
anisha dan galih sudah berada di dalam mobil menuju rumah abi Rasyid tetapi baru set jalan mereka di jalan handphone anisha berdering saat dilihat ternyata yang menghubungi nya dokter sila dengan segera anisha mengangkat panggilan itu
" assalamu'alaikum dokter.. "
...........
" hari ini dok? jam berapa? "
..........
" owh.. baiklah sekarang juga saya akan ke rumah sakit "
..........
" baiklah.. kalo boleh tau dok.. ruangan dokter di mana? "
..........
" ah baiklah.. terimakasih dok.. assalamu'alaikum "
......
anisha menutup telfon nya dan menoleh ke arah suaminya yang tengah menyetir dengan tersenyum
Galih yang merasa di tatap akhirnya menoleh juga ke arah wajah sang istri yang saat ini tengah tersenyum sendiri
" kenapa lagi? hmm "
" mas.. kita ke rumah sakit dulu ya "
" untuk apa sayang? kau sakit? "
" mas lupa ya.. kan nisha kemarin ada kekeliruan sedikit tentang hasil pemeriksaan nisha dengan dokter sila.. jadi hari ini kita mau periksa sekali lagi untuk kebaikan bersama mas.. "
" owh... jadi yang telfon tadi dokter sila yank? "
" iya mas.. mau ya "
" ya sudah.. kita ke rumah sakit mana sayang? "
" rumah sakit faradzhi mas.. "
" baiklah.. kita meluncur sayang "
skip sampai
anisha dan galih sudah berjalan di rumah sakit itu dan saat ini tengah menuju ruangan dokter sila
" sayang kamu tau ruangan dokter sila? "
" tadi dokter sila sudah memberitahu mas di telfon "
" owh.. "
tak lama setelah itu anisha melihat di salah satu ruagan bertuliskan dr. sila sulistina dengan segera anisha duduk di kursi di depan ruangan dokter sila dia mengambil handphone nya dan menghubungi dokter itu
" assalamu'alaikum dok.. saya sudah di depan ruangan dokter "
.......
" sebaiknya dokter keluar dulu karena saya takut salah ruangan "
.........
" iya dok saya tunggu assalamu'alaikum "
.......
__ADS_1
tak lama suara orang membuka pintu terdengar anisha langsung menoleh ke arah suara itu ternyata benar itu adalah ruangan dokter sila
" selamat pagi bu anisha pak galih, sudah lama menunggu? "
" selamat pagi dokter sila.. baru saja kita berdua duduk di sini "
" ah baiklah.. mari kita masuk dulu kebetulan sekali pasien saya hasil pemeriksaan nya tertukar dengan ibu anisha sudah menunggu di dalam "
" ah baiklah.. ayok mas "
di dalam ruangan dokter sila
" baiklah sebelum kita pemeriksaan ulang saya akan mengenalkan kalian terlebih dahulu "
" ibu anisha ini adalah pasien saya sekitar beberapa bulan yang lalu yang melakukan pemeriksaan tentang keadaan perutnya yang selalu merasakan sakit "
" sedangkan ibunya Anesha ini adalah pasien saya sekitar beberapa bulan yang lalu juga ibu Anesha ini melakukan pemeriksaan tentang ke adaan perut bawahnya yang selalu saja sakit yang luar biasa "
" jadi karena masalah kalian sama dan juga nama kalian yang hampir mirip hasil pemeriksaan keduanya tertukar.. hasil pemeriksaan yang seharusnya milik ibu Anesha malah saya berikan ke ibu anisha begitupun sebaliknya "
" jadi untuk kebaikan bersama kita akan melakukan pemeriksaan sekali lagi terhadap keduanya kebetulan saya akan di bantu oleh teman saya yang baru saja kembali ke Indonesia jadi tidak akan ada namanya tertukar "
" saya mengucapkan beribu-ribu maaf kepada ibu Anesha dan ibu anisha atas kekeliruan saya "
" tidak masalah dokter "
" iya dok tidak masalah "
