Cinta Istri Sholehah

Cinta Istri Sholehah
apa ini


__ADS_3

setelah acara selesai anisha dan galih tidak langsung pulang mereka berbincang-bincang sebentar


setelah cukup lama berbincang anisha dan galih memutuskan untuk pulang karena waktu juga terus berjalan


di mobil


anisha teringat dengan kado dari airin dan juga dia sudah sangat penasaran dengan isinya, karena bisa membuat suami senang


" mas"


galih menoleh kearah anisha yang juga kini tengah menatap nya dengan senyuman


" ya kenapa sayang? "


" kita pulang ke rumah sebentar ya mas.. "


" iya, kita akan pulang ke rumah kamu hari ini "


" bukan ke rumah ayah mas "


" terus ke rumah siapa lagi sayang? ke rumah abi lagi kah? "


" ish.. bukan mas... ke rumah kita "


" lha.. tumben kamu mau pulang ke rumah kita? kenapa sayang? "


" Nisha sebenarnya sangat penasaran dengan isi kado dari mbak ai mas.. jadi Nisha mau membuka kado itu hari ini, supaya nisha ga penasaran lagi.. mau ya mas.. "


" kamu beneran mau tau isi kadonya sayang? beneran? "


" iya mas beneran.. bahkan bukan cuma mau tau, Nisha juga mau lihat barang apa yang bisa membuat suami tercinta Nisha senang jika Nisha memakai nya.. "


galih menepikan mobil nya di pinggir jalan yang cukup sepi dia menatap mata anisha dalam-dalam


" mas kenapa? kenapa kita berhenti? ayok mas kita pulang, Nisha mau buka kadonya hari ini juga "


" apakah kamu mau memakai barang itu? "


" kenapa tidak mas, jika barang itu bisa membuat kamu senang Nisha akan memakai nya, karena membuat suami senang adalah satu pahala, Nisha mau meraih pahala itu mas "


galih tersenyum tipis saat mendengar jawaban istri nya, dia akan sangat senang jika nisha memakai hadiah itu


" apapun barang itu asal bisa membuat mas senang dan bahagia anisha akan memakai nya untuk mas " ucap anisha lagi


" ya sudah.. kita pulang sekarang.. "


20 menit di perjalanan akhirnya mereka sudah sampai di pekarangan rumah yang di beli galih di Surabaya


" yuk mas.. "


galih menggandeng tangan kanan anisha serta merengkuh pinggang anisha sehingga membuat tubuh anisha semakin menempel pada tubuh nya

__ADS_1


" mas malu kalo di lihat tetangga tau.. "


" kenapa harus malu? lagian ga akan ada yang bisa lihat kita sayang.. tuh lihat pagar rumah kita.. tinggi juga jauh dari tempat kita berdiri sekarang.. "


" ya sudah lah.. yuk masuk mas.. nisha udah ga sabar buka kado mbak ai "


" ayok.. "


galih membuka kunci rumah nya dan mempersilahkan anisha untuk masuk terlebih dahulu


anisha segera masuk ke dalam kamarnya, kamar itu masih sama seperti kemarin dia tinggali bunga-bunga itu masih berhamburan di lantai kamar dan tumpukkan kado yang berada di sudut kamar itu


anisha hendak berjalan ke arah kado-kado itu tetapi langkah nya terhenti saat Galih tiba-tiba memeluk nya dari belakang


" mas lepas ah.. nisha mau ambil kado mbak ai dulu "


" ya udah kamu ambil kadonya terus bawa ke kasur ya, mas tunggu di kasur "


kenapa harus di kasur? kan ada sofa di kamar ini batin anisha


anisha mengambil kado dari airin dia sangat mengenali kado itu karena dia sendiri lah yang menerima nya



anisha duduk di samping galih di kasur tempat tidur mereka sambil membawa kado dari airin


" mas, Kira-kira apa ya issss-"


" ya udah nisha buka "


anisha membuka kadonya terlihat lah seperti pakaian tapi berwarna putih yang di lipat masih di dalam bungkusannya


anisha membuka bungkusan itu, matanya membulat sempurna dengan apa yang dia lihat


" astaghfirullah, apa ini " pekik anisha setelah melihat kedua pakaian itu



( cuma ini aja yang bisa othor berikan contoh nya, soalnya yang di takutkan episode kali ini tidak di izinkan oleh pihak dari Noveltoon nya.. mohon pengertiannya ya readers )


" mas "


anisha menoleh ke arah galih yang juga kini menatap nya, seolah tau apa yang di pikirkan anisha galih menangkup kedua pipi istri nya itu dan mengecup kening anisha


" sayang kalau kamu tidak mau memakai nya mas tidak papa "


galih mengatakan itu walau di matanya tersirat kecewa karena tau anisha tidak mau memakai nya, dia sudah berharap dari di jalan tadi bahwa anisha akan memakai nya di depan dirinya dan mereka akan memiliki keturunan itupun jika Allah mengizinkan


melihat mata galih yang sayu dan begitu mendambakan dirinya memakai pakaian itu membuat anisha teringat dengan ucapan nya di mobil tadi


" apapun barang itu asal bisa membuat mas senang dan bahagia anisha akan memakai nya untuk mas "

__ADS_1


" mas nisha mandi dulu ya.. udah hampir maghrib "


" iya sayang, malam ini kita tidur di sini ya "


" iya mas.. nisha mandi dulu.. "


" iya.. mas menunggu di sini "


" iya mas "


anisha masuk ke kamar mandi meninggalkan galih yang awalnya matanya melihat punggung istri nya yang sudah hilang di balik pintu kamar mandi kini matanya melihat ke arah pakaian hadiah dari airin


" andai saja kau memakai ini sayang, tapi kalo di pikir-pikir lagi percuma juga si kalau nisha memakai ini, toh aku sudah bernafsu dengan nya tanpa dia memakai baju beginian " batin galih


***


di kamar mandi


anisha berendam di dalam bath up wanita itu kembali teringat dengan ucapannya saat di dalam mobil


" apapun barang itu asal bisa membuat mas senang dan bahagia anisha akan memakai nya untuk mas "


" aduh nisha sekarang kamu sudah terjebak dalam ucapan mu sendiri.. "


" pasti suamiku sangat kecewa terhadap ku, "


" udahlah nanti aja di pikirkan lagi, sekarang aku mandi dulu aja.. terus sholat maghrib terus masak untuk makan malam.. "


setelah menyelesaikan mandinya Anisha langsung mengambil wudhu dan keluar dari kamar mandi terlihat lah suaminya sedang memehang handphone


" chat sama siapa mas? "


" ooh ini chat sama bang Rans, bilang kalau kita ga pulang ke rumah abi, biar dia ga khawatir "


" ouh.. ya sudah mas mandi gih, biar nisha menyiapkan sajadah mas untuk sholat maghrib nanti "


" ya sudah mas mandi tunggu mas ya "


galih ingin mengusap kepala anisha tetapi dengan cepat anisha menghindar karena dia sudah berwudhu


" mas, maaf nisha menghindar soalnya nisha sudha punya wudhu.. maaf ya mas "


" ya sudah tidak mengapa mas ke kamar mandi dulu ya.. siapkan sajadah sama jubah mas ya sayang "


" siap laksanakan suami ku tercinta dan tersayang "


ucap anisha sambil tangan nya seperti posisi hormat ke tiang bendera saat upacara


galih terkekeh geli melihat sikap istri nya dan segera masuk ke dalam kamar mandi meninggalkan anisha yang masih setia dengan posisi nya


___________________________

__ADS_1


bersambung


__ADS_2