laki itu adalah Daniel laki-laki yang sudah mengamankan keadaan di kuat keluarga frainkeris sedangkan di dalam keluarga frainkeris ada tuan frainkeris heru


" anisha sudah bahagia aku akan memastikan itu dulu sampai mereka mempunyai anak setelah itu aku akan meminang gadisku itu "


Daniel berdiri dan berjalan ke arah ayah dimas dan abi Rasyid yang tengah mengobrol dengan rekan bisnis mereka


" assalamu'alaikum om.. "


ayah dimas menoleh ke arah Daniel " waalaikumsalam Nak " Daniel meraih tangan kanan ayah dimas dan abi Rasyid dan menciumnya


" syid kenalkan anak dari sahabat ku namanya Daniel "


" Nak Daniel dengan siapa ke sini? "


" Daniel sendiri om karena mamah dan papah lagi perjalanan bisnis jadi Daniel yang mewakili mereka dateng ke sini.. mereka juga meminta maaf karena tidak dapat hadir di sini "


" tidak masalah nak.. kau sudah makan? "


" alhamdulillah sudah tadi.. baru aja selesai makan "


" alhamdulillah.. terimakasih ya nak kamu mau menyempatkan ke sini "


" sama-sama om tidak masalah saya juga tidak begitu sibuk "


" alhamdulillah kalo begitu jadi om tidak merepotkan kamu kan? "


" tidak sama sekali om.. Daniel senang berada di sini.. apalagi tadi Daniel makan di suguhkan dengan suara merdu seorang gadis om "


" hahaha... itu zahra niel.. adik dari anisha.. kamu sudah bertemu? "


" ah.. belum om.. "


" kalo begitu kamu mau om kenalka dengan zahra? "


" ah.. tidak usah repot-repot om "


" tidak repot.. sebagai ucapan terimakasih om sama kamu Oke.. kamu harus kenalan dengan zahra "


" ya sudah om.. daniel ikut om aja "


" nah gitu dong.. syid.. aku ke zahra dulu kamu lanjut aja dengan mereka "


" siap "


zahra yang tengah asik bercanda ria dengan viola dan Della yang sedari tadi terus saja memuji kecantikan yang di perlihatkan zahra untuk pertama kalinya


mereka di kejutkan dengan kedatangan ayah dimas dan Daniel yang berjalan di belakang nya


" ayah.. "


zahra mengambil tangan kanan ayah dimas dan menciumnya begitu juga dengan Della dan viola


" ya ampun ini bener putri ayah ni? "


" iya yah.. ini putri ayah.. "


" ayah ga percaya ini kamu ra.. "


" kok ayah gitu sih "


" ini beneran zahra anak kecil ayah yang manja itu? "

__ADS_1


" iya ayah.. ini zahra yang sama.. "


ucap zahra dan langsung bergelayut manja di lengan ayah dimas


" hahaha... baiklah sekarang ayah percaya ini zahra putri kecil dan manja nya ayah "


Daniel terkekeh pelan melihat tingkah laku zahra yang menurutnya menggemaskan itu


" sayang ayah hendak memperkenalkan anak dari sahabat ayah.. sama kamu Oke "


" iya ayah.. "


" Nak Daniel kenalkan ini zahra putri om yang paling kecil dan paling manja "


" dan sayang ini Daniel Padilla Clayten anak dari sahabat ayah "


zahra menangkup kedua tangannya di depan dada dan mengangguk Daniel yang hendak mengulurkan tangan nya segera dia juga ikutan menangkup kedua tangannya mengikuti zahra


" zahra kak "


" hmm.. panggil Daniel aja "


" iya kak Daniel "


" zahra kamu ajak ngobrol Daniel ya.. ayah mau ke bunda dulu "


" iya yah "


" nak Daniel om pergi dulu ya kamu sama zahra "


" iya om... "


ayah dimas pergi meninggalkan zahta, Daniel, dan viola, Della yang masih di sana


" ekhem.. viola anterin aku ke toilet dong "


" ah apaansi lo Dell.. gw masih normal kali "


" ayuk ahh "


" iya t-tap.. "


belum selesai viola bicara Della sudah menarik tangannya menjauh dari zahra dan Daniel


dan sekarang tinggallah hanya zahra dan Daniel di sana


" duduk dulu kak "


" iya.. "


------------------------


**Bonus


zahra**



Daniel



malam ini aku up nya cuma bisa 2 episode aja ya.. mohon bersabar segalanya butuh proses

__ADS_1


bersambung


__ADS_2