tak lama suara seseorang membuka pintu terdengar lagi semuanya menoleh ke arah asal suara dan di sana sudah berdiri dokter muda nan cantik siapa lagi kalo bukan Rya
" assalamu'alaikum semuanya "
" waalaikumsalam "
" silahkan masuk Rya "
" anisha kau.. kenapa ada di sini.. dan galle kau juga "
anisha tersenyum sedangkan galih hanya mengangguk saja karena jujur diapun cukup terkejut saat melihat sang kakak yang muncul dari balik pintu tadi
" sila kenapa adik ipar ku ada di sini juga? "
" ah.. benarkah ibu anisha adik ipar mu rya? "
" iya.. kenapa dia juga ada di sini? "
" dia adalah pasien yang aku ceritakan pada mu kemarin rya.. dan dialah orang yang hari ini akan kau periksa "
" owh.. yang hasil pemeriksaan nya tertukar itu? jadi mereka? "
" iya rya "
" ah baiklah langsung saja kita mulai ya.. "
" baiklah kak.. "
" anisha kau dengan ku ya "
" iya kak "
melihat kakak dan istrinya akan berjalan ke tirai hijau itu Galih segera menghampiri rya dan memohon supaya dia bisa menemani anisha
karena rya tak tega melihat adiknya memohon akhirnya dia mengizinkan Galih untuk menemani anisha
setelah di periksa secara keseluruhan anisha mendengarkan penjelasan dari dokter sila dan juga dokter Rya
" bagaimana apakah masih ada yang bisa di tanyakan? "
__ADS_1
" tidak ada dok.. semuanya sudah cukup jelas.. terimakasih banyak "
" iya tidak masalah bu Nesha.. sekali lagi saya meminta maaf ya bu.. "
" tidak masalah dok.. kalau begitu saya dan suami pamit dulu ya "
" iya.. bu Nesha "
" bu Nisha mari "
" iya bu mari.. duluan saja.. "
pasien dokter sila yang bernama Anesha sudah meninggalkan ruangan dokter sila meninggalkan anisha dan suami juga kedua dokter muda nan cantik itu
" ya sudah sayang yuk.. kita pulang.. hari sudah semakin siang.. "
" iya mas yuk.. "
mendengar kedua adiknya akan pulang Rya berniat akan menumpang di mobil adiknya itu mengingat kondisi mobilnya belum di ketahui nya
" galle.. nish.. aku nebeng ya.. ke rumah.. kalian pulang ke rumah abi kan? "
" iya kak.. ya sudah yuk.. "
" ya sudah.. sil.. gw duluan ya.. assalamu'alaikum "
" heem Re hati-hati.. waalaikumsalam "
" dok duluan assalamu'alaikum "
" iya bu Nisha... hati-hati waalaikumsalam "
ketiga kakak beradik itu sekarang sudah berada di dalam mobil dengan galih yang menjadi sopirnya
di tengah jalan kedua mata anisha tertuju ke sebuah penjual rujak dengan gerobak nya yang tengah di geromboli banyak orang
" MAS STOPP!!! "
karena mendengar suara istri nya yang sangat nyaring itu galih menghentikan mobil nya secara mendadak tetapi dengan cepat tangan nya menahan kening anisha supaya tidak terentuk di dashboard mobil sedangkan Rya kepala wanita itu sudah berada di antara anisha dan galih
" astaghfirullahhaladzim!!! galle "
" maaf mbak.. "
" astaghfirullahhaladzim mas "
" maaf sayang, kamu ga papa kan? ada yang sakit? "
" ya aku tidak papa.. "
" kenapa si galle "
ucap rya yang sudah duduk seperti sedia kala di belakang kursi panjang mobil milik galih
" Nisha kenapa sayang? kok kamu tadi teriak? nyuruh aku berenti? "
" kenapa si nisha? "
" heheh... nisha mau rujak mas, kak "
" rujak? di mana nish? aku juga mau beli ah.. udah lama juga ga makan rujak "
" itu tu kak orang nya pake gerobak itu "
anisha menunjuk penjual rujak dengan banyak orang yang menggerombolan itu
" wah iya.. banyak orang lagi nish.. ya sudah galle kamu turun beliin aku rujak dan anisha sana "
__ADS_1
bersambung